Diposkan pada Penjasorkes

Permainan dan Olahraga

Hasil gambar untuk gambar olahraga

Olahraga memiliki berbagai jenis cabang dan salah satu cabang dalam olahraga adalah olahraga permainan. Olahraga permainan adalah jenis olahraga yang dilakukan sebagai bentuk permainan yang dipertandingkan oleh dua tim untuk mendapatkan angka dan meraih kemenangan. Olahraga permainan didominasi oleh olahraga yang menggunakan bola atau dalam kasus badminton menggunakan shuttlecock.

A. permainan Rounders

Permainan rounders pertama kali diciptakan oleh George Hanchock pada tahun 1887 di kota Chicago, Amerika Serikat. Teknik dasar permainan rounders hampir sama dengan permainan kasti, yaitu melempar, menangkap, dan memukul. Akan tetapi, dalam rounders ditambah dengan keterampilan mengetik dan menghindari sentuhan bola, juga ditambah dengan keterampilan menjadi pelambung/pitcher dan catcher.
Hasil gambar untuk permainan rounder
Permainan rounders ini masuk ke Indonesia tidak jelas kapan dan oleh siapa. Permainan ini mulai berkembang di Indonesia ditandai dengan banyaknya klub-klub rounders yang bermunculan di setiap daerah. Oleh karena itu, dibentuklah induk organisasi base ball dan softball yang disebut dengan Perbasasi (Persatuan Base Ball dan Softball Amateur Seluruh Indonesia). Kejuaraan nasional pertama diadakan pada tahun 1967 di Jakarta, dan juga dalam PON VII tahun 1969 di Surabaya.
Terdapat beberapa teknik dasar dan peraturan yang perlu dikuasai oleh pemain rounders agar dapat menjadi perounders yang baik. Teknik dasar dan peraturan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Teknik Dasar Permainan Rounders
Terdapat beberapa teknik dasar dalam permainan rounders, di antaranya melempar, menangkap, memukul, dan lari.
a. Cara melempar bola
Cara melempar bola pada permainan rounders ada teknik-tekniknya. Teknik ini perlu dikuasai dengan baik dan benar agar mendapatkan lemparan yang sempurna. Adapun jenis lemparan itu dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
    1. Lemparan melambung
Lemparan melambung biasanya digunakan untuk lemparan yang berjarak jauh.   Lemparan ini memerlukan tenaga yang cukup besar karena bola harus jauh dan tinggi. Cara melakukan lemparan melambung, yaitu:
        a. Bola dipegang dengan posisi tangan atau jari-jari dengan benar.
        b. Ayunkan tangan yang memegang bola sambil kaki melangkah secara bersamaan.
        c. Berat badan bertumpu pada kaki depan.
        d. Saat mengambil awalan melempar, badan sedikit condong ke belakang.
    2. Lemparan mendatar
 Lemparan bola mendatar adalah lemparan bola yang arah bolanya mendatar dan cepat. Lemparan ini dilakukan dengan mengayunkan tangan dari belakang ke depan sejajar dengan bahu. Gerakan melempar ini disertai dengan lecutan pergelangan tangan.
    3. Lemparan bawah (menyusur tanah)
 Lemparan bawah ini arah atau jalannya bola menyusur tanah. Biasanya dilakukan dalam keadaan darurat dan dilakukan dengan cepat. Cara melakukan lemparan bawah, yaitu:
        a. Posisi badan sedikit membungkuk dan kedua kaki sedikit ditekuk.
        b. Ayunan tangan dilakukan dari samping atas ke depan bawah.
        c. Gerakan melempar bola bawah ini disertai dengan lecutan tangan.
Cara melempar bola dalam permainan rounders
b. Cara menangkap bola
Cara menangkap bola ada beberapa macam, tergantung dari datangnya bola. Namun secara garis besar, datangnya bola dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
    1. Bola yang datangnya langsung, cara menangkapnya, yaitu:
  • Tangan diluruskan ke depan atau sedikit ditekuk pada pergelangan sikut.
  • Sarung tangan (glove) menghadap ke arah datangnya bola dan tangan yang lain di samping glove.
  • Apabila bola telah masuk glove, tangan yang lain segera menutup dan mengambil bola yang ada di dalamnya.
    2. Bola yang melambung, cara menangkapnya, yaitu:
  • Bola ditangkap setinggi atau melebihi kepala.
  • Pada waktu menangkap bola, pandangan harus ke tangan yang sedang menangkap.
  • Setelah bola masuk ke glove,tangan yang lain segera menutup agar bola tidak terlepas lagi.
  • Gerakan follow through adalah gerakan terakhir.
    3. Bola yang datang bergulir di tanah, cara menangkapnya, yaitu:
  • Kaki dilangkahkan ke depan.
  • Kedua lutut ditekuk dan badan dibungkukkan.
  • Tangan kiri di tanah (yang memakai glove) dan menghadap ke arah datangnya bola.
  • Setelah bola masuk ke glove, tangan lain segera menutup dan mengambil bola yang ada di dalamnya.
c. Cara memukul bola
Teknik memukul bola merupakan keterampilan yang perlu dipelajari dan dikuasai karena dengan pukulan yang baik kita dapat menguasai permainan. Memukul bola ini terdiri atas dua jenis pukulan, yaitu pukulan dengan ayunan (swing) dan pukulan tanpa ayunan (bunt). Pukulan tanpa ayunan (bunt) adalah pukulan yang hanya menyentuhkan kayu pemukul dengan bola tanpa mengayunkan kayu pemukul. Pemukul hanya menunggu bola mengenai kayu pemukul sehingga pantulan bola jatuhnya dekat dari pemukul. Pukulan tanpa ayunan (bunt) merupakan suatu teknik untuk mengelabuhi regu penjaga. Cara melakukan pukulan, yaitu:
    1. Berdiri dengan posisi badan menyamping dari arah datangnya bola.
    2. Posisi kedua kaki dibuka selebar bahu.
    3. Telapak kaki sejajar dengan lutut sedikit ditekuk.
    4. Badan sedikit condong ke depan.
   5. Pemukul dipegang dengan erat oleh kedua tangan dan berada di samping telinga kanan.
    6. Pandangan mata lurus ke arah datangnya bola atau lemparan.
Cara memukul bola dalam permainan rounders
d. Cara lari dalam bermain rounders
Pada saat lari menuju base dalam permainan rounders harus disesuaikan dengan situasi permainan, yaitu ada saat-saat tertentu pelari harus lari secepat-cepatnya. Kecepatan berlari dan ketangkasan harus dimiliki oleh masing-masing pemain. Jarak yang harus ditempuh oleh pelari lebih kurang 75 meter. Latihan lari dalam permainan rounders dapat dilakukan seperti pada latihan lari jarak pendek.
Agar pemain rounders dapat meningkatkan teknik permainan yang baik, sebaiknya masing-masing pemain melakukan latihan-latihan sebagai berikut.
    1. Latihan meningkatkan kecepatan berlari dan daya tahan.
    2. Latihan berlari secepat-cepatnya dari base yang satu ke base yang lain.
    3. Latihan untuk meningkatkan kekuatan otot perut, punggung, kaki, dan lengan.
    4. Latihan meluncur untuk menuju tempat hinggap.
    5. Latihan menghindarkan diri dari ketikan/sentuhan bola lawan.
2. Lapangan Rounders
Lapangan rounders berbentuk segi lima beraturan dengan panjang tiap-tiap sisinya 15 meter. Di setiap sudut-sudutnya diberi bidai (base) berbentuk bujur sangkar.
Gambar terkait
3. Bermain Rounders dengan Peraturan yang Dimodifikasi
Peraturan yang dimodifikasi artinya peraturan tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Modifikasi peraturan yang dilakukan dalam permainan rounders, antara lain pada ukuran lapangan, jumlah pemain, dan lamanya permainan. Modifikasi aturan-aturan tersebut harus disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu regu penjaga dan regu pemukul.
4. Peraturan Permainan Rounders
Permainan rounders memiliki peraturan-peraturan yang harus diperhatikan. Berikut beberapa peraturan yang harus dijalankan dalam permainan rounders. Peraturan ini dibuat dengan tujuan agar dalam permainan dapat berjalan dengan baik dan sportif. Peraturan-peraturan tersebut, yaitu:
  1. Permainan rounders dimainkan oleh dua regu, setiap regu terdiri atas 12 pemain, dengan pemain cadangan sebanyak 6 orang.
  2. Sebelum permainan dimulai, diadakan undian. Regu yang memenangkan undian berhak memilih menjadi regu pemukul atau regu jaga.
  3. Pemukul diberi kesempatan memukul sebanyak 3 kali, apabila pukulan pertama atau kedua baik, ia harus berlari menuju base.
  4. Urutan memukul bola sesuai dengan nomor yang telah ditentukan.
  5. Pemukul yang antre di belakangnya tidak boleh mendahului pemukul di depannya.
  6. Setiap base hanya boleh diisi oleh satu orang pemain saja.
  7. Setiap pemain regu pemukul berpindah base, regu jaga boleh mematikan dengan cara mengetik atau membakar base.
  8. Lama permainan rounders ditentukan oleh inning. Satu inning, yaitu satu kali menjadi regu pemukul dan satu kali menjadi regu penjaga. Untuk peraturan resmi permainan dilakukan dalam 7 inning.
  9. Pertukaran tempat terjadi apabila:
  •  Regu penjaga berhasil mematikan regu pemukul sebanyak 6 kali.
  • Regu penjaga berhasil menangkap bola yang dipukul regu pemukul sebanyak 5 kali.

10. Kemenangan diraih oleh regu yang berhasil mengumpulkan jumlah poin yang   paling banyak.

11. Cara menentukan nilai atau angka, yaitu:

  • Setiap base yang dilewati pemain mendapat angka 1.
  • Jika dibakar atau terkena tik, tidak mendapat nilai pada base tersebut.
  • Apabila dapat kembali ke ruang tunggu dengan pukulan sendiri dan setiap base selamat maka akan mendapat angka 6.
simaklah contoh video permainan Rounder

B. Permainan Sepak Bola

Hasil gambar untuk sepak bola

sepak bola adalah suatu cabang olahraga yang menggunakan sebuah bola berbahan kulit/ karet dan dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim beranggotakan 11 pemain inti dan beberapa pemain pengganti.

Ada juga yang berpendapat pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola dimana tujuannya adalah untuk memasukkan bola tersebut ke gawang lawan. Suatu permainan sepak bola dimenangkan oleh tim yang paling banyak memasukkan ke lawan berdasarkan aturan permainan.

Dalam bahasa Inggris, sepak bola disebut dengan Football, sedangkan di Amerika Serikat permainan ini disebut dengan Soccer. Istilah “sepak bola” terdiri dari dua kata, yaitu:

  • Sepak yang artinya menendang dengan kaki
  • Bola yang artinya suatu alat permainan yang bentuknya bulat dan terbuat dari bahan kulit/ karet.

Pengertian Sepak Bola Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa definisi sepak bola, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Agus Salim

Menurut Agus Salim, pengertian sepak bola adalah cabang olahraga yang memainkan bola menggunakan kaki dengan tujuan untuk memasukkan bola tersebut sebanyak mungkin ke gawang lawan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik itu oleh asosiasi sepak bola atau pihak lain yang berwenang.

2. Soekatamsi

Menurut Soekatamsi (1994:3), pengertian sepak bola adalah suatu permainan beregu yang diperlombakan dimana masing-masing regu terdiri dari 11 pemain termasuk penjaga gawang.

3. Muhajir

Menurut Muhajir (2007:22), pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menyepak bola, dimana tujuannya adalah untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan bertahan agar gawang agar tidak kemasukan bola.

4. Luxbacher

Menurut Luxbacher (2008:2), pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dipertandingkan antara dua tim, dimana masing-masing tim terdiri dari 11 orang dan dilakukan dengan cara mempertahankan gawang dan berusaha menjebol gawang lawan.

5. Remmy Muchtar

Menurut Remmy Muchtar (1992:27), pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara pengolahan bola maupun dalam pengelolahan gerak tubuh dalam permainan.

Tujuan Permainan Sepak Bola

Tujuan permainan sepak bola adalah untuk memasukkan bola ke dalam gawang lawan sebanyak mungkin sehingga memenangkan pertandingan. Berikut ini adalah beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam permainan sepak bola;

  • Menciptakan gol ke gawang lawan.
  • Menghalau atau mencegah bola agar tidak masuk ke gawang sendiri.
  • Membangun kerjasama tim agar permainan lebih solid.
  • Membangun dan menjaga sportifitas antar pemain sepak bola dan menciptakan permainan yang adil.
  • Meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh.
  • Meraih prestasi dalam dunia olah raga, khususnya sepak bola.

 

Sejarah Singkat Sepak Bola

Sejarah Singkat Sepak Bola
Piala dunia FIFA

Menurut sejarahnya, olah raga ini telah dikenal di Tiongkok sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum masehi, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han. Pada masa itu masyarakat Tiongkok menggunakan bola kulit dan menyepaknya ke dalam jaring kecil.

Selain di Tiongkok, permainan sepak bola juga sudah dikenal di berbagai negara lainnya, seperti Jepang, Yunani, dan Roma. Masyarakat Jepang, Roma, dan Yunani di masa itu melakukan permainan ini untuk bersenang-senang.

Sepak bola modern dimulai di Inggris dengan memberlakukan peraturan-peraturan dasar sehingga permainan ini semakin populer. Meskipun olah raga ini sempat dilarang karena dianggap mengandung kekerasan, sepak bola ternyata semakin dikenal masyarakat dunia.

Hingga akhirnya pada tahun 1904, terbentuklah FIFA (Fédération Internationale de Football Association). FIFA adalah badan pengendali internasional sepak bola yang didirikan pada 21 Mei 1904 di Paris, Perancis.

Sepak bola kemudian menjadi suatu olah raga yang dipertandingkan antar negara untuk memperebutkan Piala Dunia. Adapun pertandingan Piala Dunia pertamakali diselenggarakan pada tahun 1930 di Uruguay yang dimenangkan oleh Uruguay.

Teknik Dasar Sepak Bola

Dalam melakukan olah raga ini, setiap pemain harus mengerti dan bisa melakukan beberapa teknik dasar sepak bola. Mengacu pada pengertian sepak bola di atas, berikut ini adalah beberapa teknik dasarnya:

1. Teknik Menendang Bola

Teknik Dasar Sepak Bola
Menendang bola dengan kaki bagian dalam

Teknik menendang bola merupakan faktor yang paling dominan dalam permainan sepak bola. Adapun beberapa teknik menendang bola adalah sebagai berikut;

  • Menendang bola dengan kaki bagian dalam.
  • Menendang bola dengan kaki bagian punggung.
  • Menendang bola dengan kaki bagian luar.

2. Teknik Menghentikan Bola

Teknik Menghentikan Bola
Menghentikan bola dengan dada

Teknik menghentikan bola bertujuan untuk menahan atau menghentikan laju bola. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghentikan bola;

  • Menghentikan bola dengan kaki bagian luar
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian dalam
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian punggung
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian telapak
  • Menghentikan bola dengan kaki bagian paha
  • Menghentikan bola dengan dada atau perut
  • Menghentikan bola dengan kepala

3. Teknik Menggiring Bola

Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola dengan punggung kaki

Menggiring bola adalah upaya mendorong atau membawa bola ke arah tertentu sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dikuasai oleh pemain. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menggiring bola adalah;

  • Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
  • Menggiring bola dengan kaki bagian luar
  • Menggiring bola dengan punggung kaki
  • Menggiring bola dengan kedua kaki secara bergantian

4. Teknik Menyundul Bola

Teknik Menyundul Bola
Menyundul bola dengan dahi

Teknik menyundul bola adalah gerakan mendorong bola dengan memakai kepala yang dilakukan ketika bola sedang melayang di udara. Tujuannya adalah untuk mendonrong bola ke arah yang diinginkan pemain.

Peraturan Sepak Bola

Dalam melakukan olah raga sepak bola, diberlakukan beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh semua pihak. Sesuai dengan pengertian sepak bola, beberapa peraturan sepak bola adalah sebagai berikut:

1. Jumlah Pemain Sepak Bola

Posisi Pemain Sepak Bola
Jumlah pemain sepak bola setiap tim adalah 11 orang

Dalam satu tim sepak bola terdapat 11 pemain, dimana masing-masing pemain memiliki posisi yang berbeda, yaitu 1 penjaga gawang, 4 pemain bertahan, 2-5 pemain tengah, dan 1-3 penyerang.

Masing-masing tim memiliki seorang kapten yang bertugas memimpin rekan setimnya sehingga dapat bermain sesuai arahan. Adapun tugas dari masing-masing posisi pemain sepak bola adalah:

  • Penjaga gawang (keeper); bertugas menjaga gawang agar tidak kemasukan bola.
  • Pemain bertahan (back); bertugas untuk menghalau lawan agar tidak masuk ke area pertahanan.
  • Pemain tengah/ gelandang (midfielder); sering disebut juga dengan playmaker yang bertugas mengatur permainan timnya serta membantu back dan striker.
  • Pemain sayap (winger); pemain yang bertugas mengendalikan permainan di area kiri atau kanan lapangan.
  • Penyerang (striker); pemain yang bertugas untuk memasukkan bola (goal) ke gawang lawan.

2. Ukuran Lapangan Sepak Bola

Ukuran Lapangan Sepak Bola
Lapangan sepak bola

Permainan sepak bola dilakukan di sebuah lapangan berumput. Pada bagian sisi lapangan terdapat garis pembatas antara bagian dalam dan luar lapangan. Berikut standar lapangan sepak bola untuk orang dewasa;

  • Panjang 100 – 120 meter
  • Lebar 65 – 75 meter
  • Lebar gawang 7,32 meter
  • Tinggi gawang 2,44 meter

Di sekitar gawang terdapat area kotak pinalti, yaitu area dimana keeper boleh menangkap bola dengan tangannya dan merupakan area tendangan pinalti bila pemain bertahan melakukan pelanggaran terhadap lawan.

3. Durasi Permainan Sepak Bola

Durasi Permainan Sepak Bola

Menurut aturan sepak bola internasional, durasi permainan sebuah pertandingan sepak bola adalah 2 x 45 menit (2 babak). Namun, wasit yang memimpin pertandingan dapat memberikan tambahan waktu sesuai dengan kebutuhan, yaitu sekitar 1-5 menit untuk setiap babak.

Untuk pertandingan tertentu, misalnya dengan sistem gugur, bila selama dua babak pertandingan kedua timb masih imbang maka akan diberlakukan tambahan waktu 2×15 menit. Jika dalam perpanjangan waktu tersebut masih tetap imbang maka akan dilakukan adu pinalti hingga salah satu tim menang.

Itulah uraian ringkas mengenai pengertian sepak bola, tujuan, sejarah, dan peraturannya secara singkat. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Berikut contoh video pembelajaran sd kelas VI

 

 

C. Atletik

 

Atletik adalah dasar untuk berolahraga. Atletik juga kegiatan yang dapat kamu temui dalam kegiatan sehari-hari. Dari Gerak Dasar Atletik ini kamu bisa mengembangkannya menjadi kegiatan bermain maupun olahraga yang dapat diperlombakan. Atletik merupakan kata dari bahasa Yunani yaitu “athlon” yang berarti berlomba atau bertanding.
Hasil gambar untuk materi atletik sd kelas 6
Atletik adalah suatu cabang olah raga yang meliputi nomor-nomor jalan, lari, lompat dan lempar. Anak-anak didalam kehidupannya hampir dari sebagian waktunya dihabiskan untuk bermain, dengan melakukan berbagai bentuk gerakan berjalan, berlari, melompat, dan melempar. Anak dikelas permulaan Sekolah Dasar (SD) akan merasa senang bila mendapatkan pelajaran yang telah diketahui sebelumnya seperti lari dan bermain, mereka akan lebih tertarik dan terampil di dalam melakukannya. Oleh karena itu bentuk-bentuk gerakan dasar atletik perlu ditanamkan kepada anak-anak kelas permulaan SD. Anak-anak dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan keterampilan gerakan dasar atletik tersebut. Karena itu kepada anak-anak perlu ditanamkan, berbagai cara melakukan gerakan dasar atletik yang benar seperti gerakan jalan, lari dan lompat.

Berdasarkan uraian tersebut diatas, dibawah ini dikemukakan mengenai pembentukan gerakan dasar atletik bagi anak-anak SD terutama pada kelas-kelas permulaan sbb:

Berbagai Bentuk Gerakan Berjalan

Untuk anak-anak kelas permulaan SD, pelaksanaan pelajaran gerakan berjalan, antara lain dapat dilakukan dengan cara:

  1. Berjalan biasa: berjalan dengan ujung kaki, berjalan sambil mengangkat lutut tinggi-tinggi, langkah pendek, langkah panjang. Mula-mula dilakukan pelan-pelan, kemudian cepat (coba pelajari kembali pada pembentukan gerakan dasar dalam pengembangan kemampuan jasmani).
  2. Gerakan dasar berjalan dalam Atletik

Secara alamiah setiap orang dikatakan normal apabila dapat berjalan atau lari tanpa mengalami kesulitan dalam kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, sikap dan gerakan berjalan yang benar perlu dipelajari dan dilatihkan sejak anak masih kecil dan ini merupakan kebiasaan melakukan gerakkan berjalan yang benar akan memberikan efisiensi tenaga sehingga tidak cepat mengalami kelelahan.

Teknik berjalan secara benar dapat Anda paparkan sebagai berikut.

  • Secara keseluruhan posisi badan harus tegak, susunan tulang belakang harus lurus, kepala tegak, tengkuk bahu lurus segaris dengan badan dagu sedikit ditarik, pandangan tetap kedepan.
  • Dada ditarik terbuka, agar pernafasan dilakukan dengan perut, pandangan mata rata kedepan.
  • Lengan mengayun ber-gantian secara wajar, tidak kaku dan ayunan dimulai dari persedihan bahu dan persendian siku.
  • Kaki melangkah kedepan bergantian dengan kaki terkadang tumit terangkat, menolak pada pangkal jari.
  • Kaki ayun diangkat kedepan dengan lutut sedikit ditekuk, menapak pada tumit, telapak dan ujung jari kaki yang arahnya lurus ke depan (tidak serong ke luar atau serong ke dalam )
  • Kaki yang semula menjadi kaki tumpu, ganti menjadi kaki ayun.

