Assalamualaikum teman-teman kali ini seputar pengertian, fungsi, tanda-tanda hari akhir/kiamat dan peristiwa-peristiwa setelah hari kiamat serta jenis-jenis atau macam-macam hari akhir/kiamat.
Pertama-tama kita mulai dengan Pengertian Iman Kepada hari Akhir/Kiamat. Pengertian iman kepada hari akhir (kiamat) secara umum adalah mempercayai dan menyakini bahwa seluruh alam semesta dan segala seisinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan iniakan ada kehidupan yang kekal yaitu akhirat.
Pengertian iman kepada hari akhir/kiamat terbagi dua yaitu pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah. Pengertian iman kepada hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah percaya akan datangnya hari akhir/kiamat. Sedangkan Pengertian iman kepada hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah mempercayai dan menyakini akan adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan ini.
Sebelumnya Pengertian hari akhir/kiamat adalah hari kebinasaan atau kehancuran dunia dan seisinya. Pengertian hari akhir/kiamat juga terbagi dua yakni pengertian hari akhir menurut bahasa dan pengertian hari akhir menurut istilah. Pengertian hari akhir menurut bahasa (etimologi) adalah hari berakhirnya segala sesuatu yang ada dimuka bumi. Sedangkan pengertian hari akhir menurut istilah (terminologi) adalah peristiwa dimana alam semesta beserta isinya hancur luluh yang akan membunuh semua makhluk didalamnya tanpa terkecuali.
Macam-Macam Hari Akhir/Kiamat
Hari akhir/kiamat terbagi atas 2 jenis atau macam. Macam-macam hari akhir/kiamat adalah sebagai berikut…
Kiamat Sugra (Kiamat Kecil) : Pengertian kiamat sugra adalah kejadian hancurnya jagat raya dengan skala kecil, Misalnya tanda-tanda kiamat sugra adalah kematian, bencana alam seperti, tsunami, gempa bumi, banjir, gunung meletus, , dan sebagainya. Setelah seseorang mati, rohnya akan berada di alam Barzah atau alam kubur, alam barzah adalah alam antara dunia dan akhirat. Kiamat sugra sering terjadi dilingkungan kita yang merupakan suatu teguran Allah swt.
contoh gambar kiamat sugrao: Banjir
Kiamat Kubra (Kiamat Besar) : Pengertian kiamat kubra adalah kejadian hancurnya alam semesta beserta isinya atau hancurnya alam semesta seluruhnya termasuk semua penghuni-penghuninya, seperti manusia, hewan, tumbuhan dan tanda dimulainya kehidupan di akhirat serta Manusia akan mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya yang pernah dibuat sewaktu hidup. Tanda-tanda kiamat kubra adalah munculnya dajjal, matahari terbit dari barat, turunnya ya’juj dan ma’juj.
contoh gambar hancurnya semesta
Tanda-Tanda Hari Akhir/Kiamat
Tanda-tanda hari akhir/kiamat terbagi atas 2 yaitu :
1. Tanda-Tanda Kecil/ Kiamat Kecil
Tanda-tanda kecil hari akhir/kiamat sebagai berikut…
Diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir
Banyaknya terjadi bencana alam, misalnya gempa bumi, tanah longsor, dan lain-lain
Banyaknya jumlah kaum perempuan dibanding laki-laki
Adanya golongan besar yang saling membunuh, namun sama-sama mengakui dirinnya untuk memperjuangkan agama islam.
Fitnah yang merajalela dengan menimpa kehidupan manusia
Banyaknya jumlah pembunuhan disebabkan hal yang sepele atau kecil.
Segala hal atau urusan dipegang oleh bukan ahlinya.
Manusia tidak memperdulikan lagi ilmu agama
Adanya Laki-laki telah menyerupai wanita atau sebaliknya
Timbulnya pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan
Merajalelanya kemaksiatan
Minuman keras yang merajalela.
2. Tanda-Tanda Besar/Kiamat Besar
Munculnya binatang-binatang yang dapat bicara
Al-Qur’an tidak dianggap lagi sebagai pedoman hidup, melainkan hanya sekadar bahan bacaan biasa
Munculnya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu bangsa yang gemar dengan membuat kerusakan dibumi.
Banyak manusia yang menjadi kufur dan murtad.
Munculnya dajjal. Makhluk penyebar fitnah yang membuat manusia meninggalkan agama islam.
Matahari terbit dari barat dan terbenam dari arah timur.