Demikianlah gerakan langkah kaki berlangsung susul – menyusul bergantian disertai dengan ayunan lengan yang serasi dengan gerak kaki, padangan mata rata ke depan

  1. Jalan cepat

Jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tanpa ada-nya hubungan terputus dengan tanah, setiap kali melangkah kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Pada periode melangkah dimana salah satu kaki harus berada di tanah maka kaki tersebut harus lurus pada posisi lurus/lutut tidak bengkok dan kaki tumpu ini dalam keadaan posisi tegak lurus. Dengan kata lain, pada perlombaan jalan cepat, sewaktu berjalan salah satu kaki harus selalu kontak menginjak tanah/jalan. Perhatikan sikap jalan cepat yang benar pada gambar di bawah ini.

Hasil gambar untuk jalan cepat

Pada waktu bergerak maju ada kecenderungan untuk lebih condong ke depan atau ke belakang oleh karenanya mempertahankan badan sebegitu rupa sehingga tegak dan pundak jangan terangkat pada waktu lengan mengayun yang akibatnya akan cepat melelahkan anggota badan bagian atas.

Kaki melangkah lurus ke depan satu garis dengan garis khayal dari badan si pejalan cepat dianatara kedua ujung kaki dipertahankan segaris, tidak ke luar atau ke dalam pada saat menumpu tumit harus mendarat lebih dulu terus bergerak kearah depan secara teratur.

Gerakan bahu dan lengan mengayun dari muka ke belakang dan sikut ditekuk tidak kurang dari 90 derajat. Kondisi ini dipertahankan dengan tidak mengganggu keseimbangan serta mengayun rileks.

Untuk teknik gerakan jalan cepat yang harus dikuasai oleh anak SD sewaktu berjalan cepat, terutama pada waktu melangkah kaki yaitu: usahakan agar melangkah secepat mungkin tetapi kaki tumpu harus tetap kontak dengan tanah sebelum kaki belakang yang akan dilangkahkan (kaki ayun) mendarat ditanah. Cara melakukannya antara lain seperti dibawah ini.

Bersamaan dengan mengangkat paha kaki kanan kedepan, tungkai kaki kanan dan tangan kiri diayunkan ke depan, diikuti dengan badan dicondongkan ke depan. Pada saat kaki kanan mendarat (kontak dengan tanah), secepatnya paha kaki kiri angkat ke depan yang bersamaan mendarat (kontak dengan tanah), secepatnya paha kaki kiri angkat kedepan yang bersamaan dengan tungkai bawah kaki kiri dan tangan kanan diayunkan kedepan, demikian seterusnya.

Pembelajaran Permainan Untuk Melatih Kecepatan Lari

Latihan kecepatan dalam lari cepat ditekankan pada reaksi, perbaikan koordinasi dan akselesari. Anak-anak dilatih reaksi secara visual, pendengaran dan isyarat yang dapat dirasakan dan diraba. Beberapa bentuk permainan yang dapat digunakan untuk melatih kecepatan adalah permainan kejar-kejaran, berlari ulang alik, dan lari sambung. Permainan kecepatan ini dapat diarahkan pada aspek kompetisi. Berikut adalah beberapa contoh permainan yang diarahkan untuk membentuk kecepatan lari sprint. Anda dapat melakukannya secara acak yang menurut Anda mudah untuk dilakukan.

Lari digunakan sebagai dasar cabang olahraga yang ada. Pada saat kamu berlari, berarti ada saat-saat kakimu tidak menapak pada tanah. Sebagai dasar gerakan pada semua cabang olahraga, gerakan lari ini perlu terus dilatih. Berikut ini beberapa latihan lari yang akan membuatmu mampu melakukan lari dengan baik dan benar.
Lari Gerak dasar atletik
a. Lari Pelan
Lari pelan ini sering disebut dengan joging. Gerakan ini sangat berguna bagi daya tahan, kesehatan, dan kebugaran tubuhmu. Lari ini lebih mementingkan ketahanan tubuh dibanding kecepatan. Joging dilakukan dengan langkah pendek, tetap, dan santai. Saat berlari, bernapas dengan santai dan berbarengan dengan langkah kaki.
Gambar terkait
b. Lari Cepat
Lari cepat disebut juga lari sprint. Gerakan dasarnya seperti saat lari pelan, hanya langkah kakinya harus panjang-panjang dengan irama langkah yang cepat dan tetap. Olahraga ini bisa dilaksanakan secara perorangan juga diperlombakan. Lari cepat ini sangat mengandalkan kecepatan dan kekuatan sehingga napas pun harus diatur dengan baik dan kadang perlu menahan napas agar kecepatan larinya bisa maksimal.

1. Permainan Hitam – Hijau

Hasil gambar untuk Permainan Hitam – Hijau

Buat dua kelompok (A = Hitam dan B = Hijau ) berdiri saling berhadapan dengan jarak 1 meter. Mereka masing-masing kelompok dengan posisi start berdiri dan sambil mendengarkan aba-aba Hitam atau Hijau. Jika di sebut Hitam, maka kelompok A (Hitam) cepat balik arah terus lari cepat sampai batas yang sudah ditentukan. Kelompok B (Hijau) cepat mengejar dan menangkap A (Hitam). Kemudian kembali lagi ke tempat semula, siap melakukan perlombaan. Sebaliknya, jika disebut Hijau maka kelompok Hijau balik arah terus lari sampai batas yang ditentukan, kelompok Hitam (A) mengejar dan menangkapnya. Begitulah perlombaan itu dilakukan. Bahkan kegiatan itu dapat di variasikan mulai dari posisi jongkok terus berdiri dan lari cepat.

2.Latihan reaksi dan akselerasi

Hasil gambar untuk Latihan reaksi dan akselerasi

Buat kelompok yang terdri dari 2 atau 3 orang. Tim berdiri di belakang garis start. Pada isyarat tertentu anggota pertama dari masing-masing tim sprint menuju patok yang berada 15 sampai 20 meter di depannya, kemudian berputar pada patok ini dan kembali menuju tempat di mana anggota tim berikutnya berdiri. (Catatan: Harus ada jarak yag cukup di antara tim untuk melakukan pembelokan).

  • Estafet (Lari Sambung)

Bagilah kelompok belajar menjadi 2 kelompok ( A dan B), dengan 3 sampai 4 orang setiap kelompoknya. Pada isyarat tertentu, pelari pertama dari kelompok A sprint menuju garis 20 meter di depannya. Pelari ini kemudian menepuk pelari pertama dari kelompok B, kemudian pelari B berlari ke kelopok A berdiri. Begitu pelari pertama dari kelompok B tiba di kelompok A maka pelari kedua dari kelompok A (Setelah mendapat tepukan dari pelari grup B) berlari ke tempat B, demikian kegiatan ini berlangsung sampai pelari terakhir

Hasil gambar untuk Estafet (Lari Sambung)

  • Estafet pendular

Buatlah dua kelompok dengan masing-masing anggota sebanyak 3-4 orang. Masing-masing kelompok saling berhadap dan berpisah sejauh 20 sampai 25 meter di depannya. Pelari 1 sprint dengan jarak 20 – 30 meter kemudian berputar melalui belakang barisan dan mengetuk pelari ke 2 dan untuk menerima tongkat atau ketukan pelari ke 2.

3.Lompat

  1. Lompat Jauh

Hasil gambar untuk lompat jauh

Lompat jauh termasuk cabang atletik. Pada lompat jauh awalan dan tolakan adalah kemampuan yang sangat memerlukan untuk mencapai jarak lompatan yang jauh. Tahap-tahap lompat jauh yang harus dikuasai adalah:
a) Awalan
Gerakan ini bertujuan untuk mendapatkan kecepatan yang setinggitingginya agar dorongan badan ke depan lebih besar.
b) Tolakan
Tolakan ini sangat menentukan jauhnya lompatan yang akan dicapai. Untuk itu perhatikanlah hal-hal berikut.
– Posisi badan saat melakukan tolakan jangan terlalu condong.
– Tolakan harus kuat dan cepat, serta jangan mengurangi kecepatan saat melakukannya.
– Gerakan ayunan tangan akan membantu keseimbangan badan dan usahakan pandangan tetap ke depan.
c) Melayang
Setelah melakukan tolakan di balok tumpuan, usahakan keseimbangan saat melayang harus dijaga menggunakan kedua tangan. Saat melayang pada lompat jauh ada beberapa teknik yang dipakai seperti melayang dengan sikap jongkok (gaya jongkok) dan sikap tubuh melenting (gaya lenting).
d) Mendarat
Saat mendarat, posisi kaki harus sejajar dan mendarat secara bersamaan diikuti dorongan pinggul supaya badan jatuh ke depan. Karena apabila badan jatuh ke belakang akan merugikan sipelompat
2. Lompat Tinggi
Gambar terkait
Lompat tinggi juga termasuk cabang atletik. Disebut lompat tinggi karena tujuannya adalah untuk melompat setinggi-tingginya melewati mistar. Teknik lompat tinggi juga ada 4 (empat) tahap seperti pada lompat jauh, yaitu:
a) Awalan
Seperti awalan pada lompat jauh, awalan pada lompat tinggi juga bertujuan untuk mendapatkan kecepatan agar dapat melompat setinggi-tingginya. Pada langkah terakhir, sikap tubuh sedikit merendah ke belakang untuk persiapan melakukan tolakan.
b) Tolakan
Tolakan merupakan gerakan yang penting untuk menentukan lompatan yang sempurna dan setinggi-tingginya.
c) Sikap di Atas Mistar
Saat melayang di atas mistar terdapat beberapa teknik/gaya yang dipakai. Gaya dalam lompat tinggi adalah:
– Gaya guling perut
– Gaya guling sisi
– Gaya gunting
– Gaya tergeletak (flop)
d) Mendarat
Contoh video permainan dalam olahraga

 

jawabanlah pertanyaan di bawah dengan yang benar !

  1. Softball adalah jenis permainan dengan menggunakan ….
  2. Lapangan rounders berbentuk ….
  3. Arah bola hasil lemparan melambung adalah ….
  4. Permainan softball menggunakan alat pemukul yang terbuat dari ….
  5. Dalam pertandingan sepak bola, pelanggaran hans ball adalah ….
  6. Teknik dasar menghentikan bola pada pemain sepak bola adalah….
  7. Macam – macam gaya dalam lompat jauh adalah sebagai berikut, kecuali..
  8. Lompat jauh berasal dari negara …
  9. Kedua kaki mendarat secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke depan sehingga badan tidak cenderung jatuh ke belakang adalah tekhnik ..
  10. Bertujuan untuk mendapat kecepatan yang tinggi pada waktu akan melompat adalah tekhnik …
Demikianlah artikel yang saya buat, Terimakasih,,,,,
Sumber :
Diposkan pada IPA

TATA SURYA

Hasil gambar untuk tata surya kelas 6

Tata surya adalah sistem antariksa yang saling terikat gravitasi dimana terdapat matahari dan benda-benda langit yang mengitarinya secara langsung maupun tidak langsung. Dari sekian banyak benda langit yang mengitari matahari secara langsung, terdapat benda langit yang paling besar yang dinamakan dengan planet. Bulan merupakan benda langit yang mengitari matahari secara tidak langsung, bulan merupakan satelit alami planet yang mengitari planet.

Ada delapan planet besar yang mengitari matahari dengan lebih dari 160 buah bulan yang sudah diketahui, 5 atau lebih planet katai (dwarf planet), serta jutaan asteroid dan komet. Secara bersama-sama, semua benda langit tersebut membentuk tata surya yang menempati ruang angkasa dengan diameter 15 triliun kilometer. Bagian yang terdekat dengan matahari adalah bagian sistem yang berbentuk piringan dimana seluruh planet berada pada bagian ini. Pada daerah yang lainnya yang jauh dari matahari, terdapat awan Oort, yakni daerah berbentuk bola yang menjadi tempat kedudukan komet.

tata surya

Tata surya (solar system) termasuk dalam bagian alam semesta yang sangat luas. Tata surya terletak di dalam salah satu galaksi dari sekian banyak galaksi yang ada di ruang angkasa, yaitu galaksi Bimasakti (Milky Way). Kata Bimasakti berasal dari tokoh pewayangan yang memiliki kulit berwarna hitam. Hal itu dikarenakan orang jawa kuno menganggap bintang-bintang di langit membentuk gambar Bima yang dililit ular naga.

Sistem tata surya tersusun menjadi beberapa bagian yaitu matahari, 4 planet luar, 4 planet dalam, sabuk asteroid (main asteroid belt), dan dibagian terluar terdapat sabuk Kuiper. Hanya enam dari delapan planet itu yang memiliki satelit alami sedangkan 2 lainnya yaitu Venus dan Merkurius tidak mempunyai satelit alami.

Susunan dan Anggota Tata Surya

Hasil gambar untuk tata surya kelas 6

Jika diamati dari ruang angkasa, maka bumi terlihat seperti sebuah bola kecil yang bergerak mengelilingi sebuah bintang yaitu matahari. Selain bumi, ada juga planet-planet lain yang bergerak mengelilingi matahari. Tidak hanya planet saja yang memutari matahari, tetapi ada juga benda-banda langit lainnya yang melakukan hal yang sama. Objek langit tersebut adalah satelit alami, asteroid, meteor, dan komet.

Semua benda-benda astronomi tersebut tersusun menjadi satu kesatuan dan membuat sebuah sistem yang sangat teratur. Sehingga antara planet satu dengan planet yang lain tidak mengalami tabrakan. Sebuah sistem sempurna yang disebut sebagai tata surya. Berikut adalah penjelasan mengenai berbagai benda langit yang menjadi anggota tata surya.

1. Bintang di Tata Surya

Hasil gambar untuk gambar bintang di luar angkasa

Bintang merupakan salah satu anggota tata surya yang memiliki sifat istimewa karena bisa memancarkan cahaya sendiri. Di dalam sistem tata surya terdapat banyak sekali bintang yang tidak dapat dihitung jumlahnya. Salah satu bintang yang paling kita rasakan pengaruhnya adalah matahari.

Matahari merupakan bintang yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Matahari berguna sebagai sumber cahaya dan sumber panas yang berguna bagi seluruh makhluk hidup. Cahaya matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Sedangkan panas dari matahari berguna untuk menghangatkan permukaan bumi.

Matahari memiliki massa yang paling besar dibanding bintang-bintang lain yang terdapat dalam sistem tata surya kita. Karena massanya yang inilah, gaya gravitasi matahari mampu membuat planet-planet dan benda-banda langit lainnya beredar pada lintasan tertentu. Peredaran objek-objek langit itu, terjadi pada garis edar berbentuk elips dengan matahari sebagai pusatnya.

2. Planet-planet

Hasil gambar untuk matahari dan planet planet

Sifat planet berbeda dengan bintang. Planet merupakan benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi hanya merefleksikan cahaya matahari. Menurut International Astronomical Audit (IAU), planet adalah benda langit yang mempunyai orbit mengelilingi matahari.

Planet-planet di tata surya juga memiliki massa dan gravitasi yang cukup sehingga bisa membentuk struktur bulat, dan memiliki lintasan orbit yang bersih (tidak memiliki benda langit lainnya di dalam orbitnya).

Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturunus, Uranus, dan Neptunus adalah nama-nama planet yang ada di tata surya. Nama-nama planet itu juga telah diurutkan berdasarkan jaraknya dari matahari mulai dari yang paling dekat hingga yang paling jauh.

Dulu Pluto sempat dimasukkan sebagai salah satu anggota planet dalam sistem tata surya. Namun, sekarang pluto sudah tidak dianggap lagi sebagai sebuah planet karena lintasan orbitnya tidak bersih dari benda langit lainnya. Dimana hal ini bertentangan dengan definisi planet yang di sampaikan oleh IAU. Sehingga disepakati bahwa Pluto bukanlah sebuah planet lagi.

Dikarenakan garis edar planet yang berbentuk elips, jarak antara matahari dengan planet menjadi berubah-ubah. Posisi planet pada saat tertentu berada pada jarak terdekat (perihelium) dan pada saat yang lain berada pada jarak terjauh (aphelium).

Pengelompokan Planet-planet

Hasil gambar untuk pengelompokan planet planet

Para ilmuwan membagi 8 planet di tata surya menjadi beberapa kelompok berdasarkan berbagai faktor yang dimiliki oleh setiap planet. Berikut 3 susunan atau urutan planet yang dibuat oleh para ahli astronomi.

  1. Pertama, pengelompokan berdasarkan posisi planet yang dilihat dari orbit bumi dapat dibagi menjadi planet inferior dan planet luar superior. Planet inferior adalah planet yang terletak di dalam orbit bumi, yaitu Merkurius dan Venus. Sedangkan, planet superior adalah planet yang berada di luar orbit bumi, yaitu planet Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
  2. Kedua, pengelompokan berdasarkan material penyusunnya yang dapat dibagi menjadi 2, yaitu planet terrestial dan planet jovian. Planet terrestial adalah planet dengan ukuran yang relatif kecil, berbatu, dan memiliki atmosfer yang tipis. Planet yang tergabung adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sedangkan, sisanya termasuk planet jovian. Yaitu planet dengan permukaan yang tersusun dari gas, cairan, es tebal, dan ukurannya relatif besar.
  3. Ketiga, pengelompokan berdasarkan letaknya yang dilihat dari orbit asteroid. Planet dapat dibagi menjadi palnet luar dan planet dalam. Planet dalam adalah planet yang berada didalam orbit asteroid, yaitu Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan sisanya termasuk planet luar.

3. Satelit di Tata Surya

Hasil gambar untuk satelit di tata surya

Bulan sebagai Satelit Bumi

Satelit merupakan anggota tata surya yang selalu mengitari planet. Semua satelit akan bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet yang diputarinya. Selain melakukan itu, satelit juga berputar pada porosnya dan memutari planet yang diiringinya.

Satelit di tata surya dapat dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan keberadaannya yaitu satelit alami dan satelit buatan. Satelit alami merupakan satelit yang diciptakan oleh Tuhan dan bisa bergerak dengan sendirinya tanpa bantuan tangan manusia.

a. Satelit Alami

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, satelit alami merupakan benda langit yang bergerak mengelilingi sebuah planet. Hampir semua planet di tata surya memiliki satelit alami. Hanya Venus dan Merkurius sajalah planet yang tidak mempunyai satelit alami. Berikut daftar nama-nama satelit alami setiap planet di tata surya.

No. Planet Nama Satelit Total Satelit
1. Merkurius
2. Venus
3. Bumi Bulan 1
4. Mars Phobos dan Demos 2
5. Yupiter Metis, Andrastea, Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calistio, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Aananke, Carme, Pasiphea, Sinope, dan 3 lagi belum ada namanya. 16
6. Saturnus Atlas, 1980 S27, 1980 S26, Euphemetheus, Janus, Mimas, Coorbital, Encelandus, Tethys, Telesto, Calypso, Dione, Dione coorbital, 1980 S5, 1980 S6, Rhea, Titan, Hyperion, Lapetus, Phoebe. 21
7. Uranus Ariel, Umbriel, Titania, Oberon, Miranda, Puck, Cordelia, Ophelia, Bianca, Cresida, Desemona, Juliet, Portia, Rosalin, Belinda. 15
8. Neptunus Triton, Nereid, Naiad, Thalasa, Despina, Galatea, Larissa, Proteus. 8

b. Satelit Buatan

Satelit buatan merupakan satelit yang dibuat oleh manusia dan semua gerakannya telah diatur oleh manusia. Sehingga bisa bergerak di tata surya sesuai dengan tujuan pembuatannya.

Gambar terkait

Sebagian besar satelit buatan dibuat dengan tujuan penelitian dan untuk mengamati objek-objek langit yang ada di ruang angkasa. Salah satu satelit yang ibuat manusia adalah satelit palapa yang merupakan satelit komunikasi domestik Indonesia. Berikut penjelasan mengenai beberapa jenis satelit buatan beserta fungsinya.

  1. Satelit komunikasi yang berfungsi sebagai stasiun pemancar ruang angkasa. Sebagai contoh adalah Echostar 3 yang beroperasi di Amerika dan satelit Palapa yang ada di Indonesia.
  2. Satelit cuaca yang berfungsi untuk memonitor cuaca pada permukaan bumi. Sebagai contoh adalah satelit TIROS yang dioperasikan oleh NOAA.
  3. Satelit pencitraan Sumber Daya Alam yang berfungsi untuk memetakan permukaan bumi. Sebagai contoh adalah LANDSAT dan Vanguard milik Amerika.
  4. Satelit global positioning System (GPS) yang berfungsi untuk menentukan posisi garis bujur, garis lintang, dan ketinggian suatu tempat di permukaan bumi secara akurat.
  5. Satelit penelitian yang diluncurkan dan berada pada orbit yang sesuai dengan objek penelitiannya. Sebagai contoh adalah satelit SOHO yang diluncurkan untuk meneliti matahari.

4. Asteroid di Tata Surya

Hasil gambar untuk asteroid

Asteroid adalah benda astronomi yang berbentuk pecahan kecil dan beredar pada lintasan yang terletak di antara orbit planet Mars dan Yupiter. Proses terbentuknya asteroid terjadi secara bersamaan dengan proses terbentuknya planet yang sesuai dengan susunannya.

Pada tahun 1801 seorang ilmuwan italia melakukan penelitian asteroid di tata surya untuk pertama kalinya. Nama ilmuwan itu adalah Guiseppa Piazzi dan asteroid yang diteliti diberi nama ceres.

5. Komet (Bintang Berekor)

Hasil gambar untuk komet

Komet adalah benda langit yang berukuran kecil. Material penyusun komet terdiri dari sejumlah partikel-partikel bebatuan, kristal, es, dan gas. Komet biasanya sering terlihat seperti sebuah benda langit yang bercahaya dan berbentuk memanjang menyerupai ekor. Olah karena itu orang-orang sering menyebutnya sebagai bintang berekor.

Tubuh komet terdiri dari 3 bagian yaitu bagian inti, koma, dan ekor. Inti komet terbuat atas kristal es dan gas yang membeku dengan diameter kira-kira sebesar 10 km. Bagian koma komet memiliki diameter yang panjangnya dapat mencapai 100.000 km, ukurannya jauh lebih besar dibanding intinya.

Bagian ekor merupakan bagian terbesar yang bisa mencapai panjang 100 juta km dan tersusun atas gas hasil penguapan kristal es pada bagian intinya. Ekor komet selalu menghadap ke arah yang berlawanan dengan arah matahari. Dikarenakan partikel-partikelnya terdorong oleh radiasi matahari.

Komet yang memiliki lintasan paling pendek adalah komet Enche. Panjang lintasannya hanya 3,3 km, sehingga komet ini sering berada di dekat matahari. Periode kemunculan komet sangatlah bervariasi. Komet yang paling terkenal adalah komet Halley yang muncul setiap 76 tahun sekali. Terakhir kali kemunculannya adalah pada tahun 1986.

Komet yang memiliki periode kemunculan paling lama adalah komet Kohoutek. Komet ini pertama kali muncul pada tahun 1974 dan ditemukan oleh seorang ahli astronomo dari Ceko bernama Lubos Kohoutek. Diperkirakan komet ini sebelumnya tampak pada 150.000 tahun yang lalu dan kemunculan berikutnya sekitar 75.000 tahun lagi.

6. Meteor atau Meteorid

Hasil gambar untuk meteor

Meteor adalah benda langit yang bergerak cepat dan memiliki lintasan yang tidak teratur. Jika Anda pernah mendengar istilah bintang jatuh, itu merupakan sebuah meteor yang bisa dilihat oleh manusia. Peristiwa sebenarnya yang terjadi saat seseorang melihat bintang jatuh adalah meteor yang bergerak bebas di tata surya tertarik oleh gaya gravitasi Bumi.

Saat jatuh menuju permukaan bumi meteor bergesekan dengan atmosfer bumi dan memancarkan cahaya. Karena gesekan tersebut, suhu meteor semakin naik dan terbakar sampai akhirnya menguap. Saat meteor terbakar dan memancarkan cahaya, pada saat itulah manusia bisa melihatnya secara langsung.

Pemandangan ini kemudian lenyap saat meteor itu menguap. Secara umum, meteor yang memasuki atmosfer bumi akan terbakar dan menguap. Namun, ada juga meteor yang berhasil bertahan sehingga masuk ke dalam atmosfer dan mencapai permukaan bumi sebelum habis terbakar. Benda inilah dikenal dengan nama meteorid.

Matahari Sebagai Pusat Tata Surya

Hasil gambar untuk matahari

Matahari merupakan bintang di tata surya dengan massa yang sangat berat (300.000 kali massa bumi) dan jaraknya paling dekat dengan bumi. Matahari bukanlah bintang paling besar jika dibandingkan dengan 100 miliar lebih bintang lainnya yang ada di galaksi bimasakti.

Meskipun begitu matahari adalah bintang menjadi bintang terbesar dalam sistem tata surya kita. Diameter matahari besarnya adalah 1.400.000 km yaitu sekitar 110  kali ukuran bumi. Sedangkan jarak antara matahari dengan bumi adalah 149.000.000 km atau sering dibulatkan menjadi 150 juta km.

Planet-planet di tata surya selalu bergerak mengelilingi matahari dikarenakan terdapat gaya gravitasi matahari. Besarnya gaya gravitasi matahari 28 kali lebih kuat dibanding gaya gravitasi bumi, karena massa matahari jauh lebih besar dibanding massa bumi.

Panas dan cahaya yang dihasilkan oleh matahari sangat berguna bagi kehidupan di  bumi. Energi yang dipancarkan matahari berguna untuk menjaga agar suhu di permukaan bumi tetap hangat, membantu proses sirkulasi air dan udara di bumi, dan lain sebagaianya.

Seperti bintang lainnya, matahari tersusun atas berbagai jenis gas dengan suhu yang sangat panas. Suhu permukaan matahari berkisar antara 5000 ºC-6000 ºC sedangkan suhu intinya bisa mencapai 15 juta ºC. Unsur gas yang membentuknya adalah hidrogen, helium, karbon, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya.

Nama Unsur Nama Bahan Massa dalam Matahari (%)
Hidrogen H 76,94
Helium He 21,80
Oksigen O 0,80
Karbon C 0,40
Neon Ne 2,00
Besi Fe 0,10
Nitrogen N 0,10
Silikon Si 0,10
Magnesium Mg 0,08
Sulfur S 0,05
Nikel Ni 0,01

Lapisan-lapisan Matahari

Hasil gambar untuk atmosfer matahari

Matahari merupakan benda lanngit yang benetuknya seperti bola api raksasa yang suhunya sangat panas sekali. Jika dilihat dari bumi, permukaan matahari terlihat halus dan rata. Padahal faktanya tidaklah demikian. Pada permukaanya terjadi lompatan-lompatan lidah api setiap waktu. Matahari tersusun atas beberapa bagian yang memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda.

1. Atmosfer Matahari

Hasil gambar untuk atmosfer matahari

Atmosfer matahari merupakan lapisan terluar yang memiliki kerapatan gas paling kecil. Di daerah yang dekat dengan permukaan matahari, temperaturnya lebih kecil daripada lapisan terluar yang bisa mencapai suhu hingga jutaan derajat celcius. Kondisi ini terlihat aneh dan sampai saat ini masih belum diketahui apa penyebabnya.

Atmosfer matahari tersusun dari dua lapisan, yaitu lapisan kromosfer dan korona.

  1. Kromosfer merupakan lapisan yang dekat dengan permukaan matahari dan mempunyai kerapatan yang rendah. Kromosfer bisa dilihat saat terjadi gerhana matahari, yaitu cincin atau mantel merah yang menutupi bola matahari. Berdasarkan warna ini, para ilmuwan memperkirakan suhunya mencapai 4.500 ºC.
  2. Korona merupakan lapisan terluar pada matahari, yang berarti mahkota. Sebagai lapisan terluar matahari, suhu korona diperkirakan mencapai 1.000.000 ºC. Tebal laipsan korona adalah 2.000 km. Bagian ini bisa dilihat sebagai lapisan yang mengelilingi matahari dan bentuknya seperti mahkota. Dimana akan lebih jelas terlihat saat gerhana matahari.

2. Fotosfer Matahari

Fotosfer atau permukaan matahari tersusun atas gas dengan suhu dan kerapatan yang sangat tinggi. Lapisan ini adalah lapisan yang tidak tembus pandang karena partikel-partikel gas penyusunnya sangat tebal dan padat. Fotosfer berguna sebagai selimut agar matahari tidak terlalu banyak mengeluarkan energi. Suhu di Fotosfer berkisar antara 5.000-6.000 ºC.

3. Inti Matahari

Hasil gambar untuk inti matahari

Inti matahari ukurannya 1/64 kali dari volume total matahari. Bagian ini tersusun dari partikel-partikel gas yang sangat padat dengan densitas sekitar 150 kali lebih padat daripada densitas air. Akibatnya, suhu dan tekanannya menjadi sangat tinggi sehingga memungkinkan terjadinya reaksi fusi hidrogen.

Adapun suhunya bisa mencapai 15.000.000 ºC. Pada bagian ini, reaksi fusi terjadi pada suhu yang sangat tinggi sehingga disebut reaksi fusi termonuklir. Reaksi fusi adalah pengabungan dua inti atom menjadi inti atom yang lain. Pada matahari reaksi fusi menyebabkan inti atom hidrogen berubah menjadi inti atom helium.

Cahaya Matahari

Cahaya matahari merupakan gelombang elektromagnetik yang diradiasikan oleh matahari. Terdapat berbagai macam spektrum cahaya atau panjang gelombang cahaya yang dipancarkan oleh matahari. Tersusun atas spektrum sinar gamma, sinar-X, sinar ultraviolet, sinar tampak, sinar infrared, gelombang TV, dan gelombang radio.

Hasil gambar untuk cahaya matahari

Manfaat Energi Matahari Bagi Kehidupan di Bumi

Energi matahari dialirkan dalam bentuk cahaya. Cahaya matahari yang masuk ke dalam atmosfer bumi sebagian dipantulkan kembali ke ruang angkasa dan sebagian yang lain ditransmisikan. Jadi hanya sebagian energi saja yang sampai ke permukaan bumi.

Fungsi utama dari cahaya matahari adalah untuk menjaga agar suhu di bumi tetap hangat. Sehingga dapat manusia dan makhluk hidup lainnya dapat tinggal di dalamnya. Besarnya energi panas matahri yang dipancarkan ke bumi selalu sama dan tidak berubah-rubah. Karena jika panasnya berkurang sedikit saja, maka bumi akan membeku demikianpun sebaliknya.

Hasil gambar untuk cahaya matahari

Berikut beberapa manfaat matahari bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi.

  1. Panas matahari manjadikan udara dan air bisa melakukan perpuataran aliran atau sirkulasi. Panas dari matahari akan menyebabkan ari laut menguap dan berubah menjadi awan. Karean perbedaan suhu akibat panas matahari menyebabkan angin bertiup dan mendorong awan ke daratan. Awan tersebut kemudian menurunkan air hujan.
  2. Sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari bermanfaat untuk membunuh kuman, terutama kuman penyebab penyakit kulit. Sehingga membuat kulit hewan dan manusia selalu sehat.
  3. Melalui cahaya matahari dapat diketahui waktu-waktu seperti pagi, siang, sore, dan malam. Caranya adalah dengan memperjatikan bayangan tongkat yang terkena sinar matahari.
  4. Sinar ultraviolet juga berguna sebagai provitamin D yang bermanfaat unutk membantu pertumbuhan tulang pada manusia dan hewan.
  5. Sinar ultraviolet juga membantu tumbuhan dalm proses fotosintesis. Proses fotosintesis merupakan cara tumbuhan untuk menghasilkan makanan bagi dirinya sendiri.

Masih banyak lagi manfaat energi matahari bagi kehidupan manusia. Contoh di atas hanyalah bagian kecil dari banyaknya manfaat yang diberikan matahari bagi keberlangsungan hidup semua makhluk hidup.

Planet-planet di Tata Surya

Hasil gambar untuk pengelompokan planet planet

Planet dan benda langit lainnya dapat tetap berada di orbit karena adanya gaya gravitasi matahari. Kekuatan gaya gravitasi matahari lebih besar dibandingkan gaya gravitasi yang dimiliki setiap planet. Hal inilah yang membuat planet selalu bergerak mengelilingi matahari.

Coba lihat gambar planet-planet di atas, Anda dapat melihat bahwa semua planet mengelilingi matahari dengan jalur berbentuk elips. Lintasan planet yang mengelilingi matahari disebut orbit. Gerakan planet-planet mengelilingi matahari disebut revolusi planet. Waktu yang dibutuhkan sebuah planet untuk melakukan satu revolusi disebut periode revolusi.

Selain melakukan revolusi, semua planet juga melakukan gerak rotasi. Gerak rotasi merupaka gerakan planet yang berputar pada sumbu porosnya. Waktu yang dibutuhkan sebuah planet untuk melakukan satu kali rotasi disebut periode rotasi.

No. Planet Periode Revolusi Periode Rotasi
1. Merkurius 88 hari 59 hari
2. Venus 225 hari 243 hari
3. Bumi 365 hari 24 jam
4. Mars 687 hari 24,6 jam
5. Yupiter 11,86 tahun 10 jam
6. Saturnus 29,5 tahun 10,7 jam
7. Uranus 84 tahun 17 jam
8. Neptunus 165 tahun 16 jam

1. Planet Merkurius

Hasil gambar untuk merkurius

Planet yang posisinya paling dekat dengan matahari adalah Merkurius. Atmosfer planet Merkurius sangat tipis sehingga pada siang hari suhu di permukaannya bisa mencapai 430 ºC. Permukaan planet Merkurius tidaklah rata tetapi berlubang-lubang.

Ukuran planet Merkurius jauh lebih kecil dari pada ukuran bumi dan planet ini menjadi planet terkecil di tata surya. Planet ini bisa Anda lihat di langit pada saat matahari akan terbit dan akan terbenam. Planet merkurius merupakan planet yang tidak mempunyai satelit.

Planet

Jarak dari Matahari(juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Dari Sampai
Merkurius 58 4.900 -170 430

2. Planet Venus

Hasil gambar untuk venus

Planet yang berada pada urutan kedua berdasarkan jaraknya dari matahari adalah Venus. Ukuran Venus hampir mirip dengan ukuran planet bumi sehingga sering disebut sebagai kembaran bumi. Planet dengan atmosfer tertebal ini memiliki tekanan atmosfer yang 100 kali lebih kuat daripada atmosfer bumi.

Planet Venus terlihat sangat terang, sehingga dapat dilihat kira-kira selama 4 jam sebelum matahari terbit. Sehingga planet Venus juga dijuluki sebagai bintang fajar. Venus biasanya juga dikenal sebagai bintang senja karena terlihat bersinar terang di Barat saat matahari akan terbenam. Namun, Venus bukanlah bintang karena tidak mampu menghasilkan cahaya sendiri.

Atmosfer Venus terdiri dari gas karbondioksida (sekitar 96%), gas nitrogen (3,5%), uap air dan gas-gas lainnya. Atmosfer Venus bisa menahan sinar matahari sehingga Venus terlihat paling terang terlihat dari Bumi. Selain itu, atmosfer tebal Venus juga membuat suhu permukaannya menjadi sangat panas, yaitu 477 ºC.

Arah rotasi planet Venus searah jarum jam, jadi matahari di Venus terbit dari arah barat dan tenggelam di arah timur. Rotasi planet Venus ini berkebalikan dengan arah rotasi pada planet-planet lain yang berputar berlawanan arah jarum jam. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi palnet bumi dan planet ini juga tidak mempunyai satelit.

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Dari Sampai
Venus 108 12.100 450 480

3. Planet Bumi

Hasil gambar untuk bumi

Bumi adalah planet yang berada pada urutan ketiga dari matahari. Bumi adalah satu-satunya planet yang bisa dihuni oleh makhluk hidup. Bumi memiliki atmosfer yang terdiri dari nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan uap air. Atmosfer melindungi kita dari sinar ultraviolet yang berbahaya bagi kehidupan

Atmosfer juga melindungi bumi dari radiasi yang berasal dari benda-benda langit yang berada dekat dengan bumi. Selain itu, atmosfer juga menjaga suhu Bumi agar tetap sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup.

Bila dilihat dari langit, bumi terlihat biru dengan lapisan atmosfer putih melingkar. Bumi memiliki satelit, yaitu bulan. Bulan mengelilingi bumi dan secara bersamaan juga memutari matahari bersama dengan bumi.

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter(km)

Suhu Permukaan (ºC)

Dari Sampai
Bumi 150 12.750 -90 50

4. Planet Mars

Hasil gambar untuk mars

Mars adalah planet keempat dari matahari. Mars juga sering disebut sebagai planet merah karena terlihat berwarna merah. Warna merah planet ini ada akibat banyaknya debu angin yang bertebangan di permukaannya. Di permukaan Mars ada kawah dan gunung yang sangat tinggi dan besar.

Seluruh permukaan Mars adalah padang pasir yang ditutupi oleh debu dan batuan padat yang berwarna oranye kemerahan. Lapisan atmosfer planet Mars tersusun atas karbon dioksida dan gas nitrogen. Di planet ini tidak ada air dan planet ini memiliki 2 satelit alami yang bernama Phobos dan Deimos.

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Dari Sampai
Mars 228 6.800 -120 -130

5. Planet Yupiter

Hasil gambar untuk yupiter

Yupiter adalah planet terbesar di dalam sistem tata surya. Yupiter memiliki ukuran 11 kali lebih besar daripada ukuran bumi sehinga sering disebut planet raksasa. Planet Yupiter berputar pada porosnyadengan gerakan yang lebih cepat dibandingkan dengan rotasi pada planet-planet lain. Kecepatan rotasi ini membuat Yupiter menjadi lebih lebar ukurannya pada bagian ekuator.

Sebagian besar atmosfer Yupiter terdiri dari gas hidrogen dan sisanya adalah gas helium. Lapisan atmosfer di planet ini sangat tebal sehingga membuat Yupiter terlihat seperti bola gas raksasa. Planet Jupiter memiliki 16 satelit antara lain adalah satelit Ganymede, Callisto, Europa, dan Io (4 satelit terbesar Yupiter).

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Yupiter 778 142.700 -150

6. Planet Saturnus

Hasil gambar untuk saturnus

Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya setelah Yupiter. Ukuran Saturnus adalah 9 kali ukuran bumi. Saturnus memiliki lapisan atmosfer yang sangat tebal, terdiri dari gas hidrogen dan gas helium dan sejumlah kecil gas metana dan amonia.

Saturnus adalah planet yang sangat indah karena mempunyai tiga cincin di bagian atmosfernya. Cincin ini diperkirakan tersusun dari partikel-pertikel debu halus, kerikil kecil, dan es yang sangat besar. Planet ini tampak kekuningan. Saturnus memiliki 31 satelit dan salah satunya adalah Titan. Titan adalah satu-satunya satelit di tata surya yang memiliki lapisan atmosfer.

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Saturnus 1.425 120.000 -190

7. Planet Uranus

Hasil gambar untuk uranus

Planet Uranus ditemukan oleh seorang astronom Inggris bernama Sir William Herschel pada tahun 1781. Uranus diselimuti oleh awan tebal yang menyebabkan permukaannya susah untuk diamati dari bumi. Planet dengan cinicn tipis ini terlihat berwarna hijau kebiruan. Atmosfer di planet ini terdiri dari hidrogen, helium, dan metana.

Planet yang berada pada posisi ke-7 ini berputar dari arah timur ke barat seperti Venus. Namun, arah rotasi tidak searah jarum jam, melainkan dari atas ke bawah. Uranus berputar dengan cepat pada porosnya. Akibatnya, daerah ekuator Uranus ukurannya lebih besar daripada bagian lainnya.

Kecepatan rotasi yang cepat juga menyebabkan angin bertiup di atmosfer Uranus. Uranus juga termasuk planet yang mempunyai cincin. Namun cincin Uranus tidak dapat dilihat dari bumi, meskipun dengan bantuan teleskop. Planet ini mempunyai 27 satelit. Terdapat lima satelit besar yang bernama Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Uranus 2.867 50.800 -180

8. Planet Neptunus

Hasil gambar untuk neptunus

Neptunus pertama kali ditemukan oleh seorang astronom Jerman bernama Blueish J. G. pada tahun 1846. Planet yang berada pada urutan ke-8 di tata surya ini juga memiliki cincin yang terbuat dari debu. Bahkan, Neptunus juga memiliki bintik hitam seperti halnya matahari. Pada bagian bintik hitam tersebut diyakini terjadi badai besar.

Sama seperti planet Yupiter, Saturnus, dan Uranus, planet ini berbentuk bola gas raksasa dengan lapisan atmosfer tebal. Atmosfernya terdiri atas gas hidrogen dan gas helium. Neptunus memiliki 4 cincin dan 11 satelit alami. Triton merupakan satelit terbesar yang dimiliki planet Neptunus.

Planet

Jarak dari Matahari (juta km)

Diameter (km)

Suhu Permukaan (ºC)

Neptunus 4.486 48.600 -220

Simak Video ini

                    IPA kelas 6 Semester 2 Sistem Tata Surya

Demikian artikel tentang tata surya yang disertai penjelasan mengenai benda-banda langit yang ada di dalamnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi referensi belajar Anda. Terima kasih

Untuk lebih memahami materi ini, sialhkan kerjakan soal

1. Susunan benda langit yang termasuk ke dalam tata surya, pusatnya adalah..
A. planet
B. Matahari
C. Bumi
C. Atmosfer

Jawaban:

2. Garis edar planet disebut..
A. putaran
B. orbit
C. rotasi
D. rovolusi

Jawaban:

3. Susunan planet yang jaraknya terdekat ke Matahari adalah..
A. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus
B. Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus
C. Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Yupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus
D. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunis

Jawaban:

4. Bintang berekor merupakan sebutan lain dari..
A. komet
B. asteroid
C. meteor
D. meteorit

Jawaban:

5. Benda langit yang berukuran kecil melayang di udara dan tidak mempunyai lintasan adalah..
A. satelit
B. asteroid
C. meteoroid
D. komet

Jawaban:

6. Benda langit yang berada di antara orbit planet Mars dan Yupiter adalah..
A. satelit
B. asteroid
C. meteoroid
D. komet

Jawaban:

7. Benda langit yang sering disebut bintang jatuh adalah..
A. komet
B. asteroid
C. meteor
D. meteorit

Jawaban:

8. Salah satu komet yang terkenal adalah komet Helley. Komet Helley diteliti muncul setiap…sekali
A. 1tahun
B. 76tahun
C. 67tahun
D. 100tahun

Jawaban:

9. Pergerakan bumi mengelilingi Matahari adalah..
A. rotasi
B. gerhana
C. orbit
D. revolusi

Jawaban:

10. Peristiwa yang disebabkan rotasi bumi adalah..
A. pergantian musim
B. perbedaan lamanya waktu siang dan malam
C. gerak semu tahunan matahari
D. perubahan waktu di berbagai tempat di belahan dunia

Jawaban:

Sumber :

https://informazone.com/tata-surya/

Diposkan pada SBDP (Seni Budaya dan Prakarya)

Mengapresiasi Musik Daerah

fungsi musik daerah

Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama . Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat, dan kali ini kita akan membahas tentang mengapresiasi musik daerah di indonesia.

Mengenal Musik Daerah

Musik Daerah adalah suatu bentuk budaya dan karya seni yang menggunakan media suara atau bunyi-bunyian, yang hidup dan berkembang ditengah masyarakat yang sesuai dengan aturan / adat daerah setempat, yang dilakukan secara turun temurun dan pembelajarannya dilakukan secara lisan/oral. Musik daerah ini merupakan warisan leluhur yang diturunkan secara lisan sehingga tidak diketahui siapa pencetusnya serta tidak menonjolkan sikap perorangan karena musik daerah ini adalah milik suatu golongan suku bangsa

Karya musik daerah bangsa kita sangat beragam seiring dengan beragamnya kebudayaan dan adat istiadat bangsa. Sebagai contoh, musik calung dari daerah Jawa Barat, musik tanjidor dari DKI Jakarta, musik sampek dari daerah Kalimantan, dan musik sasando dari daerah Nusa Tenggara Timur. Musik daerah atau disebut musik tradisional merupakan musik yang lahir dan berkembang dari budaya daerah setempat. Namun demikian, musik tradisional berkembang sesuai dengan budaya yang dinamis sehingga ada beberapa musik tradisional yang berbaur dengan budaya mancanegara. Berikut beberapa contoh musik daerah Indonesia.

1. Tanjidor
Hasil gambar untuk tanjidor
Tanjidor merupakan orkes rakyat Betawi yang menggunakan alat musik Barat, seperti tambur besar dan terompet. Pada umumnya alat musik yang digunakan dalam orkes tanjidor yaitu alat musik tiup logam, seperti trombon, piston, dan terompet. Orkes ini biasanya dilengkapi dengan alat musik pukul yang disebut tambur. Orkes tanjidor biasanya dimainkan pada saat mengarak atau mengiringi pengantin, memeriahkan acara hajatan khitanan, dan berfungsi sebagai hiburan
 
2. Gambang Kromong
Gambar terkait
Gambang kromong juga merupakan musik rakyat Betawi yang mendapat pengaruh dari kebudayaan Cina. Istilah gambang kromong diambil dari alat musik yang digunakan dalam musik ini, yaitu gambang dan kromong. Bilahan gambang biasanya dibuat dari kayu yang berjumlah delapan belas. Adapun kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi yang berjumlah sepuluh buah. Pengaruh ke budayaan Cina dapat dilihat dari alat musik yang digunakan, yaitu teh yan, kong anyan, dan shu kong. Teh yan merupakan rebab kecil, kong anyan merupakan rebab berukuran sedang, dan shu kong merupakan rebab berukuran besar.
 