Fungsi Iman Kepada Hari Kiamat
Fungsi iman kepada hari kiamat adalah sebagai berikut..
Menyadari bahwa alam seisinya akan hancur lebur maka setiap orang muslim harus banyak melakukan amal kebaikan serta menjauhi segala amal perbuatan yang tidak baik atau menjauhi larangan Allah swt.
Mengingat bahwa hidup di dunia ini merupakan sawah ladang kehidupan alam akhirat atau merupakan jembatan untuk menuju ke alam akhirat maka kita harus membelanjakan atau menginfakkan sebagian harga untuk menghindari diri dari sifat rakus, tamak, dan kikir.
Berani dan tidak takut mati karena membela agama, serta menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.
Tidak iri terhadap kenikmatan yang diperoleh orang lain.
Dapat menenteramkan jiwa orang yang mendapat perlakukan kurang adil
Peristiwa-Peristiwa Setelah Hari Akhir/Kiamat
Peristiwa-peristiwa yang akan dialami oleh manusia di hari akhir adalah sebagai berikut…
1. Yaumul Barzah : Barzakh secara bahasa berarti pembatas atau dinding batas antara alam dunia dan alam akhirat . Hari penantian manusia di alam kubur setelah meninggal setiap manusia akan mengalami alam kubur, dan alam kubur bersifat sementara, yaitu menunggu datangnya hari kiamat yang kemudian dibangkitkan/ dihidupkan kembali. Kejadian-kejadian yang akan dihadapi manusia di alam barzah adalah pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir, Manusia akan diperiksa amal perbuatannya dan keimanannya ibadahnya oleh malaikat Munkar dan Nakir, Nikmat dan siksa kubur.
Alam Barzah adalah kurun waktu (periode) di antara saat kematian manusia di dunia ini dengan saat pembangkitan (dihidupkannya kembali) manusia di Hari Pembalasan..
artinya:“sehingga apabila datang kematian kepada seorang di antara mereka (yang kafir) ia berkata: “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku, agar aku berbuat amal saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.” (Allah berftrman), “Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu hanyalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada barzakh (pemisah) sampai hari mereka dibangkitkan” (QS Al-Mu’minun [23]: 99-100).
2. Yaumul Ba’as : Pengertian Yaumul Ba’as adalah hari bangkitnya seluruh makhluk dari kubur menuju ke padang masyar, sejak manusia pertama hingga berakhir. Yaumul Ba’ats terjadi setelah malaikat Israfil meniup sangkakala yang kedua kalinya. Penegasan Allah SWT terhadapnya hari kebangkitan terdapat dalam Q.S. An Nahl ayat 38,
artinya : “Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh : “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati”. (Tidak demikian), bahkan (pasti Allah akan membangkitnya), sebagai suatu janji yang benar dari Allah, akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. (Q.S. An Nahl :38). dan Surat Yaasin ayat 51, artinya : ” Dan ditiuplah sasangkala, maka tiba-tiba mereka ke luar dengan segera di kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. (Q.S. Yaasin :51).
3. Yaumul Hasyr (Hari berkumpulnya manusia) : Pengertian Yaumul Hasyr adalah fase manusia digiring ke suatu tempat yang bernama Padang Mahsyar setelah kebangkitan dari kubur artinya hari dikumpulkannya manusia dari umat Nabi Adam sampai umat Nabi Muhammad Saw (umat akhir zaman) di padang mahsyar dalam keadaan bermacam-macam sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing.
artinya: “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka..” (QS Al Kahfi [18]: 47 )
4. Yaumul Hisab (Hari Perhitungan) : Pengertian Yaumul Hisab adalah hari manusia dihisab, dihitung dan ditimbang amal perbuatannya selama dunia akhirat. Ketika dilaksanakan hisab ini yang berbicara bukanlah mulut tetapi semua anggota badan yang menjadi saksi sehingga tidak ada satu pun perbuatan yang terlepas dari perhitungan.
Allah Swt berfirman :
Artinya:”Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan” (QS.Yaasiin[36]:65)
Tahapan perhisaban pada yaumul mahsyar sebagai berikut :
Merupakan Tanya jawab (QS Al Hijr: 92-94)
Membaca kitab catatan amal masing-masing (QS Al Infithar: 9-14)
Mendengarkan rekaman (QS Al Jatsiyah: 29)
Melihat gambar dan foto-foto (QS Al Zalzalah: 6-8).