3. Kolintang
Hasil gambar untuk kolintang
Kolintang merupakan musik tradisional dari Minahasa, Sulawesi Utara. Alat musik ini berbentuk bilahan kayu seperti gambang dan terdiri atas melodi, ritme, dan bas. Musik ini berfungsi sebagai hiburan. Kolintang jika dipukul dapat mengeluarkan bunyi yang cukup panjang dan dapat mencapai nada-nada tinggi maupun rendah. Kolintang biasanya dibuat dari kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau sejenisnya (jenis kayu yang agak ringan tapi cukup padat dan serat kayunya tersusun sedemikian rupa membentuk garis-garis sejajar).
4. Sampek
Hasil gambar untuk sampek
Sampek merupakan alat musik yang berasal dari daerah Kalimantan. Alat musik ini merupakan jenis alat musik petik berdawai tiga. Sampek dibuat dari bahan kayu dengan hiasan ukiran yang indah. Kayu yang paling sering dijadikan bahan adalah kayu arrow, kayu kapur, dan kayu ulin dan dibuat secara tradisional. Alat musik ini digunakan untuk mengiringi tari-tarian daerah setempat.  Proses pembuatan bisa memakan waktu berminggu minggu. Biasanya sampek akan diukir sesuai dengan keinginan pembuatnya, dan setiap ukiran memiliki arti.
 
5. Calung
Hasil gambar untuk calung
Calung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang terdiri dari deretan tabung bambu yang disusun berurutan dengan tangga nada pentatonik dan dimainkan dengan cara memukul bagian bilah atau tabungnya. Bambu yang dipakai untuk membuat alat musik calung berasal dari jenis awi temen atau awi wulung. Kata calung berasal dari “caca cici sing kurulung” yang berarti suara bilah bambu yang dipukul.
 
6. Sasando
Hasil gambar untuk sasando
Sasando adalah sebuah alat musik petik yang berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Bentuk sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi. Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung, dari atas kebawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando.
Fungsi Musik Daerah

Musik daerah pada umumnya memiliki arti dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Fungsi musik daerah ini antara lain

a. Sebagai Sarana Upacara Adat

Fungsi musik daerah yaitu sebagai pengiring dan kelengkapan dalam acara adat seperti godang (tapanuli) yang dipakai pada acara adat batak, musik gong luang (bali) yang dipergunakan pada saat upacara ngaben, musik karang dodou (Tanah siang, Barito Utara, Kalimantan) yang merupakan jenis musik ritual saat memandikan bayi atau memberikan nama bayi.

Hasil gambar untuk musik gong luang (bali)

b. sebagai Pengiring Tarian

Tarian tradisional yang berkembang di masyarakat Indonesia hampir seluruhnya menggunakan musik daerah sebagai pengiringnya. Contohnya musik pada tari jaipongan.

c. sebagai Pengiring Pertunjukan

Musik Daerah juga selalu dibutuhkan sebagai pengiring dalam suatu pertunjukan seni. Contohnya adalah pergelaran pertunjukan wayang golek yang selalu menggunakan musik pengiring gamelang dari nayaga (penabuh) alat musik tradisional di Jawa Barat.

d. sebagai Media Komunikasi

Musik Daerah juga dapat berfungsi sebagai media komunikasi antar individu atau antar masyarakat dengan pemimpinnya pada zaman dahulu. Contohnya musik angklung atau kentongan yang dipergunakan sebagai sarana untuk mengumpulkan warga, atau membangunkan warga pada saat bulan puasa.

Hasil gambar untuk angklung

e. sarana hiburan dan pendidikan

Dalam musik daerah diiringi oleh lagu-lagu dengan syair yang menghibur karena kata-katanya yang ringan atau jenaka. Musik daerah juga bisa diiringi dengan lagu dengan syair yang berisikan petuah atau nasihat sebagai sarana pendidikan..

UNSUR-UNSUR MUSIK
Secara umum, unsur-unsur musik terdiri dari bunyi, irama, notasi musik, melodi, harmoni, kunci, tekstur musik, bentuk musik, dan style atau gaya musik. Unsur bunyi meliputi intonasi, dinamik, dan warna nada. Di dalam unsur-unsur musik daerah memiliki perbedaan antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Namun, ada unsur pokok yang hampir sama di dalam setiap musik daerah, yaitu nada, melodi, ritme, harmoni dan syair. Dalam pelajaran ini unsur-unsur musik daerah yang akan dibahas adalah nada, irama, tempo dan dinamik.
Hasil gambar untuk tempo dalam unsur unsur musik
1. Nada
    Secara umum nada dipahami sebagai tinggi rendahnya bunyi dalam musik. Ada juga yang menyebut tangga nada atau laras. Nada merupakan unsur utama musik. Kedudukan nada begitu vital dalam musik karena mengandung pengertian berolah vokal. Tidak semua jenis musik daerah menggunakan tangga nada. Adakalanya suatu bentuk musik tidak menggunakan tangga nada, terutama untuk musik ritual, seperti kothekan lesung di Jawa, beghu di Flores, dan gondang di Sumatra Utara.
2. Irama
Hasil gambar untuk irama unsur musik
     Irama atau biasa juga disebut ritme merupakan rangkaian gerak yang beraturan dan menjadi unsur dasar dari musik. Ritme terbentuk dari pengulangan bunyi, panjang pendek kata dalam sebuah lagu, atau karena pergantian tekanan kata-kata dalam syair sebuah lagu. secara sederhana irama atau ritme bisa diartikan sebagai penentu ketukan dalam musik.
   Dalam gamelan Jawa dikenal beberapa tingkatan irama, seperti lancar, tanggung, dadi, wiled dan rangkep. Daerah-daerah lain pun seperti Jawa Barat, Bali, Madura, dan Lombok juga dikenal beberapa tingkatan irama dalam musik daerah lainnya. Secara khusus, irama dipahami sebagai susunan tertentu yang mengatur kecepatan panjang-panjang not dalam suatu karya musik.

   Cara merasakan sebuah ritme yaitu dengan mendengarkan lagu secara berulang-ulang. Ritme akan melekat di benak penikmat musik jika selalu dilatih. Seperti misalnya ketika kita mendengarkan sebuah lagu dan dengan tanpa sadar mengangguk-angguk mengikuti irama lagunya. Pola irama akan memberikan perasaan ritmis, karena irama sendiri akan menggerakkan perasaan seseorang seirama dengan gerakan fisik.

3. Dinamika

Gambar terkait
    Dinamika dalam seni musik dapat diartikan sebagai tanda untuk memainkan nada dengan volume nyaring atau lembut. Keadaan nyaring (keras) atau lembut tersebut memiliki istilah tersendiri dalam permainan seni musik, Dinamik lembut misalnya Piano (p) = Lembut, Pianissimo (pp) = sangat lembut Dinamik sedang misalnya Mezzo piano (mp) = AGak lembut, Mezzo forte (mf) = Agak Keras, Dinamik keras misalnya Forte (f) = Keras, Fortissimo (ff) = Sangat Keras.
    Selain itu masih ada lagi tanda dinamik lainnya yang digunakan yaitu crescendo dan decrescendo. Cresendo merupakan penanda agar musik dimainkan dengan keras, sedangkan decrescendo menandakan agar musik dimainkan dengan lembut.
    Dinamika merupakan unsur yang paling kuat menunjukan emosi atau perasaan yang terkandung dalam sebuah karya seni musik jika dibandingkan dengan unsur-unsur seni musik lainnya. Dinamika dapat menujukan sebuah karya seni musik memiliki nuansa sedih, riang, agresif, atau datar. Dinamika akan memainkan perasaan seniman maupun pendengarnya sehingga akan masuk kedalam musik yang didengarkan.
Untuk menunjukkan perubahan Tempo maka dipakailah istilah sebagai berikut :
  1. Cressendo (cresc) <   = Artinya berangsur angsur makin keras
  2. Decressendo (decresc) >   = Artinya berangsur-angsur makin lembut
  3. Subito forte (sf) = Artinya tiba-tiba keras
  4. Subito piano (sp) = Artinya tiba-tiba lambat

4. Tempo

Hasil gambar untuk tempo dalam unsur musik
  Tempo merupakan ukuran kecepatan birama lagu. semakin cepat suatu lagu dimainkan, maka semakin besar juga nilai tempo dari lagu tersebut. unsur tempo dalam seni musik digolongkan menjadi 8, yaitu Largo (Lambat Sekali), Lento (Lebih Lambat), Adagio (Lambat), Andante (Sedang), Moderato (sedang Agak Cepat), Allegro (Cepat), Vivace (Lebih Cepat), dan Presto (Cepat Sekali).
  Tempo menjadi hal pokok dalam bermusik, jika tempo tidak tepat maka seorang penyanyi bisa saja akan menyanyi lebih cepat dari iringan musiknya. Ukuran dari tempo sendiri adalah beat. Beat adalah ketukan yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit. Sebagai contoh apabila ada lagu dengan beat MM 70, ini berarti dalam satu menit terdapat 70 ketukan. Jika dalam satu ketukan dengan notasi seperempat. Untuk itu anda bisa juga dengan melihat artikel dengan Judul Tanda Tempo.
   MM sendiri adalah singkatan dari Metronome Malzel. Metronome adalah alat pengukur tempo. Malzel adalah pencipta Metronome (1815).

 

pagelaran seni musik tradisioanal anak riau

Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

  1. Musik yang lahir karena budaya daerah setempat disebut musik ….

a. nontradision                   b.tradisional

c. Kontemporer                  d. klasik

  1. Karakter musik daerah yang ada di Indonesia adalah kedaerahan dan ….

a. dinamis                            b. sederhana

c. populer                            d. diatonis

  1. Musik daerah kebanyakan menggunakan tangga nada ….

a. kromatis                          b. diatonis

c. pentatonis                       d. slendro

  1. Sasando adalah sebuah alat perik yang berasal dari….

a. Rote                                 b. Jawa Barat

c. Minahasa                       d. Jakarta

   5. Kolintang adalah alat musik tradisional dari Sulawesi Utara yang berbentuk ….

a. bilah                             b.pencon

c. dawai                           d. tabung

Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan tepat!

  1. Mengapa musik daerah juga disebut musik tradisional?
  2. Sebutkan ciri musik daerah!
  3. Jelaskan apa unsur-unsur dari musik daerah!
  4. Apakah yang dapat kalian deskripsikan tentang musik calung?
  5. Sebutkan tiga jenis musik di Jawa Barat!
Demikian pembahasan kali ini mengenai Mengapresiasi Musik Daerah, Semoga pemaparan tersebut sedikit banyak dapat bermanfaat untuk para pembaca, terimakasih 🙂
Diposkan pada IPS

Gejala Alam di Indonesia dan Negara Tetangga

 

Hasil gambar untuk gambar peta indonesia dan negara tetangga

Gejala alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh kondisi alam. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak gejala(peristiwa) alam yang terjadi di permukaan bumi. Terjadinya gejala alam berkaitan erat dengan kenampakan alam. Gejala alam ada yang menguntungkan dan ada yang menimbulkan kerugian bagi manusia. Gejala alam yang menimbulkan kerugian disebut dengan bencana alam.

Bencana alam terjadi hampir diseluruh dunia. Gejala alam sangat erat kaitannya dengan kenampakan muka bumi. Secara umum, kenampakan muka bmi Indonesia dan negara-negara tentangga anggota ASEAN hampir sama. Dapat dikatakan bahwa gejala alamnya pun hampir sama.

Secara geologis, sebagian besar wilayah Asia Tenggara dilalui pegunungan lipatan muda jalr mediteran. Pegunungan mediteran ini mulai dari pegunungan Arakan Yoma (Myanmar), sebagai kelanjutan Pegunungan Himalaya, ke Pegunungan Andaman, dan Nikobar di sebelah utara sumatera, terus ke Pegunungan Bukit Barisan Sumatera, pegunungan yang membentang dari Barat ke Timur Pulau Jawa, kemudian ke Kepulauan Nusa Tenggara, dan berakhir di Laut Banda. Dengan demikian, ada beberapa persamaan diantara beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

Bencana Alam bisa terjadi karna faktor alam itu sendiri. Namun, bisa juga terjadi karna perilaku manusia yang mengubah tatanan alam secara sembarangan. Marilah kita bahas lebih lanjut tentang gejala alam yang sering terjadi di Indonesia dan Negara tetangga.

A. Peristiwa Alam di Indonesia

Gejala alam atau peristiwa alam adalah suatu keadaan atau peristiwa yang tidak biasa, yang ditimbulkan oleh alam. Di Indonesia sering terjadi gejala atau peristiwa alam. Gejala atau peristiwa alam antara lain gunung meletus, banjir, gempa bumi, angin topan, tsunami, dan tanah longsor. Gejala alam ini timbul  disebabkan oleh alam,tetapi ada juga gejala alam yang disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

1. Macam-macam Gejala Alam yang Terjadi di Indonesia

  1. Gunung Meletus

Hasil gambar untuk gunung krakatau

Di Indonesia terdapat banyak gunung berapi yang masih aktif. Perlu kalian ketahui bahwa hanya gunung berapi yang masih aktif yang dapat meletus. Mengapa gunung berapi dapat meletus? Gunung berapi meletus karena terjadi gerakan magma dari perut bumi dan keluar melalui permukaan bumi. Gunung api yang pernah meletus antara lain Gunung Kelud, Gunung Galunggung, Gunung Agung, Gunung Merapi,Gunung Krakatau dan lain-lain.

Letusan gunung berapi terjadi apabila magma naik melintasi kerak bumi dan muncul di atas permukaan. Pada dasarnya, gunung berapi terbentuk saat pertama kali magma meletus ke permukaan. Setelah magma terbentuk, sebuah gunung berapi akan terus meletus selama masih banyak magma yang terkandung di dalamnya. Jarak antara satu letusan dengan letusan yang lain membutuhkan waktu yang relatif lama.

2. Gempa Bumi

Hasil gambar untuk gempa bumi

Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran lapisan bumi yang berasal dari bawah permukaan bumi. Faktor pemicu terjadinya gempa adalah pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Gempa bumi datangnya tidak mampu diprediksi sebelumnya. Kejadiannya begitu cepat dengan dampak yang begitu hebatnya. Akibat yang ditimbulkannya pun sangat luar biasa karena mencakup wilayah yang sangat luas bahkan sampai ke luar batas negara. Sifat getaran gempa bumi yang sangat kuat dan merambat ke segala arah mampu menghancurkan bangunan bangunan yang kuat sehingga korban nyawa tidak dapat dihindarkan. Berdasarkan penyebabnya gempa bumi dibedakan menjadi:

1) Gempa bumi tektonik, yaitu gempa yang terjadi karena adanya pergeseran kerak bumi.

2) Gempa bumi vulkanik, yaitu gempa yang terjadi karena letusan gunung api.

3) Gempa tanah runtuh, yaitu gempa yang disebabkan karena runtuhnya tanah.

Pada pertengahan tahun 2006 terjadi gempa bumi yang hebat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gempa ini kekuatannya mencapai 5,9 skala richter. Kejadian tersebut menelan banyak korban jiwa karena tertimpa reruntuhan bangunan. Penduduk mengungsi ke tempat yang aman seperti di tanah lapang atau jalan-jalan besar. Mereka mendirikan tenda-tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara.

3. Tsunami

Hasil gambar untuk tsunami

Tsunami berasal dari Bahasa Jepang “su” artinya pelabuhan dan “namI” artinya gelombang. Tsunami adalah gelombang laut dengan kecepatan tinggi yang ditimbulkan oleh adanya gangguan yang bersifat tiba-tiba dari dasar laut. Gangguan tersebut berupa: gempa bumi tektonik, letusan gunung api, karena jatuhnya benda langit (misal meteor) di dalam laut, longsoran tanah yang terjadi di dasar laut. Indonesia rawan tsunami dikarenakan Indonesia adalah negara kepulauan sekaligus merupakan daerah pertemuan tiga lempeng yaitu Lempeng Pasifik, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Eurasia.

Jika gempa bumi terjadi di daerah dekat atau dasar laut maka dapat mengakibatkan gelombang tsunami. Gelombang tsunami adalah gelombang besar yang terbentuk dari dasar laut akibat adanya gempa. Pada tanggal 26 Desember 2004 di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara terjadi gempa bumi berskala 8,9 skala richter di dasar laut yang mengakibatkan gelombang tsunami yang paling dahsyat dan merupakan bencana alam internasional. Kurang lebih 120.000 orang meninggal dunia dan hilang. Tahun 2006 tepatnya pada tanggal 16 Maret, Indonesia dilanda tsunami lagi tepatnya di daerah sekitar Pantai Pangandaran. Pada saat itu terjadi gempa bumi di dasar laut dengan kekuatan gempa sekitar 6,8 skala richter.

4. Banjir

Hasil gambar untuk banjir

Banjir merupakan luapan air yang melebihi batas, hal ini terjadi jika terjadi hujan secara terus menerus tanpa henti dan dalam jangka waktu yang relatif lama, genangan air yang mengalir sangat deras dengan ketinggian melebihi tingkat normal. Banjir bandang adalah banjir yang sangat besar dan berbahaya. Banjir sering disebut air bah. Banjir merupakan gejala alam yang sering melanda wilayah Indonesia. Peristiwa banjir bandang kembali menimpa ibu kota Jakarta bulan Februari 2007. Hampir seluruh wilayah Jabodetabek terendam air. Peristiwa alam ini menelan banyak korban jiwa. Beberapa korban yang mengungsi di berbagai penampungan mulai terserang penyakit

Faktor penyebab banjir:

FAKTOR ALAM: curah hujan tinggi, daerah yang lebih rendah dari permukaan air laut, adanya pasang surut air laut.

FAKTOR MANUSIA: penebangan hutan secara liar, pembuangan sampah sembarangan, penggundulan hutan. Penebangan pohon-pohon di hutan secara liar, pembangunan vila-vila di pegunungan atau membuang sampah di sungai dapat menimbulkan bencana banjir. Pohon-pohon sangat berguna untuk menahan air hujan agar tidak langsung ke pemukiman. Akar-akar pohon akan menyerap air hujan sehingga air yang mengalir ke daratan sedikit.

Jika tidak ada pohon di hutan maka air hujan langsung menuju ke pemukiman dalam jumlah besar sehingga air meluap. Begitu pula ketika sungai penuh dengan sampah dan banyak pemukiman kumuh di sekitarnya, maka sungai akan mengecil dan tidak mampu menampung debit air yang banyak dari pegunungan sehingga air meluap di pemukiman penduduk.

5. Angin Topan

Hasil gambar untuk angin topan

Angin topan adalah udara yang bergerak dari tekanan udara maksimum ke tekanan udara minimum. Penyebab terjadinya angin topan adalah karena adanya pergerakan udara yang sangat kencang. Tiupan angin topan mampu merobohkan berbagai bangunan dan merobohkan pohon.

Angin topan merupakan pergerakan angin yang sangat kencang sehingga mampu memporak porandakan benda-benda yang dilewatinya. Jika kekuatan angin topan tersebut besar akan mampu merobohkan rumah atau pohon-pohon yang besar. Di Indonesia terjadi pada awal tahun 2004 di daerah Batu Layar, Lombok, Nusa Tenggara Barat dan di Katon, Bali. Tahun 2006 terjadi topan Isobel yangsemula hanya berupa bibit badai di sebelah selatan Kepulauan Nusa Tenggara kemudian bergerak ke Australia.

6. Tanah Longsor

Longsor terjadi saat lapisan bumi paling atas dan bebatuan terlepas dari bagian utama gunung atau bukit. Hal ini biasanya terjadi karena curah hujan yang tinggi, gempa bumi, atau letusan gunung api. Longsor dapat terjadi karena patahan alami dan karena faktor cuaca pada tanah dan bebatuan. Ketika longsor berlangsung lapisan teratas bumi mulai meluncur deras pada lereng.
Jumlah tanah yang besar dari luncuran tanah dan lumpur inilah yang merusak rumah-rumah, menghancurkan bangunan yang kokoh dalam hitungan detik. Meskipun tanah longsor merupakan gejala alam tetapi ada kegiatan manusia yang mampu menyebabkan gejala alam tanah longsor. Seperti penebangan pepohonan secara liar di daerah lereng, penambangan bebatuan dan tanah yang mampu menimbulkan ketidakstabilan lereng, pemompaan dan pengeringan air tanah yang menyebabkan turunnya level air tanah.

Hasil gambar untuk tanah longsor

Gejala alam ini terjadi di sekitar kawasan pegunungan. Semakin curam kemiringan lereng satu kawasan, semakin besar kemungkinan terjadi longsor. Di Pulau Sumatra sering terjadi peristiwa tanah longsor yang menelan korban harta benda dan jiwa.

7. Gempa Bumi

Gempa bumi yang dibedakan menurut penyebab kejadiannya memiliki sebab masing-masing sesuai dengan nama dan jenis gempa tersebut.

Hasil gambar untuk gempa bumi

1) Gempa bumi tektonik

Gempa ini disebabkan oleh adanya pergeseran kerak bumi. Gempa bumi tektonik terjadi akibat pelepasan tenaga dari pergeseran lempeng-lempeng tektonik di permukaan bumi. Lempeng tektonik adalah suatu bagian kerak bumi yang sangat keras. Di bawahnya terdapat lapisan bumi yang lebih lunak sehingga lempeng-lempeng ini seolah-olah terapung. Beberapa ahli menyatakan bahwa lempengan lempengan ini selalu bergerak menjauh, bergesekan, atau bertabrakan satu sama lain. Menurut para ahli geologi, Indonesia adalah gugusan pulau yang mengapung di kerak bumi yang dikepung oleh lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik.

2) Gempa bumi vulkanik

Gempa ini disebabkan adanya aktivitas gunung berapi yang akan meletus. Gempa bumi terjadi ketika gunung api akan meletus, pada saat letusan, dan beberapa waktu setelah letusan utama. Jadi, timbulnya gempa hanya ada di sekitar gunung berapi.

3) Gempa tanah runtuh Gempa tanah runtuh adalah gempa yang mengiringi bagian gua yang roboh, misalnya gua kapur atau lorong pertambangan yang lapuk. Gempa ini hanya terjadi di sekitar runtuhnya tanah tersebut.

8. Angin jatuh/ angina fohn

Angin fohn adalah angin yang berembus ke atas puncak pegunungan dengan suhu yang terus berkurang, kemudian berembus turun sepanjang lereng gunung dengan suhu kembali naik dengan kelembapan yang rendah.

Hasil gambar untuk Angin jatuh/ angin fohn

Angin fohn ditiap daerah berbeda-beda, sbb:

Angin Gending di Probolinggo

Angin Kumbang di Brebes (Jateng)

Brubu di Makasar

Angin Wambrau di Biak (Papua)

Angin Bohorok di Deli (Sumatra Utara)

9. Kebakaran hutan

       Hasil gambar untuk kebakaran hutan

Kebakaran hutan adalah peristiwa dimana wilayah yang terdapat banyak pohon, semak, paku-pakuan, dan rumput mengalami perubahan bentuk yang disebabkan pembakaran yang besar-besaran. Kebakaran hutan menyebabkan hutan dilanda api sehingga membuat hutan lenyap dimakan api. Dampak yang disebabkan kebakaran hutan dapat berupa positif dan negatif tetapi dampak negatif melebihi dampak pofitif.

Penyebab terjadinya kebakaran hutan ada dua macam yaitu faktor alam dan faktor ulah manusia. Kebakaran hutan yang disebabkan oleh faktor alam bisa berupa kekeringan, musim panas yang berkepajangan, dan sambaran petir. Terjadinya angin yang kencang juga bisa menyebabkan kebakaran hutan. Apabila dua batang pohon bergesekan karena tertiup angin kencang maka bisa menyulut api kecil yang menajadi besar.

Kebakaran hutan yang disebabkan oleh faktor ulah manusia yaitu pembakaran hutan secara sengaja untuk membuka lahan baru, membuang sembarangan putung rokok, dan membakar sampah di dekat hutan. Faktor ulah manusia sebagai penyebab kebakaran hutan melebihi dari pada faktor alam. Sebagai contoh 95 persen kebakaran hutan di Indonesia disebabkan oleh ulah manusia.

Akibat dari terjadinya kebakaran hutan memberikan dampak yang besar untuk lingkungan yaitu kabut asap, matinya pepohonan, binatang tidak mempunyai tempat tinggal, dan menjadi penyebab dari terjadinya banjir dan tanah longsor.

Sebab-sebab Terjadinya Gejala Alam

Hasil gambar untuk sebab sebab terjadinya bencana alam

Gejala alam di Indonesia terjadi karena berbagai sebab di antaranya wilayah Indonesia yang dilintasi oleh dua jalur pegunungan yaitu Pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania yang menyebabkan banyak gunung berapi. Aktivitas gunung berapi menyebabkan terjadinya gempa vulkanik, sedangkan pergeseran lempeng benua menyebabkan gempa tektonik. Bila pusat gempa terjadi di lautan maka  akan terjadi badai tsunami. Iklim di Indonesia menyebabkan angin musim yang kadangkadang bisa terjadi angin topan, sedangkan curah hujan yang terjadi menyebabkan banjir dan tanah longsor.

B. Gejala Alam di Negara-negara Tetangga

Gejala alam tidak hanya melanda di negeri kita saja, tetapi negara-negara tetangga juga mengalami hal serupa. Secara umum gejala alam yang terjadi di Indonesia pun juga tidak jauh berbeda dengan gejala alam yang terjadi di negara tetangga kawasan Asia Tenggara. Adapun gejala atau peristiwa alam yang terjadi di negara-negara tetangga antara lain:

  1. Gempa Bumi

Hasil gambar untuk gempa bumi

Gempa bumi dahsyat yang datang pada musim dingin bulan Januari 1995 menghancurkan kota Kobe sekitar 500 km sebelah barat Tokyo. Negara Jepang merupakan wilayah yang berisiko tinggi terhadap bahaya gempa bumi dan letusan gunung berapi. Pada tanggal 27 Desember 2006 negara Taiwan diguncang gempa dengan kekuatan 7,1 skala Richter. Akibat gempa tersebut jaringan kabel bawah laut  Taiwan rusak hingga memperlambat layanan internet sehingga mengganggu transaksi perbankan khususnya di pasar uang.

  1. Badai/Topan
  • Badai/ siklon tropis
Hasil gambar untuk Badai/ siklon tropis

 

Adalah angin ribut yang berpusat dan bergerak dengan cepat mengelilingi suatu pusat, yang sumbernya berada di daerah tropis. Siklon tropis sering muncul di Samudera Hindia dan perairan Barat Australia. Negara tetangga yang sering dilanda siklon tropis adalah Filipina. Negara Filipina pada tanggal 1 Desember 2006, dilanda badai yang disebut dengan badai/topan Durian. Topan tersebut menghantam kawasan gunung berapi Manyon, daerah timur Filipina yang berjarak 350 km selatan ibu kota Filipina.

Kecepatan topan Durian itu mencapai 225 kilometer per jam yang mampu mengangkat atap rumah, menerbangkan jendela dan mencabut pohon beserta akar-akarnya. Karena menghantam kawasan gunung berapi, badai ganas ini menimbulkan banjir bandang yang disertai longsor lumpur vulkanik. Puluhan desa terkubur dalam longsoran tersebut. Selain topan Durian negara Filipina juga pernah diserang badai Bilis dengan kecepatan 75 km per jam dan putaran angin dengan kecepatan 95 km per jam.

Gambar terkait

Topan Cimaron dengan kecepatan 200 km per jam juga pernah menyapu Filipina bagian utara. Pada tanggal 11 Agustus 2006 negara Cina tepatnya di Provinsi Fujian diterjang badai Saomai dengan kecepatan 216 km per jam dan mampu menenggelamkan 1.000 kapal nelayan. Negara Vietnam pada tanggal 5 Desember 2006 diterjang topan Durian yang mengakibatkan banyak orang meninggal, ratusan kapal karam serta merusak ratusan rumah. Badai yang membawa angin dengan kecepatan 120 km per jam ini juga diiringi dengan hujan deras yang menyebabkan banjir bandang.

Siklon tropis mempunyai nama lain di tiap negara:

  • Di Filipina disebut TAIFUN, seperti TAIFUN BAGYO dan TAIFUN NINA.
  • Di Myanmar disebut siklon tropis NARGIS
  • Di Vietnam disebut badai tropis LEKIMA, selain itu ada pula: topan DURIAN dan topan KETSANA serta badai tropis CHANCU.
  • Di dekat Australia disebut badai tropis WILLY.
  1. Tanah Longsor

Hasil gambar untuk tanah longsor di filipina

Tanah longsor pernah terjadi di negara Filipina tepatnya di desa Guinsaigon, Saint Bernard, sebelah selatan Pulau Leyte Filipina Tengah. Ratusan rumah terkubur akibat bencana tanah longsor ini. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut secara berturut-turut merupakan penyebab terjadinya tanah longsor ini. Tanah di sekitar wilayah tersebut menjadi labil sehingga mampu menumbangkan pepohonan dan ikut hanyut bersama dengan arus air yang deras.

  1. Banjir

Gambar terkait

Negara Malaysia tepatnya di Kuala Lumpur akhir tahun 2006 dilanda bencana alam banjir sehingga lebih dari 30.000 orang mengungsi. Banjir tersebut memutus jalur transportasi jalan dan kereta api di seluruh wilayah negara bagian Johor. Banjir besar juga melanda sebagian Singapura yang mengakibatkan tanah longsor dan sejumlah persimpangan jalan tidak dapat dilalui oleh alat transportasi. Genangan besar terjadi di bagian utara dan tengah Singapura.

  1. El Nino

Hasil gambar untuk el nino

El Nino berasal dari bahasa Spanyol yang berarti sang bayi kristus. Dinamakan El Nino karena sering muncul ketika perayaan Natal di akhir tahun. El Nino merupakan interaksi antara atmosfer tropis dan samudra tropis. Setiap dua hingga tujuh tahun sekali. Perubahan tekanan udara di atas Samudra Pasifik menyebabkan angin tropis bertiup menuju khatulistiwa. Hal ini mengakibatkan permukaan perairan menjadi hangat. Suhu panas yang ditimbulkan El Nino dapat mematikan banyak ikan dan burung laut karena menghambat naiknya perairan dingin yang kaya nutrisi ke permukaan.

LA NINA dan EL NINO merupakan bentuk gejala peenyimpangan iklim. LA NINA adalah proses mendinginnya suhu permukaan air laut di bawah rata-rata pada kawasan Pasifik Timur dan Tengah di sekitar Khatulistiwa. Gejala ditandai tetap tingginya curah hujan di saat seharusnya curah hujan sudah mulai menurun. Gejala LA NINA menyebabkan hujan lebat, badai tropis, dan banjir. EL NINO merupakan kebalikan dari La Nina. EL NINO adalah gejala menghangatnya temperature permukaan air laut di atas rata-rata pada kawasan Pasifik Timur dan Tengah. Gejala EL NINO ditandai dengan panas yang tidak normal yang mengganggu pola curah hujan dan angin. Gejala EL NINO menyebabkan kekeringan.

Angin fohn yang terjadi di Indonesia antara lain sebagai berikut:

  1. Angin Bahorok (Deli, Sumatera Utara)
  2. Angin Kumbang (Cirebon, Jawa Barat)
  3. Angin Gending (Pasuruan, Jawa Timur)
  4. Angin Brubu (Makassar, Sulawesi Selatan)
  5. Angin Wambraw (Biak, Irian Jaya)

C. Peristiwa Alam yang Terjadi karena Perilaku Manusia

  1.   Penebangan hutan secara liar / pembalakan liar/ ILLEGAL LOGGING

Hasil gambar untuk Penebangan hutan secara liar / pembalakan liar/ ILLEGAL LOGGING

Akibat yang ditimbulkan: banjir, tanah longsor, kekeringan di musim kemarau, punahnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan, bertambahnya lahan tandus.

     2. Peladangan berpindah

Adalah kegiatan pertanian yang dilakukan dengan cara berpindah-pindah dari lahan satu ke lahan lainnya. Akibat : sering terjadi kebakaran hutan.

    3. Membuang sampah sembarangan

Hasil gambar untuk membuang sampah sembarangan

Akibat: banjir, polusi tanah, air, dan udara.

   4. Kegiatan penambangan

Hasil gambar untuk penambangan

Penggalian barang tambang yang tidak memperhatikan lingkungan menyebabkan tanah longsor dan kerusakan lingkungan.

D. TAHAP PENANGGULANGAN BENCANA ALAM

  1. Pencegahan dan mitigasi bencana

Mitigasi Bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana

Hasil gambar untuk mitigasi bencana

  • menerbitkan peta wilayah rawan bencana
  • pembuatan waduk untuk mencegah terjadinya banjir dan kekeringan
  • penanaman pohon bakau/mangrove di sepanjang pantai untuk menghambat gelombang tsunami.

2. Kesiap-siagaan

Hasil gambar untuk Kesiap-siagaan

Kesiap-siagaan adalah segala upaya sistematis dan terencana untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana dan mencegah jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda.

  • mengaktifkan pos-pos siaga bencana

3. Tanggap darurat

Hasil gambar untuk Tanggap darurat

Tanggap darurat adalah upaya terencana dan terorganisasi pada kondisi darurat dan dalam waktu yang relatif  singkat

  •  evakuasi dan pencarian korban

4. Rehabilitasi

Rehabilitasi adalah segala upaya yang dilakukan agar para korban, kerusakan sarana dan prasarana,serta fasilitas umum yang diakibatkan bencana dapat berfungsi kembali

  •  menangani kondisi kejiawaan korban bencana

5. Rekontruksi

Rekontruksi adalah segala upaya yang dilakukan untuk membangun kembali sarana dan prasarana,serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana sehingga dapat berfungsi kembali untuk menata tatanan kehidupan

  • memperbaiki dan membangun kembali sarana dan prasarana

E. PIHAK-PIHAK YANG TURUT MENANGANI BENCANA

Hasil gambar untuk PIHAK-PIHAK YANG TURUT MENANGANI BENCANA

  1. Pemerintah

Pemerintah memiliki departemen yang membawahi lembaga atau badan yang berfungsi menghimpun dan memberikan informasi atas gejala-gejala alam. Lembaga atau badan tersebut antara lain adalah : Badan Meteorologi, Dinas Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas (Badan SAR Nasional), Palang Merah Indonesia.

  1. Organisasi Kemasyarakatan, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat seperti : LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Organisasi Kemasyarakatan, Relaan, dan Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi.
  2. Dunia Internasional

F. TINDAKAN APA SAJA YANG HARUS KITA LAKUKAN SAAT TERJADI BENCANA ALAM?

Tindakan Saat Gempa Bumi

Hasil gambar untuk Tindakan Saat Gempa Bumi

  1. Apabila kita berada di dekat pintu atau jendela, segeralah berlari ke luar rumah.
  2. Apabila kita di dalam ruangan rumah, segera masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh. Ingat! Jangan berlindung di balik lemari karena bisa roboh akibat getaran gempa.
  3. Lihatlah keadaan atau kondisi dengan tenang! Jangan terburu-buru keluar rumah.
  4. Selamatkan diri dengan mencari ruangan terbuka seperti lapangan atau sawah.

Tindakan Saat Gunung Api Meletus

Hasil gambar untuk Tindakan Saat Gunung Api Meletus

  1. Ajaklah orang-orang untuk menghindari daerah bahaya. Yang dimaksud daerah bahaya adalah lereng gunung, lembah, atau kawasan yang memungkinkan dialiri lahar.
  2. Pemerintah akan menyediakan angkutan untuk pengungsian. Masyarakat harus mengungsi ke barak pengungsian.
  3. Lindungi diri dari abu letusan dan awan panas. Kita bisa mengenakan masker, topi, celana panjang, dan baju lengan panjang.
  4. Abu letusan berbahaya bagi tubuh. Usahakan jangan menghirup secara langsung udara yang terkena abu letusan.

Tindakan Saat Terjadi Bencana Banjir

Hasil gambar untuk Tindakan Saat Terjadi Bencana Banjir

  1. Bawalah dokumen berharga dan perlengkapan pengungsian yang penting. Matikan listrik, kompor, dan pastikan rumah dalam kondisi terkunci.
  2. Segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hati-hatilah saat melewati kabel-kabel atau benda-benda yang mengandung listrik.

Tindakan Saat Terjadi Bencana Angin Topan

Hasil gambar untuk Tindakan Saat Terjadi Bencana Angin Topan

  1. Segera masukkan benda-benda penting yang berada di luar ke dalam rumah. Hal ini penting agar tidak terbawa angin. Tutup pintu dan jendela rapat-rapat. Pusaran angin bisa masuk melalui lubang-lubang tersebut. Akibatnya bisa fatal, seluruh rumah bisa porak-poranda terbawa angin.
  2. Apabila angin semakin kencang, segera matikan aliran listrik dan kompor. Ingat! Selama ada angin kencang jangan menyalakan televisi, radio, atau benda-benda yang menggunakan arus listrik.
  3. Tenanglah beberapa saat di dalam rumah. Jangan mencoba melihat ke luar rumah. carilah berita secara pasti tentang bencana tersebut.

untuk lebih memahami materi ini, simak video berikut ini

peristiwa alam yang terjadi di indonesia dan negara tetangga

Untuk lebih memahami materi, kerjakan soalnya yaaa,,,

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!

  1. Bagian permukaan bumi yang berupa hamparan yang tidak digenangi air dinamakan ….

a. Perairan                    c. Daratan

b. Pegunungan           d. Perbuktian

  1. Daerah perbatasan antara daratan dan lautan disebut ….

a. Pasir                  c. Semenanjung

b. Teluk                  d. Pantai

  1. Berikut adalah manfaat sungai untuk kehidupan sehari-hari ….

a. Sarana transportasi           c. Tempat membuang limbah

b. Sarana irigasi                     d. Wahana pariwisata

  1. Bencana yang dapat disebabkan oleh ulah manusia adalah ….

a. Tsunami                          c. Angin topan

b. Gunung meletus           d. Banjir

  1. Proses memindahkan penduduk dari tempat bencana dinamakan ….

a. Evakuasi              c. Transmigrasi

b. Mitigasi               d. Imigrasi

  1. Gempa bumi yang disebabkan oleh gunung metus disebut ….

a. Gempa tektonik         c. Gempa vulkanik

b. Gempa terban           d. Gempa susulan

7.  Penebangan pohon di hutan dengan memperhatikan usia dan ukuran pohon dinamakan ….

a. Reboisasi               c. Tebang pilih

b. Irigasi                     d. Tebang tanam

8. Berikut adalah materi-materi yang dikeluarkan oleh gunung meletus, kecuali ….

a. Awan panas           c. Lahar

b. Abu                          d. Kayu

9. Gunung yang meletus pada tahun 1883 yang sekarang bertempat di antara pulau   Jawa dan Pulau Sumatra adalah ….

a. Gunung Tambora          c. Gunung Merapi

b. Gunung Krakatau          d. Gunung Sinabung

   10.Tsunami di Aceh terjadi pada tanggal ….

a. 26 Juli 2005                    c. 26 Desember 2004

b. 26 Mei 2005                   d. 26 Agustus 2004

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!

  1. Sebutkan bencana-bencana alam yang bisa diakibatkan karena ulah manusia !
  2. Sebutkan bencana-bencana yang terjadi secara alamiah!
  3. Sebutkan cara-cara untuk mencegah banjir!
  4. Sebutkan penyebab-penyeban Indonesia menjadi negara yang rawan gempa bumi!
  5. Sebutkan tanda-tanda terjadinya tsunami!

Sumber :

Diposkan pada Matematika

OPERASI HITUNG PECAHAN

Operasi hitung pecahan melibatkan penjumlahan berbagai bentuk pecahan yaitu pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan desimal, dan persen demikian juga dengan pengurangan, perkalian, dan pembagian. Penjumlahan dan pengurangan pecahan harus memiliki penyebut yang sama. Jika penyebut berbeda, maka harus disamakan dengan mencari KPK nya. Sedangkan untuk perkalian dan pembagian pecahan sedikit lebih mudah. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pembahasan selengkapnya.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen

 

PECAHAN BIASA

Penjumlahan pecahan :

cara menghitung penjumlahan pecahanyaitu dengan melihat penyebutnya terlebih dahulu, jika sama maka jumlahkan pembilangnya.

maka hasilnya adalah jumlah dari pembilang dibagi dengan penyebut soal yang diketahui jika penyebutnya berbeda maka disamakan terlebih dahulu penyebutnya.

Rumus: 

penjumlahan pecahan

CONTOH SOAL :

1.   6/5  +  4/5    =  10/5   =   2

2.      2/4  +  1/3  =  (2 X 3) + (1 X 4)   =  10/12 = 5/6

Pengurangan Pecahan

cara menghitung pengurangan bilangan pecahan yaitu dengan menyamakan penyebut dari pecahan yang akan dioprasikan, jika penyebut sudah sama maka kurangkan pembilangnya.

untuki menyemakan penyebut menggunakan KPK dari kedua bilangan penyebut pecahan

Rumus :

pengurangan pecahan

Contoh :

1.   12/5  –  3/5  =  11/5

2.      6/5  –  3/2  =  (6 X 2)/10 – (3 X 5)/10  =   -3/10

Perkalian Pecahan

untuk mengelikan dua bilangan pecahan, yaitu dengan mengalikan penyebut dengan penyebut dan mengelikan pembilang dengan pembilang

Rumus :

perkalian pecahan

Contoh Soal :

1. 6/3 x 4/ 5 = 6 x 4/ 3 x 5 = 18/20

2. 7/11 x 6/5 = 7 x6/ 11 x 5 = 42/55

3. 13/6 x 6/ 5 = 13 x 6/ 6 x 5 = 78/ 30 = 13/5

Pembagian Pecahan

untuk membagi dua bilangan pecahan yaitu dengan membalik salah satu pecahan (penyebut jadi pembilang dan sebaliknya) yang akan dioprasikan, kemudian mengkalikannya penyebut dengan penyebut dan mengalikan pembilang dengan pembilang

Rumus :

pembagian pecahan

Contoh Soal :

1. 4/ 5 : 3/ 2 = 4 x 2/ 5 x 3 = 8/15

2. 9/7 : 4/3 = 9 x 3/ 7 x 4 = 27/28

oprasi hitung pecahan, dalam menyederhanakan pecahan

Cara menyederhanakan bilangan pecahan dapat dengan membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yg sama.

Contoh : Sederhanakanlah bentuk dari  !

Langkah Penyederhanaan

  • Bagilah penyebut dan pembilang dengan bilangan yg sama

dibagi dengan bilangan 3 sehingga didapat

  • Karena masih bisa disederhanakan (bisa dibagi) maka bilangan tersebut masih bisa disederhanakan. Jika tidak bisa dibagi lagi maka bilangan tersebut sudah bilangan sederhana

dibagi lagi dengan bilangan 3  sehingga didapat 1/3

  • Untuk menentukan bilangan pembagi dalam penyederhaan bisa dengan bilangan yg terkecil dan mungkin bisa membagi pembilang dan penyebut, atau bisa dengan mencari nilai FBP dari kedua bilangan (pembilang dan penyebut)

Operasi Hitung Pecahan Biasa – Mengurutkan bilangan pecahan

  • Contoh : Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil
  • Langkah Pengurutan
  • Samakan penyebut dari pecahan yang akan diurutkan
  • Untuk menyamakanya penyebut menggunakan KPK dari bilangan penyebutnya.

KPK dari 9, 12, 27, 3, dan 24 adalah 216

  • Karena penyebutnya sama, maka dapat dilihat dari urutan terbesar ke terkecil

gambar foto menyelesaikan soal mengurutkan bilangan pecahan

Dengan memahami konsep dasar operasi hitung pecahan dapat membantu menyelesaikan soal – soal pecahan yang lebih rumit. Selamat mencoba mengerjakan soal operasi hitung pecahan biasa.

Penjumlahan Pecahan Biasa dan Pecahan campuran

Pecahan biasa adalah pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Sedangkan pecahan campuran adalah bila mana ada bilangan bulat dan pecahan. Di bawah ini adalah contoh penjumlahan pecahan biasa berpenyebut sama dan penjumlahan pecahan campuran dengan penyebut berbeda.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 1


Keterangan
Nomor 1 adalah pecahan biasa dengan penyebut sama sehingga kita hanya menjumlahkan saja bilangan pada pembilangnya. Sedangkan nomor 2 adalah pecahan campuran dengan penyebut berbeda.