5. Yaumul Mizan / Hari Penimbangan Amal
Yaumul Mizan artinya hari penimbangan amal baik dan buruk manusia. Ketika itu ada “Shirath” yaitu jalur penentu setiap manusia setelah dihisab dan ditimbang amal baik dan buruknya. Pada tahap ini manusia akan ditentukan masuk neraka atau masuk surga.
Bagi orang yang beriman dan beramal shaleh kelak setelah hari kiamat akan mendapat syafa’at berupa kemudahan dan keringanan dari berbagai kesulitan yang dihadapi manusia di hari kiamat. Allah Swt berfirman :
artinya: “Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahala) nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.”(QS Al Anbiyaa [21]:47)
6. Shirath
Shirath adalah jembatan yang dipasang di atas neraka Jahannam dengan jalan yang sangat menakutkan, semua manusia akan melewatinya untuk menuju ke surga.
Di antara mereka ada yang melaluinya dengan sekejap mata, ada pula yang melaluinya secepat kilat, ada yang seperti angin, ada yang seperti burung, ada yang secepat lari kuda, ada juga yang berlari, atau berjalan, ada pula yang merangkak, dan ada yang diseret, semuanya berjalan sesuai dengan amalnya hingga seseorang yang berjalan dengan sinar yang hanya sebesar ibu jari kakinya. Di antara mereka ada yang diambil kemudian dilempar ke dalam neraka, barangsiapa yang dapat melewati shirath ini, maka ia masuk surga.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Shirath diletakkan diatas neraka Jahannam, maka aku dan umatkulah yang kali pertama akan melewatinya.” (HR. Muslim).
7. Surga dan Neraka : Surga adalah tempat yang penuh dengan berbagai kenikmatan, yang disediakan Allah bagi orang-orang yang bertakwa, Sedangkan Neraka adalah tempat yang penuh dengan berbagai siksaan, yang disediakan Allah bagi orang-orang yang durhaka.
Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir/Kiamat
Hikmah beriman pada hari akhir (hari kiamat), antara lain sebagai berikut…
Memperkuat keyakinan bahwa Allah SWT Mahakuasa dan Mahaadil.
Menyadari semua makhluk akan rusak dan akan ada kehidupan yang abadi di akhirat.
Menyadari bahwa seluruh kehidupan manusia baik ataupun buruk akan menerima balasan dari Allah Swt.
Memberikan dorongan untuk membiasakan diri dengan sikap dan perilaku terpuji (akhlaqul-karimah) dan menjauhkan diri dari sikap serta perilaku tercela (akhlaqul-mazmumah)
Memberi dorongan untuk bersikap optimis dan tawakal, serta sabar meskipun tertimpa berbagai kemalangan.
Meningkatkan sikap disiplin dalam beribadah kepada-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Mengendalikan diri agar tidak mudah terpengaruh dengan keindahan dunia dan lebih lebih mengutamakan kepentingan akhirat.
Perilaku beriman kepada Hari Akhir dalam kehidupan sehari-hari
Orang yang beriman kepada hari akhir itu berperilaku sebagai berikut:
Senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Menyayangi dan membantu fakir miskin yang diwujudkan dengan sikap, ucapan, perbuatan dan bantuan yang ikhlas.
Menyayangi dan memelihara anak yatim, piatu, dan yatim piatu dengan mengasuh, menyantuni, dan mendidiknya.
Bersikap atau berakhlak baik (akhlakul karimah) kepada sesama.
Patuh dan menghormati orang tua agar dapat menjadi seorang anak yang sholeh atau sholehah.
Untuk lebih mendalami materi, simaklah video berikut ini :
Beriman Kepada Hari Akhir
Uji Pemahaman Kompetensi Pengetahuan
1. Jelaskan yang dimaksud Iman Kepada Hari Akhir!
Jawaban:
2. Sebutkan salah satu Dalil tentang Hari Akhir?
Jawaban:
3. Sebutkan peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan hari akhir!
Jawaban:
4. Jelaskan yang dimaksud kiamat Sugra!
Jawaban:
5. Jelaskan yang dimaksud dengan kiamat Kubra!
Jawaban:
6. Sebutkan Hikmah Beriman kepada Hari Akhir!
Jawaban:
7. Apa yang anda ketahui tentang Yaumurajifah?
Jawaban:
8. Apa yang anda ketahui tentang Yaumuzalzalah?
Jawaban:
9. Jelaskan apa yang dimaksud Alam Barzakh?
Jawaban:
Harapan yang akan diperoleh dengan kita mempelajari mengenai sistem pemerintahan maka adalah supaya teman-teman dapat menjelaskan mengenai lembaga negara menurut UUD 1945 hasil amandemen. Selain itu siswa juga akan dapat membedakan tugas pemerintahan pusat dan pemerintah daerah serta bisa menjelaskan kaitan antara pemerintah pusat dan daerah.