Cara melakukan operasi hitung penjumlahan pecahan campuran lebih mudahnya yaitu dengan mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

Pengurangan Pecahan Biasa dan Pecahan campuran

Di bawah ini adalah contoh pengurangan pecahan biasa berpenyebut sama dan pengurangan pecahan campuran berpenyebut berbeda.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 2


Keterangan

Nomor 1 adalah pecahan biasa dengan penyebut sama sehingga kita hanya mengurangkan bilangan pada pembilangnya. Sedangkan nomor 2 adalah pecahan campuran dengan penyebut berbeda.

Cara melakukan operasi hitung pengurangan pecahan campuran juga sama. Lebih mudahnya yaitu dengan mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Desimal

Di bawah ini adalah contoh penjumlahan pecahan desimal dan pengurangan pecahan desimal. Menjumlahkan dan mengurangkan pecahan desimal bisa dilakukan dengan cara bersusun, tanda koma diletakkan sejajar seperti menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 3

 

Penjumlahan dan Pengurangan Persen

Di bawah ini adalah contoh penjumlahan dan pengurangan persen. Menjumlahkan dan mengurangkan persen bisa dilakukan dengan cara bersusun seperti menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 4

Perkalian Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran

Untuk perkalian pecahan, pengerjaannya lebih mudah. Perkalian pada pecahan diperoleh dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 5

Perkalian Pecahan Desimal

Perkalian pecahan desimal diperoleh dengan mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa.
Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 6

Selain menggunakan cara di atas, perkalian pecahan desimal juga bisa dilakukan dengan cara mengalikan sebagai bilangan bulat dengan membuang koma terlebih dahulu, setelah itu hasil perkalian diberi tanda koma. Letak koma ditentukan oleh jumlah koma pada pecahan pembagi dan yang dibagi. Cara meletakkan koma dihitung ke kanan dimulai dari angka satuan.

Pembagian Pecahan Biasa dan Pecahan campuran

Untuk pembagian pecahan diperoleh dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan dari pecahan yang lain.

Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 7

Pembagian Pecahan Desimal

Pembagian pecahan desimal diperoleh dengan cara mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa.
Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen 8

Selain menggunakan cara di atas, pembagian pecahan desimal juga bisa dilakukan dengan cara membagi sebagai bilangan bulat dengan membuang koma terlebih dahulu, setelah itu hasil pembagian diberi tanda koma. Letak koma ditentukan oleh banyaknya koma pada pecahan pembagi dan yang dibagi. Cara menentukan letak koma yaitu jumlah koma pada bilangan yang dibagi di kurangi jumlah koma pada bilangan pembagi.

Nah, itu tadi pembahasan tentang Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen. Semoga bermanfaat.

 

Untuk lebih paham, simak video ini

 

oprasi Hitung pecahan

 

Jika ingin mengetahui lebih banyak tentang operasi hitung pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen, silahkan coba kerjakan !

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!

1. Hasil penjumlahan dari 4/7 + 7/9 adalah ….
a. 22/16
b. 11/16
c. 1 22/63
d. 221/18

2. Hasil dari 1 2/3 + 5 3/5 adalah ….
a. 7 19/15
b. 5 6/15
c. 7 4/15
d. 51/3

3. Hasil dari 6/11 + 75% adalah ….
a. 1 13/44
b. 1 13/11
c. 1 3/44
d. 11/22

4. 1/4 + 37/8 + 2/3 = ….
a. 5/24
b. 1/24
c. 1 9/24
d. 419/24

5. Hasil dari 83% + 4,76 adalah ….
a. 5,59
b. 4,55
c. 4,37
d. 4,77

 

Referensi:

Diposkan pada IPS

Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indonesia

Hasil gambar untuk peta indonesia

Nama resmi negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nama Indonesia berasal dari bahasa Latin Indus yang berarti India dan bahasa Yunani “nesos” yang berarti pulau. George Earl adalah etnolog berkebangsaan Inggris. Pada tahun 1850 ia mengusulkan nama Indunesian untuk penduduk “kepulauan India”. Mahasiswanya yang bernama J.R.Logan, menggunakan nama Indonesia sebagai sinonim Kepulauan India. Adolf Bastian dari Universitas Berlin mempopulerkan nama Indonesia dalam sebuah bukunya pada tahun 1890-an.

Sarjana Indonesia yang secara terang-terangan menggunakan nama Indonesia pertama kali adalah Ki Hajar Dewantara. Beliau menggunakan nama Indonesia ketika mendirikan biro penerbitan di Belanda tahun 1913.

Hasil gambar untuk ki hajar dewantara

Gambar : Ki Hajar Dewantara

Indonesia terletak di ekuator sehingga beriklim tropis. Wilayahnya diapit oleh dua benua yaitu yaitu Benua Asia dan Australia. dan dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Hasil gambar untuk benua asia dan australia

Dengan ketinggian 5.030 m, Puncak Jaya di Papua merupakan puncak tertinggi di Indonesia. Danau Toba diSumatera merupakan danau terluas, 1.145 km2. Sungai-sungai terbesar ada di Kalimantan yaitu Kapuas, Mahakam dan Barito. Lokasi Indonesia di pertemuan antara lempeng tektonik Pasifik, Eurasia, dan IndoAustralia. Letak ini menyebabkan letusan gunung berapi dan gempa bumi sering terjadi. Keuntungannya, debu dari gunung berapi menyebabkan tanah kita subur. Keuntungan lainnya adalah banyaknya hasil tambang dari material yang dikeluarkan dari dalam bumi. keanekaragaman hayati Indonesia. Keanekaragaman hayati ini nomor dua dunia setelah Brazil. Hutan hujan tropis kita merupakan salah satu paru-paru dunia. Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar. Diantaranya adalah minyak, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia adalah pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia. Hasil pertanian yang utama termasuk kelapa sawit, beras, teh, kopi, rempahrempah dan karet.

A. Perkembangan Wilayah Administrasi Indonesia

Pada awalnya berdiri negara kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 8 provinsi yang ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945 yaitu sebagai berikut:
1. Sumatra
2. Jawa Barat
3. Jawa Tengah
4. Jawa Timur
5. Sunda Kecil (kepulauan Nusa Tenggara)
6. Kalimantan
7. Sulawesi
8. Maluku

Hasil gambar untuk 8 provinsi

Pada tahun 1950, provinsi di Indonesia jumlahnya 11. Hasil pemekaran dari Provinsi Sumatra yaitu Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah dan Sumatra Selatan. Provinsi Jawa Tengah dimekarkan menjadi Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perkembangan jumlah provinsi di Indonesia adalah sebagai berikut :
• Pada tahun 1956, jumlah provinsi di Indonesia adalah 15 provinsi.
• Pada tahun 1957,jumlah provinsi di Indonesia ada17 provinsi.
• Pada tahun 1958, provinsi di Indonesia berjumlah 20 provinsi.
• Pada tahun 1959, provinsi di Indonesia berjumlah 20 provinsi.
• Pada tahun 1960, provinsi di Indonesia berjumlah 21 provinsi.
• Pada tahun 1967, provinsi di Indonesia berjumlah 25 provinsi.
• Pada tahun 1969, provinsi di Indonesia berjumlah 26 provinsi.
• Pada tahun 1976 , Timor Timur bergabung dengan Indonesia dan menjadi provinsi ke 27.
• Pada tahun 1999, Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia dan Provinsi Maluku dimekarkan menjadi Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.
• Pada tahun 2000, Provinsi di Indonesia berjumlah 32 provinsi.
• Pada tahun 2002,Provinsi di Indonesia berjumlah 33 provinsi.
• Pada tahun 2004,Provinsi di Indonesia berjumlah 33 provinsi.

Hasil gambar untuk 34 provinsi

Provinsi dan ibu Kota Provinsi

No. Provinsi Ibu Kota
1 Nanggroe Aceh Darussalam Banda Aceh
2 Sumatra Utara Medan
3 Sumatra Barat Padang
4 Riau Pekan Baru
5 Kepulauan Riau Bandar Seri Bentan
6 Jambi Jambi
7 Bengkulu Bengkulu
8 Sumatra Selatan Palembang
9 Bangka Belitung Pangkal Pinang
10 Lampung Bandar Lampung
11 DKI Jakarta Jakarta
12 Banten Serang
13 Jawa Barat Bandung
14 Jawa Tengah Semarang
15 DI Yogyakarta Yogyakarta
16 Jawa Timur Surabaya
17 Bali Denpasar
18 Nusa Tenggara Barat Mataram
19 Nusa Tenggara Timur Kupang
20 Kalimantan Barat Pontianak
21 Kalimantan Tengah Palangkaraya
22 Kalimantan Timur Samarinda
23 Kalimantan Selatan Banjarmasin
24 Sulawesi Utara Manado
25 Gorontalo Gorontalo
26 Sulawesi Tengah Palu
27 Sulawesi Barat Mamuju
28 Sulawesi Selatan Makassar
29 Sulawesi Tenggara Kendari
30 Maluku Ambon
31 Maluku Utara Sofifi
32 Papua Jayapura
33 Irian Jaya Barat Manokwari

Peta Wilayah Provinsi di Indonesia

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Hasil gambar untuk peta Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Didirikan :  7 Desember 1956
Luas Wilayah :  55.392 km2
Letak Astronomis :  2⁰ LU – 6⁰ LU dan 95⁰ BT-98⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Selat Malaka
Timur :  Provinsi Sumatra Utara
Selatan :  Samudra Hindia
Barat :  Samudra Hindia

Provinsi Sumatra Utara

Hasil gambar untuk peta Provinsi Sumatera Utara

Didirikan :  7 Desember 1956
Luas Wilayah :  71.680 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LU – 4⁰ LU dan 98⁰ BT- 100⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi NAD
Timur :  Selat Malaka
Selatan :  Provinsi Sumatra Barat dan Riau
Barat :  Samudra Hindia

Provinsi Sumatra Barat

Hasil gambar untuk Provinsi Sumatera Barat
Didirikan :  3 Juli 1956
Luas Wilayah :  49.333 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LU – 3⁰ LS dan 98⁰ BT- 102⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Sumatra Utara
Timur :  Provinsi Riau
Selatan :  Provinsi Jambi dan Bengkulu
Barat :  Samudra Hindia

Provinsi Riau

Hasil gambar untuk provinsi riau

Didirikan :  25 Juli 1958
Luas Wilayah :  94.561 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LU – 2⁰ LS dan 100⁰ BT – 105⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Sumatra Utara
Timur :  Selat Malaka dan Laut Cina Selatan
Selatan :  Provinsi Jambi
Barat :  Provinsi Sumatra Barat

Provinsi Kepulauan Riau

Hasil gambar untuk provinsi kepulauan riau

Didirikan :  24 September 2002
Luas Wilayah :  11.196 km2
Letak Astronomis :  4⁰ LU – 1⁰ LS dan 104⁰ BT – 107⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Singapura dan Laut Cina Selatan
Timur :  Provinsi Kalimantan Barat
Selatan :  Selat Karimata
Barat :  Provinsi Riau

Provinsi Jambi

Hasil gambar untuk provinsi jambi

Didirikan :  2 Juli 1958
Luas Wilayah :  53.436 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LS – 3⁰ LS dan 101⁰ BT – 104⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Riau
Timur :  Selat Berhala dan Laut Cina Selatan
Selatan :  Provinsi Sumatra Barat
Barat :  Provinsi Sumatra Barat

Provinsi Bengkulu

Hasil gambar untuk provinsi bengkulu

Didirikan :  12 September 1967
Luas Wilayah :  21.168 km2
Letak Astronomis :  2⁰ LS – 5⁰ LS dan 101⁰ BT – 104⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatra Barat
Timur :  Provinsi  Sumatra Selatan dan Jambi
Selatan :  Provinsi Lampung dan Samudra Hindia
Barat :  Samudra Hindia

Provinsi Sumatra Selatan

Hasil gambar untuk provinsi sumatera selatan

Didirikan :  14 Agustus 1950
Luas Wilayah :  113.339 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LS-5⁰ LS dan 102⁰ BT – 105⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Jambi
Timur :  Provinsi Bangka Belitung
Selatan :  Provinsi Lampung
Barat :  Provinsi Bengkulu

Provinsi Bangka Belitung

Hasil gambar untuk provinsi bangka belitung

Didirikan :  tahun 2000
Luas Wilayah :  13.664 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LS – 3⁰ LS dan 105⁰ – 108⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Cina Selatan
Timur :  Selat Karimata
Selatan :  Laut Jawa
Barat :  Selat Bangka

Provinsi Lampung

Hasil gambar untuk provinsi lampung

Didirikan :  13 Februari 1964
Luas Wilayah :  35.376 km2
Letak Astronomis :  4⁰ LS – 6⁰ LS dan 103⁰ BT – 106⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Sumatra Selatan
Timur :  Laut Jawa
Selatan :  Selat Sunda
Barat :  Samudra Hindia

Provinsi DKI Jakarta

Gambar terkait

Didirikan :  10 Febuari 1965
Luas Wilayah :  656 km2
Letak Astronomis :  6⁰ LS – 7⁰   LS dan 106⁰ BT – 108⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Jawa
Timur :  Provinsi Jawa Barat
Selatan :  Provinsi Jawa Barat
Barat :  Provinsi Banten

Provinsi Banten

 

Hasil gambar untuk provinsi banten

Didirikan :  tahun 2000
Luas Wilayah :  8.651 km2
Letak Astronomis :  6⁰ LS – 7⁰ LS dan 104⁰ BT – 107⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Jawa
Timur :  Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta
Selatan :  Samudra Hindia
Barat :  Selat Sunda

Provinsi Jawa Barat

Hasil gambar untuk provinsi jawa barat

Didirikan :  14 Juli 1950
Luas Wilayah :  44.176 km2
Letak Astronomis :  6⁰ LS – 7⁰ LS dan 106⁰ BT – 107⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi DKI Jakarta dan Laut Jawa
Timur :  Provinsi Jawa Tengah
Selatan :  Samudra Hindia
Barat :  Provinsi Banten

Provinsi Jawa Tengah

Hasil gambar untuk provinsi jawa tengah

Didirikan :  4 Juli 1950
Luas Wilayah :  34.864 km2
Letak Astronomis :  6⁰ LS – 8⁰ LS dan 108⁰ BT – 111⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Jawa
Timur :  Provinsi Jawa Timur
Selatan :  Samudra Hindia dan Provinsi DI Yogyakarta
Barat :  Provinsi Jawa Barat

Provinsi DI Yogyakarta

Hasil gambar untuk provinsi yogyakarta

Didirikan : 14 Maret 1950
Luas Wilayah :  3.142 km2
Letak Astronomis :  7⁰ LS – 8⁰ LS dan 110⁰ BT – 111⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Jawa Tengah
Timur :  Provinsi Jawa Tengah
Selatan :  Samudra Hindia
Barat :  Provinsi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Timur

Hasil gambar untuk provinsi jawa timur

Didirikan :  4 Maret 1950
Luas Wilayah :  47.921 km2
Letak Astronomis :  7⁰ LS – 8⁰ LS dan 111⁰ BT – 114⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Jawa
Timur :  Selat  Bali
Selatan :  Provinsi Jawa Tengah
Barat :  Samudra Hindia

Provinsi Bali

Hasil gambar untuk provinsi bali

Didirikan :  14 Agustus 1958
Luas Wilayah :  5.632 km2
Letak Astronomis :  7⁰ LS – 9⁰ LS dan 114⁰ BT – 116⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Bali
Timur :  Selat Lombok
Selatan :  Samudra Hindia
Barat :  Selat Bali

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Hasil gambar untuk provinsi ntb

Didirikan :  14 Agustus 1958
Luas Wilayah :  20.153 km2
Letak Astronomis :  8⁰ LS -9⁰ LS dan 115⁰ BT – 119⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Flores
Timur :  Selat Sape
Selatan :  Samudra  Hindia
Barat :  Selat  Lombok

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Hasil gambar untuk provinsi ntt

Didirikan :  14 Agustus 1958
Luas Wilayah :  47.389 km2
Letak Astronomis :  8⁰ LS – 12⁰ LS dan 118⁰ BT – 126⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Flores
Timur :  Selat Ombai
Selatan :  Samudra Hindia
Barat :  Selat Sape

Kalimantan Barat

Hasil gambar untuk provinsi kalimantan barat

Didirikan :  7 Desember 1956
Luas Wilayah :  146.807 km2
Letak Astronomis :  2⁰ LU – 3⁰ LS dan 108⁰ BT – 114⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Negara Malaysia
Timur :  Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur
Selatan :  Laut Jawa
Barat :  Laut Cina Selatan dan Selat Karimata

Provinsi Kalimantan Tengah

 

Hasil gambar untuk provinsi kalimantan tengah

Didirikan :  2 Juli 1958
Luas Wilayah :  153.800 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LU – 4⁰ LS dan 111⁰ BT – 116⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat
Timur :  Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan
Selatan :  Laut Jawa
Barat :  Provinsi Kalimantan Barat

Provinsi  Kalimantan Timur

Hasil gambar untuk provinsi kalimantan timur

Didirikan :  7 Desember 1956
Luas Wilayah :  211.446 km2
Letak Astronomis :  4⁰ LU – 3⁰ LS dan 113⁰ BT – 119⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Negara Malaysia
Timur :  Selat Makasssar dan Laut Sulawesi
Selatan :  Provinsi Kalimantan Selatan
Barat :  Negara Malaysia

Provinsi Kalimantan Selatan

Hasil gambar untuk provinsi kalimantan selatan

Didirikan :  7 Desember 1956
Luas Wilayah :  36.985 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LS – 4⁰ LS dan 114⁰ BT – 117⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Kalimantan  Timur
Timur :  Selat Makassar
Selatan :  Laut Jawa
Barat :  Provinsi Kalimantan Tengah

Provinsi Sulawesi Utara

Hasil gambar untuk provinsi sulawesi utara

Didirikan :  13 Desember 1960
Luas Wilayah :  25.768 km2
Letak Astronomis :  0⁰ LU – 3⁰ LU dan 123⁰ BT – 126⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Sulawesi
Timur :  Laut Maluku
Selatan :  Laut Maluku
Barat :  Provinsi Gorontalo

Provinsi Gorontalo

Hasil gambar untuk provinsi sulawesi gorontalo

Didirikan :  22 Desember 2000
Luas Wilayah :  10.804 km2
Letak Astronomis :  0⁰ LU – 1⁰ LU dan 121⁰ BT – 123⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Sulawesi
Timur :  Provinsi Sulawesi Utara
Selatan :  Teluk Tomini
Barat :  Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah

Hasil gambar untuk provinsi sulawesi tengah

Didirikan :  23 September 1964
Luas Wilayah :  68.033 km2
Letak Astronomis :  2⁰ LU – 3⁰ LS dan 120⁰ BT – 122⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Sulawesi
Timur :  Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan
Selatan :  Provinsi Sulawesi Tenggara
Barat :  Selat Makassar

Provinsi Sulawesi Barat

Hasil gambar untuk provinsi sulawesi barat

Didirikan :  tahun 2004
Luas Wilayah :  16.787 km2
Letak Astronomis :  1⁰ LS – 4⁰ LS dan 119⁰ BT – 120⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Sulawesi Tengah
Timur :  Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan
Selatan :  Provinsi Sulawesi Selatan
Barat :  Selat Makasar

Provinsi Sulawesi Selatan

 

Hasil gambar untuk provinsi sulawesi selatan

Didirikan :  13 Desember 1960
Luas Wilayah :  62.482 km2
Letak Astronomis :  0⁰ – 7⁰ LS dan 119⁰ BT – 122⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat
Timur :  Provinsi SulawesiTengggara
Selatan :  Laut Flores
Barat :  Selat Makassar

Provinsi Sulawesi Tenggara

Hasil gambar untuk provinsi sulawesi tenggara

Didirikan :  23 September 1964
Luas Wilayah :  38.140 km2
Letak Astronomis :  3⁰ LS – 6⁰ LS  dan 121⁰ BT – 124⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan
Timur :  Laut Banda
Selatan :  Laut Flores
Barat :  Teluk Bone

Provinsi Maluku

Hasil gambar untuk provinsi maluku
Didirikan :  1 Juli 1958
Luas Wilayah :  85.728 km2
Letak Astronomis :  3⁰ BT –  9⁰ LS dan 126⁰ BT – 135⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Laut Seram
Timur :  Laut Seram
Selatan :  Laut Timor dan Laut Arafuru
Barat :  Laut Maluku

Provinsi Maluku Utara

Hasil gambar untuk provinsi maluku utara

Didirikan :  4 Oktober 1999
Luas Wilayah :  53.836 km2
Letak Astronomis :  3⁰ LU – 2⁰ LS dan 125⁰ BT – 130⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Samudra Pasifik
Timur :  Laut Halmahera
Selatan :  Laut Seram
Barat :  Laut Maluku

Provinsi Papua

Hasil gambar untuk provinsi maluku papua

Didirikan :  1969
Luas Wilayah :  –
Letak Astronomis :  1⁰ LS – 9⁰ LS dan 135⁰  BT – 141⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Samudra Pasifik
Timur :  Papua Nugini
Selatan :  Laut Arafuru
Barat :  Irian Jaya Barat

Provinsi Irian Jaya barat

Hasil gambar untuk provinsi irian jaya barat

Didirikan :  tahun 2004
Luas Wilayah :  –
Letak Astronomis :  0⁰ LS – 5⁰ LS dan 130⁰ BT – 135⁰ BT
Batas Wilayah
Utara :  Samudra Pasifik
Timur :  Provinsi Papua
Selatan :  Laut Arafuru
Barat :  Laut Seram dan Laut Halmahera

B. Menghitung Luas Wilayah Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan. Jumlah pulau yang kita miliki paling banyak
dibandingkan negara lain di dunia. Totalnya ada 17.508 pulau. Luas daratan kita ternyata lebih kecil dibandingkan dengan luas wilayah lautnya. Perbandingan luas daratan dengan lautan kita yaitu 2:3.

Wilayah Laut Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah lautan yang cukup luas. Wilayah daratannya terdiri dari beribu-ribu pulau. Indonesia merupakan negara kepulauan terluas di dunia, dengan ribuan pulau yang tersebar di khatulistiwa terletak pada posisi silang yang sangat strategis, yang berada di Benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Pasifik.

Hasil gambar untuk wilayah laut indonesia

Wilayah Indonesia pada saat proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 masih mengikuti Territoriale Zee en Maritieme Ordonantie tahun 1939. Lebar laut wilayah Indonesia 3 mil diukur dari garis air terendah dari masing-masing pantai pulau Indonesia, penetapan tersebut tidak menjamin kesatuan wilayah NKRI. Hal ini lebih terasa lagi bila dihadapkan pada pergolakan-pergolakan dalam negeri pada saat itu. Mengingat keadaan lingkungan alamnya, persatuan bangsa dan kesatuan wilayah negara menjadi tuntunan utama bagi terwujudnya kemakmuran dan keamanan. Atas pertimbangan tersebut, maka dikeluarkan Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957.

Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa letak geografis Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau besar dan kecil dengan sifat dan corak tersendiri. Deklarasi tersebut juga menyatakan bahwa demi keutuhan teritorial dan untuk melindungi kekayaan negara yang ada di dalamnya, pulau-pulau serta laut yang ada harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh, yang ditetepkan UU No:4/Prp Tahun 1960 tentang Perairan Indonesia.

Hasil gambar untuk Deklarasi Djuanda

 

Sejak tahun 1960 luas wilayah berubah dari + 2 juta km2 menjadi + 5 juta km2, dengan 65 % wilayahnya terdiri atas laut atau perairan. Perairan laut Indonesia berdasarkan Konvensi Hukum Laut Internasional di Jamaika tahun 1982 dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Batas laut teritorial yaitu 12 mil dari titik terluar sebuah pulau ke laut bebas,. Berdasarkan batas tersebut, negara Indonesia memiliki kedaulatan atas air, bawah laut, dasar laut, dan udara di sekitarnya termasuk kekayaan alam di dalamnya.
2. Batas landas kontinen sebuah negara paling jauh 200 mil dari garis dasar ke laut bebas dengan kedalaman tidak lebih dari 200 meter. Ladas kontinen adalah dasar laut dari arah pantai ke tengah laut dengan kedalaman tidak lebih dari 200 meter.
3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ditarik dari titik terluar pantai sebuah pulau sejauh 200 mil. Dengan bertambahnya luas perairan Indonesia, maka kekayaan alam yang terkandug di dalamnya bertambah pula. Oleh karena itu, Indonesia bertanggung jawab untuk melestarikan dan melindungi sumber daya alam dari kerusakan.

 

Hasil gambar untuk 3 zona laut indonesia

 

Untuk kepentingan persahabatan antar negara maka dlam konvensi Hukum Laut Internasional ditetapkan adanya lintas damai melalui laut teritorial. Yang dimaksud lintas damai adalah jalur wilayah laut teritorial yang boleh digunakan oleh pihak asing sepanjang tidak merugikan bagi kedamaian, ketertiban, dan keamanan negara yang berdaulat.

Laut selain berfungsi sebagai penghubung wilayah satu dengan yang lain dalam memperlancar hubungan transportasi, juga kekayaan yang terkandung di dalamnya sangat menopang kehidupan rakyat. Potensi yang ada di laut dapat menimbulkan masalah apabila pengelolaannya tanpa memperhatikan lingkungan.

Hasil gambar untuk 3 zona laut indonesia

Untuk mencegah kerusakan lingkungan laut maka beberapa usaha yang dapat dilakukan adalah :
1. Membatasi penggunaan beberapa macam alat penangkapan ikan.
2. Alat penangkap ikan berupa pukat harimau dilarang guna melindungi berbagai ikan tertentu.
3. memperhatikan daerah, jalur, dan musim penangkapan.
4. Mencegah pencemaran dan kerusakan, melakukan rehabilitasi, dan budidaya sumber daya ikan.
5. Membatasi daerah penangkapan.
6. Pengelolaan sumber daya alam dengan pendekatan lingkungan. Sumber daya alam harus digunakan secara nasional, tidak merusak lingkungan hidup, dilaksanakan dengan kebijaksanaan yang menyeluruh, dan memperhatikan generasi yang akan datang.
7. Membuat undang-undang untuk melindungi penyu dan melindungi pantai tempat penyu bertelur.
8. Mengeluarkan PP No. 17 tahun 1974 tentang Pengawasan Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi di daerah lepas pantai untuk menjaga terpeliharanya lingkungan laut.

Wilayah Darat

Luas daratan Indonesia 1.919.440 km². Daratan negara kita terluas ke 16 dunia. Luas
keseluruhan Indonesia adalah 5.176.797 km².

video perkembangan wilayah administrasi indonesia

Itulah sedikit materi tentang Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indonesia, semoga bermanfaat,,

I. Pilihlah a, b, c atau d pada jawaban yang paling benar !
1. Pada awal proklamasi kemerdekaan Indonesia terdiri atas . . . provinsi.
a. 8                       c. 10
b. 9                      d. 11

2. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan status keistimewaannya
pada tahun . . . .
a. 1945 c. 1960
b. 1950 d. 1970

3. Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau adalah . . . .
a. Pangkal Pinang                    c. Pekanbaru
b. Tanjung Pinang                    d. Medan

4. Deklarasi Djoeanda diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal . . . .
a. 2 Oktober 1960      c. 13 Desember 1957
b. 14 Februari 1957    d. 17 Agustus 1969

5. Indonesia terletak di antara dua landas kontinen yaitu Benua . . . .
a. Eropa dan Australia      c. Asia dan Eropa
b. Asia dan Afrika            d. Asia dan Australia

6. Selat Makassar menghubungkan dua pulau besar di Indonesia yaitu . . . .
a. Sulawesi dan Maluku                   c. Jawa dan Sumatra
b. Kalimantan dan Sulawesi           d. Bali dan Lombok

7. Riau kepulauan merupakan pemekaran dari Provinsi . . . .
a. Sumatra Selatan
b. Sumatra Tengah
c. Sumatra Barat
d. Riau

8. Provinsi yang paling kecil wilayahnya adalah . . . .
a. Banten
b. DKI Jakarta
c. DI Yogyakarta
d. DI Aceh

9. Batas sebelah utara provinsi banten adalah …
a. Laut jawa
b. Samudra hindia
c. Pulau kalimantan
d. Daerah istimewa yogyakarta

10. Batas laut selebar 12 mil laut dari batas laut teritorial atau 24 mil dari garis dasar disebut …
a. Lautan teritorial
b. Zona bersebelahan
c. Landas benua
d. Landas kontinen

Sumber:

Diposkan pada IPA

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

Dengan kita mempelajari tentang hal ini maka siswa akan mengetahui kaitan antara ciri khusus hewan/ tumbuhan dengan lingkungannya. Pada hewan bunglon dan hewan gurita akan melakukan kamuflase pada kulitnya sesuai dengan lingkungannya dia berada.
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Ciri-ciri makhluk hidup dianataranya adalah sebagai berikut:
a. Bergerak
b. Bernapas
c. Dapat berkembang biak
d. Dapat tumbuh dan berkembang
e. Membutuhkan makanan
f. Membutuhkan air
g. Membutuhkan suhu tertentu
h. Peka terhadap rangsang
i. Mengeluarkan zat sisa
Ciri-ciri tersebut di atas adalah hal yang membedakan dengan benda mati. Selain hal tersebut, ada juga CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP yang merupakan pembeda dengan makhluk yag lainnya.

Ciri khusus dari organisme yang dimaksud adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya atau sering disebut sebagai ADAPTASI.

Adaptasi dan Ciri-ciri Hewan

Bentuk Adaptasi Hewan

Fungsi dari adaptasi terhadap lingkungannya suatu hewan adalah mempunyai fungsi untuk :
1. Memenuhi kebutuhan hidup
2. Melindungi dari musuh yang akan menyerang
3. Untuk mempertahankan jenisnya
Di bawah ini adalah contoh BENTUK ADAPTASI HEWAN terhadap lingkungannya:

1. Bunglon

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Bunglon dapat merubah warna kulit tubuhnya
Pernahkah melihat bunglon? Hewan bunglon memiliki kemampuan untuk merubah warna dari kulitnya sesuai dengan lingkungan dia tinggal. Misalnya saja pada saat bunglon di tanah, maka bunglon akan merubah warna kulitnya menjadi coklat sesuai dengan warna tanah. Apabila bunglon di atas pohon maka bunglon akan merubah warna kulitnya hijau seperti daun. Terus apa tujuannya peruahan warna kulit tersebut? Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa fungsi adaptasi adalah salah satunya untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Kemampuan bunglon untuk merubah warna kulitnya sesuai dengan tempat dia singgah disebut sebagai “mimikri”.
2. Burung
Pada burung juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Burung beradaptasi dengan lingkungannya karena burung memiliki bermacam bentuk paruh yang disesuaikan dengan jenis makanannya.
Sebagai contoh adalah pada burung elang memiliki paruh yang tajam dan bengkok, fungsinya adalah untuk mencabik-cabik mangsanya. Untuk kaki burung elang, cakarnya menyerupai kait. Kaki seperti ini berfungsi untuk merobek dan memegang mangsanya.
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Burung elang mempunyai paruh yang tajam dan bengkok
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Cakar elang

Pada burung pipit memiliki paruh yang pendek, kuat dan runcing. Hal ini karena burung pipit jenis makanannya adalah biji-bijian.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Burung pipit mempunyai bentuk paruh runcing, pendek, dan kuat
Pada burung pelikan mempunyai paruh yang ada kantongnya. Paruh seperti ini mempunyai fungsi untuk menangkap ikan di air.
Burung pelikan memiliki paruh yang ada kantongnya

Pada burung flaminggo mempunyai bentuk paruh yang lebar dan berjumbai. Paruh ini mempunyai fungsi untuk menyaring udang dan binatang kecil lainnya dari air yang berlumpur.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Paruh burung flaminggo lebar dan berjumbai

Kaki burung flaminggo mempunyai bentuk yang panjang dan kurus (perhatikan gambar di bawah ini). Kaki flaminggo berguna untuk melindungi diri agar tidak tenggelam.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kaki burung flaminggo

Pada burung kolibri bentuk dari paruhnya adalah panjang dan runcing. Paruh seperti ini berfungsi untuk menggapai madu (nektar) dari bunga.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Burung kolibri mempunyai panjang dan runcing

3. Ular


Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Rahang ular melekat longgar dengan tulang pada rangka kepala

Ular adalah binatang karnivora (pemakan daging) yang tidak pernah mengunyah dalam memaan mangsanya, akan tetapi langsung ditelan secara utuh. Hal ini disebabkan susunan dari rahang ular adalah melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepalanya. Dengan memiliki susunan rahang yang seperti ini maka memungkinkan ular dapat menelan mangsanya yang mempunyai ukuran yang lebih besar darinya.

4. Katak

Katak mempunyai kemampuan untuk berkamuflase (menyamar) pada kulitnya yang seolah-olah beracun untuk menghindari dari pemangsanya. Pada katak mempunyai lidah yang panjang dan lengket sehingga memudahkan dalam menangkap serangga.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kamuflase katak

5. Kucing

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kucing

Mengapa kucing saat berjalan tidak pernah kedengaran suaranya? hal ini karena kucing memiliki lapisan pada kaki yang empuk dan tebal yang berfungsi untuk menyembunyikan kukunya. Karena pada waktu berjalan kuku kucing ditarik masuk, sehingga langkahnya tidak bersuara. Denagan demikian mangsanya tidak mendengar waktu di dekatinya. Namun pada saat ingin menerkam, kucing akan menegangkan dan dikeluarkan. Selain itu, kucing pada tempat yang gelap masih dapat melihat. Pernahkah kamu melihat mata kucing pada waktu di tempat yang gelap? pastinya akan terlihat ada sinarnya.

6. Kelelawar

Hasil gambar untuk kelelawar Kelelawar

Binatang kelelawar termasuk dalam nokturnal yang mana pada binatang nokturnal dalam mencari makan pada waktu malam hari. Pendengaran dan penciuman kelelawar sangat tajam. Cara kelelawar menangkap serangga pada dalam kegelapan adalah dengan menggunakan suara. Kelelawar mengeluarkan suara yang berfrekwensi tinggi yang tidak dapat di dengar oleh manusia, dan dari situ lah pantulan mangsa dapat diketahui oleh kelelawar.

7. Cicak

Gambar terkait Cicak

Ciri-ciri cicak yaitu:

  • Cicak mempunyai kaki yang bisa untuk menempel di langit-langit rumah dan dinding.
  • Cicak dalam menangkap serangga dengan cara menjulurkan lidahnya yang panjang.
  • Ciri khusus cicak adalah memutuskan ekornya yang mempunyai tujuan untuk mengelabuhi pemangsa. Ekor cock dapat tumbuuh lagi seperti semula yang di sebut juga autotomi yaitu kemampuan cicak untuk memutuskan ekornya sendiri.

Ketiga ciri di atas merupakan bentuk adaptasi dari cicak.

8. Bebek
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Bentuk kaki bebek pendek dengan 3 jari yang berselaput menjadi satu
Bebek lebih sering hidup di air dan memiliki bentuk paruh datar dan tumpul yang mana dengan bentuk seperti itu berfungsi untuk menyaring makanan dalam air. Makanan dari bebek yaitu serangga, cacing, sayuran. Selain dari bentuk paruh, bebek juga memiliki bentuk kaki yang pendek dengan tiga jari yang berselaput menjadi satu. Selaput bebk tersebut mempunyai fungsi untuk berenang.
9.Unta
  1. Mempunyai punuk tempat menyimpan lemak sebagai cadangan makanan, sehingga unta dapat hidup tanpa makan dalam waktu lama.
  2. Mempunyai kantung air di dalam perutnya yang dapat menampung sejumlah besar air (57 liter), sehingga unta dapat menempuh perjalanan jauh di padang pasir tanpa minum.
  3. Kakinya mempunyai bantalan yang tebal untuk menahan panas dan agar tidak terbenam di pasir saat berjalan.
  4. Memiliki dua baris bulu mata yang panjang, untuk melindungi mata dari pasir dan panas matahari.
  5. Mempunyai lubang hidung yang dapat ditutup rapat, sehingga pasir tidak masuk ke lubang hidung

Adaptasi dan Ciri-ciri Tumbuhan

Bentuk Adaptasi Tumbuhan

Sama halnya dengan hewan, pada tumbuhan pun juga mengalami penyesuaian diri terhadap lingkungannya (adaptasi).
1. Pohon cemara
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Pohon cemara
Adaptasi dari pohon cemara adalah mempunyai daun yang runcing yang mana daun tersebut berfungsi untuk mengurangi penguapan. Dengan daun yang runcing tersebut, maka pohon cemara melakukan adaptasi di lingkun yang yang panas.
2. Pohon Teratai
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Pohon teratai
Pohon teratai hidupnya di air dengan daun yang lebar dan tipis. Bentuk adaptasi dari pohon teratai adalah bentuk daunnya yang lebar dan tipis tersebut yang mana mempunyai fungsi untuk mempercepat penguapan.
3. Putri Malu
Putri malu saat kena rangsangan (sentuhan)

Pada tanaman putri malu apabila terkena rangsangan berupa sentuhan akan mengatupkan daunnya. Inilah bentuk adaptasi tumbuhan putri malu terhadap rangsang sentuhan.

4. Kaktus

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

Tanaman kaktus mempunyai tempat hidup pada daerah yag panas dan memiliki batang yang tebal dan berlapis lilin. Batang yang tebal tersebut berfungsi untuk penyimpanan air. Seluruh permukaan batang kaktus berduri yang berfungsi untuk peindung diri.

5. Kantong Semar

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kantong semar

Tanaman kantong semar adalah tanaman pemakan serangga atau di sebut juga insektivora. Pada waktu-waktu tertentu tanaman kantung semar akan mengeluarkan bau yang menyengat yang berfungsi untuk menarik serangga. Pada tanaman kantong semar memiliki cairan khusus yang berfungsi untuk mencerna serangga yang terjebak dalam kantongnya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantong semar melakukan adaptasi terhadap lingkungan dalam mendapatkan makanannya.

7. Tumbuhan Bakau

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Adaptasi tumbuhan bakau
Tumbuhan ini hidupnya di daerah piggiran pantai yang mana pada tumbuhan ini mempunyai akar tunjang, sehingga akan tertopang secara kokoh. Denagan akar tunjang inilah bentuk adaptasi pohon bakau terhadap lingkuuungannya.
8.Eceng gondok
  1. Termasuk tumbuhan hydrophyta.
  2. Mempunyai tangkai daun yang menggelembung(berongga), yang berfungsi untuk mengapung di permukaan air.

Simak video ini

 

 

A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, C, ATAU D PADA JAWABAN YANG BENAR!

1. Proses penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya disebut ….
a. Morfologi
b. Ekosistem
c. Adaptasi
d. Habitat

2. Berikut ini yang termasuk makhluk hidup kecuali, ….
a. Manusia
b. Air
c. Hewan
d. Tumbuhan

3. Setiap burung mempunyai jenis paruh yang berbeda menyesuaikan dari jenis ….
a. Bulunya
b. Kakinya
c. Makanannya
d. Ekornya

4. Ciri khusus yang dimiliki kelelawar adalah ….
a. Pendengaran
b. Penglihatan
c. Perabaan
d. Pencengkraman

5. Cicak memutuskan ekornya bertujuan untuk ….
a. Berkembangbiak
b. Memancing mangsanya
c. Mengelabuhi musuhnya
d. Menjebak mangsanya

6. Mawar memiliki ciri khusus berupa ….
a. Daun yang berlendir
b. Bunga yang beracun
c. Batang yang berongga
d. Batang yang berduri

7. Hewan yang mempunyai kemampuan mengubah warna kulit sesuai dengan tempat yang disinggahi adalah ….
a. Kadal
b. Cicak
c. Kelelawar
d. Bunglon

8. Teratai dapat terapung di atas air karena memiliki ….
a. Batang yang kuat
b. Batang yang berongga
c. Daun yang runcing
d. Daun yang panjang

9. Kemampuan kelelawar menggunakan suara untuk mengetahui letak suatu tempat dan makanan serta mencari jalan dinamakan
a. Mimikri
b. Ekolokasi
c. Adaptasi
d. Autotomi

10. Hewan yang memiliki cakar yang kuat biasanya merupakan pemakan ….
a. Rumput
b. Pohon
c. Daging’
d. Buah

selamat mengerjakan,

sumber:

 

 

Diposkan pada Matematika semester 1

Oprasi Hitung Bilangan Bulat

 

 

Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan

Untuk membandingkan bilangan, hal yang perlu diperhatikan adalah urutan nilai tempat terbesar. Apabila ternyata nilai tempat terbesar memiliki nilai yang sama maka bandingkan nilai tempat selanjutnya.
Adapun tanda pembanding yang digunakan, antara lain:
> dibaca lebih besar dari
< dibaca lebih kecil dari
= dibaca sama dengan
Contoh Soal:

Tentukan tanda perbandingan dari bilangan berikut:
624.346 …. 544.346

Jawaban:
624.346 > 544.346

karena nilai tempat terbesarnya ratusan ribu, yaitu 6 > 5

Untuk mengurutkan suatu bilangan, langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membandingkan bilangan tersebut. Adapun pengurutan bilangan, dapat dibedakan menjadi dua, yakni pengurutan bilangan dari kecil ke besar dan bilangan dari besar ke kecil.
Pengurutan dari kecil ke besar
Contoh:
Urutkanlah bilangan berikut dari kecil ke besar!
32.435, 33.326, 35.335, 38.756, 36.225, 34.225, 31.132
Jawab:
31.132, 32.435, 33.326, 34.225, 35.335, 36.225, 38.756

Pengurutan dari besar ke kecil
Contoh:
Urutkanlah bilangan berikut dari besar ke kecil!
12.656, 16.232, 13.576, 11.458, 12.566, 10.235, 13.675
Jawab:
16.232, 13.675, 13.576, 12.656, 12.566, 11.458, 10.235

Menentukan Nama Bilangan, Lambang Bilangan, dan Nilai Tempat Menentukan Nama Bilangan

 

Contoh:
Tentukanlah nama bilangan dari:
  1. 567.321
  2. 34.780
  3. 456
Jawab:
  1. 567.321 nama bilangannya adalah lima ratus enam puluh tujuh ribu tiga ratus dua puluh satu.
  2. 34.780 nama bilangannya adalah tiga puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh.
  3. 456 nama bilangannya adalah empat ratus lima puluh enam.
Menentukan Lambang Bilangan
Contoh:

Tentukanlah lambang bilangan dari:

  1. Dua ratus tiga puluh empat
  2. Empat ratus lima puluh enam
  3. Seratus tujuh puluh delapan
Jawab:
  1. Dua ratus tiga puluh empat lambang bilangannya adalah 234.
  2. Empat ratus lima puluh enam lambang bilangan-nya adalah 456.
  3. Seratus tujuh puluh delapan lambang bilangan-nya adalah 178.
  • Menentukan Nilai Tempat dan Nilai Angka

Setiap angka pada suatu bilangan memiliki nilai tempat tertentu. Apabila dituliskan secara berurutan nilai tempat dari suatu bilangan adalah sebagai berikut:

Jutaan – Ratus ribuan – Puluh ribuan – Ribuan – Ratusan – Puluhan – Satuan

Contoh:
Tentukanlah nilai tempat dari bilangan 2.345.768!

Jawab:
2.345.768
Angka 2, nilai tempatnya jutaan dan nilai angkanya 2.000.000
Angka 3, nilai tempatnya ratus ribuan dan nilai angkanya 300.000
Angka 4, nilai tempatnya puluh ribuan dan nilai angkanya 40.000
Angka 5, nilai tempatnya ribuan dan nilai angkanya 5.000
Angka 7, nilai tempatnya ratusan dan nilai angkanya 700
Angka 6, nilai tempatnya puluhan dan nilai angkanya 60
Angka 8, nilai tempatnya satuan dan nilai angkanya 8
  • Mengenal Bilangan Bulat Beserta Operasinya
Di dalam melakukan penjumlahan atau pe ngurangan perlu diingat bahwa apabila
  • Bilangan positif  arah anak panah dari bilangan yang diwakili ke kanan
  • Bilangan negatif  arah anak panah dari bilangan yang diwakili ke kiri
 

Penjumlahan
Penjumlahan dengan menggunakan garis bilangan menggunakan rumus:

Contoh:
Penjumlahan dengan menggunakan garis bilangan:
4 + 5 = 9
Garis bilangan:

-3 + -2 = -5
Garis bilangan:

6 + (-2) = 4
Garis bilangan:

-8 + 5 = -3
Garis bilangan:

 

Teknik pengerjaan hitung penjumlahan mendatar

16 + 5 = …
= 10 + (6 + 5)
= 10 + 11
= 21

28 + 19 = …
= 20 + 8 + 10 + 9
= (20 + 10) + (8 + 9)
= 30 + 17
= 47
Teknik pengerjaan hitung penjumlahan bersusun dengan cara panjang

25 + 62 = …

25 = 20 + 5
62 = 60 + 2 +
= 80 + 7 = 87

18 + 5 = …

18 = 10 + 8
5 =         5 +
= 10 + 13 = 23

Teknik pengerjaan hitung penjumlahan bersusun dengan cara pendek

453
241 +
694
⇒ 3 + 1 = 4, ditulis pada satuan
⇒ 5 + 4 = 9, ditulis pada puluhan
⇒ 4 + 2 = 6, ditulis pada ratusan

Pengurangan
Pengurangan dengan menggunakan garis bilangan menggunakan rumus:

Contoh:
7 – 5 = 2

Garis bilangan:

3 – (– 5) = 8

Garis bilangan:

–2 – 3 = – 5

Garis bilangan:

Teknik pengerjaan hitung pengurangan mendatar

 

28 – 6 = …
= 20 + 8 – 6
= 20 + 2
= 2245 – 17 = …
= 40 + 5 – (10 + 7)
= 40 – 10 + 5 – 7
= 30 – 10 + 10 + 5 – 7
= 20 + 8
= 28

Teknik pengerjaan hitung pengurangan memanjang

 

68 – 43 = …68 = 60 + 8
43 = 40 + 3 +
= 20 + 5 = 25144 – 32 = …144 = 100 + 40 + 4
32   =     0 + 30 + 2 +
= 100 + 10 + 2 = 112Perkalian

Kemungkinan tanda dari hasil perkalian dua bilangan:

Contoh:
3 × 2 = 6
-5 × (-4) = 20
6 × (-3) = -18
-5 × (-11) = 55
Teknik pengerjaan hitung perkalian mendatar
24 × 2 = …
= (20 + 4) × 2
= 20 × 2 + 4 × 2
= 40 + 8
= 48
32 × 24 = …
= (30 + 2) × (20 + 4)
= [30 × (20 + 4)] + [2 × (20 + 4)]
= [(30 × 20) + (30 × 4)] + [(2 × 20) + (2 × 4)]
= [600 + 120] + [40 + 8]
= 720 + 8
= 728
Teknik pengerjaan hitung perkalian memanjang
26 × 12 = ….
26 = 20 + 6
12 = 10 + 2 ×
      12
       40
      60
    200 +
    312
Pembagian

Kemungkinan tanda dari hasil penjumlahan dua bilangan:

Contoh:
12 : 3 = 4
-21 : -7 = 3
24 : -4 = -6
-16 : 8 = -2

Teknik pengerjaan hitung pembagian mendatar
396 : 3 = …
= (300 + 90 + 6) : 3
= (300 : 3) + (90 : 3) + (60 : 3)
= 100 + 30 + 2
= 132
  • Sifat-Sifat Operasi pada Bilangan Bulat
Sifat-sifat operasi pada bilangan bulat sebagai berikut:
  • Sifat Komutatif (Pertukaran)
Sifat komulatif disebut juga sifat petukarn. Sifat ini hanya berlaku pada oprasi penjumlahan dan perkalian.

Sifat komutatif pada Penjumlahan

Bentuk umum dari sifat komutatif pada penjumlahan yaitu a + b = b + a. Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

5 + 7 = 12

7 + 5 = 12

Jadi, 5 + 7 = 7 + 5

Sifat komutatif pada Perkalian

Bentuk umum dari sifat komutatif pada perkalian yaitu a x b = b x a . Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

5 × 7 = 35

7 × 5 = 35

Jadi, 5 × 7 = 7 × 5

  • Sifat Asosiatif (Pengelompokan)Sifat Asosiatif disebut juga sifat pengelompokan. Sifat ini juga hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.

    Bentuk umum dari sifat Asosiatif

    (a + b) + c = a + (b + c) (Terhadap Penjumlahan)
    (a × b) × c = a × (b × c) (Terhadap Perkalian)

     

    Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

Sifat Asosiatif pada Penjumlahan

Bentuk umum dari sifat asosiatif pada operasi penjumlahan

Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

(5 + 3) + 4 = 8 + 4 = 12

5 + (3 + 4) = 5 + 7 = 12

Jadi, (5 + 3) + 4 = 5 + (3 + 4).

Pada Perkalian

Bentuk umum dari sifat asosiatif pada operasi perkalian ( a x b ) x c = a x ( b x c ) .

Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

(5 × 3) × 4 = 15 × 4 = 60

5 × (3 × 4) = 5 × 12 = 60

Jadi, (5 × 3) × 4 = 5 × (3 × 4).

  • Sifat Distributif (Penyebaran)

Sifat distributif disebut juga sifat penyebaran.

Sifat distributif ada 2 yaitu :
a × (b + c) = a × b + a × c (Terhadap Penjumlahan)
a × (b – c) = a × b – a × c (Terhadap Pengurangan)

Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan dengan bentuk umum

a x ( b + c ) = ( a x b ) + ( a x c ).

Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

6 × ( 4 + 5 ) = 6 × 9 = 54

( 6 × 4 ) + ( 6 × 5 ) = 24 + 30 = 54

Jadi, 6 × ( 4 + 5 ) = ( 6 × 4 ) + ( 6 × 5 )

Sifat distributif perkalian terhadap pengurangan dengan bentuk umum

a x ( b – c ) = ( a x b ) – ( a x c )

Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :

7 × ( 9 − 6 ) = 7 × 3 = 21

( 7 × 9 ) − ( 7 × 6 ) = 63 − 42 = 21

Jadi, 7 × ( 9 − 6 ) = ( 7 × 9 ) − ( 7 × 6 )

 

  • Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat
Tips pengerjaan operasi hitung campuran pada bilangan bulat yaitu:
  • Kerjakan yang ada dalam tanda kurung terlebih dahulu
  • Kerjakan operasi perpangkatan
  • Kerjakan operasi perkalian atau pembagian secara berurutan dari sebelah kiri
  • Kerjakan operasi penjumlahan atau pe ngurangan secara berurutan dari sebelah kiri
Contoh:
45 + 10 : 2 – 6 =…
= 45 + 10 : 2 – 6
= 45 + 5 – 6
= 50 – 6
= 44
202 – 9 × (3 + 5) =…
= 400 – 9 × (3 + 5)
= 400 – 9 × 8
= 400 – 72
= 328
Untuk lebih memahami mengenai operasi hitung campuran bilangan bulat diatas. Saya akan menyajikan beberapa contoh soal operasi hitung campuran bilangan bulat sebagai berikut :
1. -10 + 63 : (-7)
    =
    =
2. 3 x -6 + 8
    =
    = -10
3. Berapa hasil penghitungan dari -20 + 15 -(-6) ?
   -20 + 15 -(-6)
   = -20 + 15 + 6
   =
   =
4. 30 – 54 : 2
   =
   =
5. 11 x (-3) + (-12)
   =
   =
6. 25 x (512 : 16)
   = 25 x 32
   =
7. 24 +(-2) x 30
   = 24 +(-60)
   = -36
8. 729 : 9 + 400
   =
   = 481
9. 1.250 – 216 x (-4)
  =
  =
  = 2.114
10. 2 x 800 + 750 – (512 : (-8))
  = 1.600 + 750 – (-64)
  =
  =
  =

Simak video berikut ini

oprasi hitung bilangan bulat
Sumber:
Diposkan pada IPA

Pelestarian Hewan dan Tumbuhan

Untuk dapat melangsungkan hidupnya, setiap makhluk hidup memerlukan habitat yang sesuai. perubahan lingkungan dapat meyebabkan perubahan habitat sehingga tidak cocok / sesuai lagi dengan makhluk hidupnya. perubahan lingkungan dapat terjadi secara alamiah. misalnya gunung meletus, musim, dan perubahan lingkungan akibat perbuatan manusia, perburuan hewan, penebangan hutan, pembangunan jalan, dll. karena perubahan lingkungan ini maka terjadi perubahan jumlah individu yang menempati suatu daerah tertentu. Maka sekarang dikenal adanya istilah hewan dan tumbuhan langka atau mendekati kepunahan. Hewan dan tumbuhan langka dan mendekati kepunahan biasanya dilindungi oleh pemerintah dalam suatu tempat perlindungan karena jumlahnya dialam bebas sedikit.

Hasil gambar untuk pelestarian hewan dan tumbuhan

Hewan dan Tumbuhan yang Hampir Punah

Hewan dan tumbuhan akan sangat berarti bagi kehidupan manusa apabila digunakan dengan cara yang bijak dan benar. Pemanfaatan hewan dapat berupa daging, bulu, kulit, gading, dan tenaganya, sedangkan pemanfaatan terhadap tumbuhan bisa dimanfaatkan pada bagian akar, batang, ranting, buah, bunga, dan juga pada daunnya.
Dibawah ini adalah contoh pemanfaatan hewan dan tumbuhan yang tidak baik/ bijaksana yaitu:

a) Melakukan perburuan/ penangkapan terhadap ikan dengan cara yang semena-mena. Misalnya perburuan memakai kapal trawi untuk mengangkat semua jenis ikan baik yang besar maupun ikan yang kecil. Dengan demikian akibat yang ditimbukan adalah populasi ikan yang menurun bahkan bisa menjadi kepunahan.

b) Penebangan/ penggundulan terhadap hutan sehingga ekosistem hutan akan menjadi rusak. Akibat yang akan ditimbulkan dari hal tersebut adalah berkurangnya jmlah spesies hewan yang berada di dalam hutan tersebut

c) Pembangunan penginapan/ vila-vila didaerah pegunungan yang bisa mengurangi dari populasi hewan dan populasi dari tumbuhan.

d) Adanya sistem pertanian berpindah – pindah yang juga bisa memicu terjadinya kerusakan pada ekosistem di hutan.

Banyak hewan dan tumbuhan yang hampir punah sehingga diperlukan adanya langkah untuk melestarikannya. Sebagai contoh untuk hewan yang hampir punah misalnya badak bercula satu, burung cendrawasih, komodo dan lain sebagainya. Sedangan contoh untuk tanaman yang hampir punah misalnya bunga bangkai, kayu cendana, anggrek hitam dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa contoh jenis hewan dan jenis tumbuhan yang hampir punah :

 

Bunga anggrek hitam adalah merupakan tanaman yang termasuk tanaman yang langka. Anggrek hitam hanya tumbuh di hutan Kalimantan dan hutan Sulawesi saja. Pada waktu sekarang ini anggrek hitam banyak dibudidayakan untuk di ditangkarkan dan menghasilkan spesies yang baru dengan warna yang baru pula.
Pelestarian Hewan dan Tumbuhan
Orang utan (dari bahasa Indonesia dan atau melayu = manusia hutan) adalah merupakan sejenis kera besar yang mempunyai lengan yang panjang dan berbulu kemerahan, kadang cokelat, hidup di wilayah negara Indonesia dan Malaysia. Orang utan mempunyai ukuran 1-1,4 m untuk orang utan jantan, yaitu sekitar 2/3 kali dari ukuran gorila. Orang utan adalah termasuk dalam hewan vertebrata, yaitu bahwa orang utan mempunyai tulang belakang. Orang utan termasuk juga dalam hewan mamalia dan primata. Orang utan sekarang ini merupakan binatang yang langka karena manusia banyak merusak habitatnya dan juga menjual bayi orang utan sebagai hewan peliharaan.
Pelestarian Hewan dan Tumbuhan
Gambar orang utan
Untuk Harimau Sumatera sekarang ini merupakan hewan yang langka yang ditemukan di daerah Sumatera karena jumlahnya hanya sekitar 450 – 500 ekor saja.

Pelestarian Hewan dan Tumbuhan


Gambar Harimau

Burung cendrawasih adalah merupakan hewan yang juga dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Salah satu jenis dari burung cendrawasih adalah cendrawasih merah yang dilindungi melalui Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999. Burung cendrawasih merah hanya bisa dijunpai pada hutan dataran rendah di pulau Waigeo dan Batanta yang letaknya ada di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Irian Jaya Barat.

 

Pelestarian Hewan dan Tumbuhan
Gambar Burung Cendrawasih

 

Burung kasuari gelambir ganda (Casuarius casuarius) merupakan salah satu jenis satwa khas Papua yang dapat dijumpai di kawasan hutan Papua. Selain di Papua, burung ini juga dapat ditemukan di pulau Seram, Maluku dan Australia bagian Timur Laut.Kasuari merupakan binatang yang dilindungi di Indonesia dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999 dan juga menjadi fauna identitas Provinsi Papua Barat.

Sejak tahun 1994, IUCN Redlist memasukkan burung kasuari gelambir ganda dalam status konservasi rentan (vulnerable). Namun di tahun 2017 status burung ini berubah menjadi berisiko rendah (least concern).

Pelestarian Hewan dan Tumbuhan
Gambar Burung Kaswari

Komodo atau Biawak Komodo (Varanus komodoensis), merupakan spesies reptil terbesar di dunia yang terdapat di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara, Indonesia. Komodo yang ditemukan pertama kali oleh peneliti barat pada tahun 1910. tahun 1980 Pemerintah Indonesia menetapkan berdirinya Taman Nasional Komodo untuk melindungi populasi komodo dan ekosistemnya di beberapa pulau termasuk Komodo, Rinca, dan Padar. Belakangan ditetapkan pula Cagar Alam Wae Wuul dan Wolo Tado di Pulau Flores untuk membantu pelestarian komodo.

Hasil gambar untuk komodo Gambar Komodo

USAHA PELESTARIAN HEWAN DAN TUMBUHAN LANGKA SERTA TUJUANNYA

Keberadaan dari hewan dan tanaman/ tumbuhan sangat dibutuhkan oleh manusia karena sebagian besar kebutuhan manusia bersumberkan pada keduanya, sehingga keberadaanya harus dilestarikan. Pelestarian hewan dan tumbuhan secara garis besar dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
  1. Pelestarian In Situ adalah pelestarian yang dilakukan  pada tempat asli hewan atau tumbuhan tersebut  berada. Contoh pelestarian in situ adalah suaka margasatwa, hutan lindung, dan taman nasional. Suaka margasatwa merupakan kawasan yang melindungi hewan. Hutan lindung merupakan kawasan  yang melindungi tumbuhan. Adapun  taman nasional merupakan kawasan yang melindungi  hewan dan tumbuhan
  1. Pelestarian ex situ adalah pelestarian yang dilakukan  di luar tempat tinggal aslinya. Hal itu dilakukan karena  hewan dan tumbuhan kehilangan tempat tinggal  aslinya. Selain itu, pelestarian ex situ dilakukan sebagai  upaya rehabilitasi, penangkaran, dan pembiakan hewan  maupun tumbuhan langka. Contoh pelestarian ex situ antara lain kebun botani, seperti Taman Safari, kebun  binatang, dan penangkaran.

Jenis Pelestarian Makhluk Hidup dan Manfaatnya

PELESTARIAN TUMBUHAN

Gambar terkait

Cara pelestarian tumbuhan yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga keberadaan hutan yang ada. Hutan adalah merupakan sumber industri yang dipakai untuk kebutuhan manusia, misalnya untuk perabot rumah tangga, untuk perumahan dan lain sebagainya.

Tindakan pelestarian tumbuhan yang dapat dilakukan, antara lain:

1) Tebang pilih. Yaitu penebangan terhadap pohon namun disertai juga dengan penanaman bibit yang baru. Tidak semua pohon ditebang untuk digunakan, sehingga ekosistem hutan tidak rusak.

2) Reboisasi. Adalah suatu tindakan penghijauan kembali terhadap hutan yang telah gundul sehingga kerusakan hutan dapat diperbaiki. Kegiatan reboisasi dapat juga dilakukan di daerah perkotaan sebagai langkah untuk memeberi keseimbangan dengan lajunya pembangunan di perkotaan.

3) Cagar alam. Adalah tindakan yang dibuat guna melindungi tumbuhan tertentu terhadap kerusakan, misalnya karena penebangan secara liar, perubahan lingkungan, dan disebabkan karena serangan hama. Kegiatan cagar alam bisa menyelamatkan spesies tumbuhan dari kepunahan.

Gambar terkait

PELESTARIAN HEWAN

Pelestarian hutan tidak hanya untuk melestarikan keberadaan tumbuhan saja, namun juga ditujukan dalam rangka untuk perlindungan terhadap keberadaaan dari hewan.

Tindakan pelestarian hewan yang bisa dilakukan adalah dengan cara berikut ini:

a) Pembuatan cagar alam dan suaka margasatwa. Pengertian suaka margasatwa adalah suatu kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas yang berupa keanekaragaman dan atau keunikan dari jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya bisa dilakukan dengan pembinaan terhadap habitatnya, contohnya:

– Suaka Margasatwa Way Kambas di Lampung. Jenis tanaman yang ada di taman Suaka Margasatwa Way Kambas antara lain pidada, api-api, pandan, nipah, gelam. Taman Nasional Way Kambas mempunyai 50 jenis mamalia misalnya badak Sumatera, harimau Sumatera, gajah Sumatera, siamang, tapir, anjing hutan; 406 jenis burung diantaranya bangau tongtong, bebek hutan, pecuk ular, bangau sandang lawe, sempidan biru, kuau; berbagai jenis reptilia, amfibia, ikan, dan juga insekta.

– Cagar Alam Ujung Kulon (Banten). Di Cagar Alam Ujung Kulon masih terdapat badak jawa bercula satu, banteng, dan beranekaragam burung merak.

– Cagar Alam Gunung Leuser di Aceh. Pada Hutan Gunung Leuser tersebut terdapat khas hutan pantai dan hutan hujan tropika. Satwa yang dilindungi antara lain gajah Sumatera, badak sumatera, kucing hutan, harimau sumatera, rengkong, orang utan, siaman, ular, kupu-kupu, burung, kambing hutan, nusa sambar.

– . Tanaman yang terdapat disini contohnya tumbuhan pencekik, dan juga bunga raksasa Rafllesia (Rhizanthes zepphenit).

– Cagar Alam Pananjung Pangandaran (Ciamis). Tumbuhan yang terdapat di cagar alam ini adalah merupakan vegetasi hutan sekunder tua dan sisanya merupakan vegetasi hutan primer. Tumbuhan yang dominan antara lain Laban, Kisegel, dan Marong. Di dataran rendahnya terdapat hutan tanaman yang merupakan tanaman exotica, yaitu tanaman yang terdiri dari pohon jati, Mahoni dan Komis.

Hasil gambar untuk cagar alam

b) Pembuatan undang-undang perburuan. Undang-undang ini mengatur tentang larangan perburuan. Tujuannya yang hendak dicapai adalah untuk melindungi bermacam jenis hewan karena terancam dari kepunahan.

c) Pembuatan tangga ikan di daerah-daerah perairan sungai. Tujuannya adalah untuk melindungi dan meningkatkan populasi ikan.

MANFAAT PELESTARIAN HEWAN DAN TUMBUHAN

Tujuan dari tindakan pelestarian hewan adalah untuk:

  • Menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
  • Mencegah supaya tidak terjadi kepunahan pada berbagai spesies hewan maupun tumbuhan.
  • Menjaga sumber keanekaragaman hayati sebagai sumber kekayaan negara.
  • Tempat untuk pengembangan penelitian dan ilmu pengetahuan.
  • Sumber belajar guna menambah ilmu pengetahuan berharga tentang kehidupan.
  • Dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan yang berasal dari hewan dan tumbuhan.
  • Menjaga  keseimbangan  lingkungan dan alam sekitarDijadikan bahan konumsi, bahan pangan bahkan sumber pendapatan.
  • Memberikan rasa indah  terhadap alam ini.
Untuk lebih jelasnya, Simaklah video ini

Hewan Langka.

Tumbuhan Langka.

Soal latihan!

1. Pelestarian  makhluk  hidup  bertujuan  untuk  menjaga  agar makhluk  hidup  tidak  ….
a. Punah
b. Beranak
c. Bertambah
d. Berkembangbiak
2. Indonesia merupakan negara yang baik untuk pertumbuhan  tumbuhan  dan  hewan karena memiliki iklim ….
a. Hujan
b. Tropis
c. Subtropis
d. Panas
3. Berikut pernyataan yang bukan merupakan pelestarian makhluk hidup adalah ….
a. Pembuatan cagar alam dan suaka margasatwa
b. Perburuan dan penebangan liar
c. Pengembangbiakan  hewan  dan  tumbuhan
d. Perlindungan hewan dan tumbuhan dari kepunahan
4. Jenis hewan langka asli Papua adalah ….
a. Harimau Sumatra
b. Orang Utan
c. Komodo
d. Burung Cendrawasih
5. Hewan dikatakan akan mengalami kepunajan jika jumlahnya ….
a. Banyak
b. Melimpah
c. Berkurang
d. Sedikit
6. Berikut kegiatan manusia yang dapat merusak alam ….
a. Penebangan hutan dengan tebang pilih
b. Pembakaran hutan untuk pertanian
c. Penghijauan hutan kembali
d. Penanaman pohon secara berkala
7. Pembuatan cagar alam ditujukan untuk ….
a. Melindungi hewan tertentu
b. Melindungi daerah rawan longsor
c. Mencegah terjadinya erosi
d. Merawat ternak yang sakit
8. Hewan dan tumbuhan akan punah jika ….
a. Diternak oleh masyarakat
c. Dilakukan penangkaran
b. Dimanfaatkan secara berlebihan
d. Dimanfaatkan dagingnya
9. Pemakaian bahan peledak untuk menangkap ikan mengakibatkan ….
a. Habitat ikan bisa rusak
b. Banyak ikan yang tertangkap
c. Ikan mudah berkembangbiak
d. Banyak tangkapan lain yang didapat
10. Rusaknya ekosistem hutan dapat mengakibatkan ….
a. Pepohonan mudah didapatkan
b. Berkurangnya spesies hewan
c. Bertambahnya spesies hewan
d. Munculnya hewan baru
11. Berkurangnya habitat hewan dan tumbuhan di pegunungan bisa disebabkan karena ….
a. Pembangunan vila di pegunungan
b. Pendirian bumi perkemahan
c. Pendirian cagar alam
d. Pembuatan cagar alam
B. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT INI DENGAN BENAR!
1. Sebutkan hewan-hewan yang hampir mengalami kepunahan di Indonesia!
Jawab :
2. Sebutkan tumbuhan-tumbuhan yang hampir mengalami kepunahan di Indonesia!
Jawab :
3. Sebutkan cara-cara untuk melestarikan  tumbuhan!
Jawab :
4. Sebutkan cara-cara untuk melestarikan  tumbuhan!
Jawab :
5. Sebutkan manfaat-manfaat menjaga pelestarian hewan dan tumbuhan!
Jawab :
Selamat mengerjakan

Untuk lebih lengkapnya klik disini yaaa teman teman,,,,,

https://www.aanwijzing.com/2016/08/Pelestarian-Hewan-dan-Tumbuhan-Pelajaran-IPA-SD-Kelas-6.html