Pengertian sistem pemerintahan adalah merupakan sistem yang dipunyai oleh suatu negara di dalam mengatur pemerintahannya.
Sistem Pemerintahan Republik Indonesia
Lembaga Negara
Wujud demokrasi antara lain:
Memiliki lembaga perwakilan rakyat yang merupakan perwakilan dari kehendak rakyat.
Penetapan anggota perwakilan rakyat adalah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
Anggota perwakilan rakyat ditetapkan dalam jangka waktu tertentu lewat pemilu.
Kekuasaan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.
Tujuan pembentukan negara Indonesia berdasarkan pembukaan UUD 1945 alinea keempat yaitu:
– Yang pertama adalah melindungi segenap bangsa Indonesia & seluruh tumpah darah Indonesia.
– Yang kedua adalah memajukan kesejahteraan umum.
– Yang ketiga adalah mMencerdaskan kehidupan bangsa,
– Yang keempat adalah Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, & keadilan sosial.
Pengertian lembaga negara adalah merupakan suatu badan/ organisasi yang mengurusi suatu bidang tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku di dalam sistem ketatanegaraan.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Anggota dari MPR adalah terdiri dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah. Jumlah anggota DPR adalah sebanyak 550 orang (pasal 17 ayat 1), sedangkan untuk jumlah anggota dari Dewan Perwakilan Daerah untuk setiap provinsi ditetapkan berjumlah 4 orang. Jumlah dari seluruh anggota DPD tidak lebih dari 1/3 jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam Sistem Pemerintahan Republik Indonesia terdapat tugas dan wewenang dari Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Tugas dan wewenang MPR sesuai dengan Pasal 3 UUD 1945 antara lain
Melantik presiden & wakil presiden
Memberhentikan presiden & wakil presiden dlm masa jabatannya menurut UUD.
Mengubah & menetapkan UUD
Hak-hak anggota MPR adalah sebagai berikut (Pasal 12 UU No. 22 Tahun 2003):
Mengajukan usul perubahan pasal-pasal dalam UUD.
Imunitas/kebebasan
Protokoler
Menentukan sikap dan pilihan dalam pengambilan keputusan.
Memilih & dipilih
Keuangan & administrasi
Selain hak-hak yang dimiliki, kewajiban anggota MPR (Pasal 13 UU No. 22 Tahun 2003) antara lain:
Mengamalkan Pancasila
Mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, & golongan.
Menjalankan peranannya sebagai wakil rakyat dan wakil daerah.
Menjaga keutuhan Negara Kesatuan RI & kerukunan nasional.
Presiden dan Wakil Presiden
Untuk pertama kalinya Sistem Pemerintahan Republik Indonesia melaksanakan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung yaitu pada tanggal 5 Juli 2004. Dengan demikian MPR tidak lagi memilih siapa presiden & wakil presiden. Apabila pasangan calon presiden dan wakil presiden memperoleh suara lebih dari 50 % dari jumlah suara, dengan sedikitnya 25 % di setiap provinsi yang terbesar di lebih dari 1/2 jumlah provinsi di Indonesia, maka bisa dilantik menjadi presiden & wakil presiden. Pembagian wewenang dan kekuasaan presiden dapat dikelompokkan mejadi 2 yaitu sebagai kepala negara & kepala pemerintahan. Di dalam hubungan kerja antara presiden dengan wakil presiden adalah ditentukan oleh presiden sesudah melakukan pembicaraan dengan wakil presiden.
Undang-undang Dasar 1945 pasal 7 menyebutan bahwa Presiden & wakil presiden memegang jabatan selama 5 tahun & sesudahnya dapat dipilih kembali dalam masa jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. Apabila presiden mangkat, berhenti, diberhentikan/tidak bisa digantikan oleh wakil presiden.
Alasan pemberhentian presiden dan wakil presiden dapat dilakukan oleh MPR atas usul DPR dalam masa jabatannya antara lain:
telah melakukan pelanggaran terhadap hukum yang berupa pengkhianatan kepada negara
melakukan tindak korupsi
melakukan tindakan suap
melakukan tindak pidana berat yang lainnya atau perbuatan tercela
terbukti tidak lagi memenuhi syarat untuk menjadi presiden & wakil presiden
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah merupakan lembaga legislatif yang memiliki wenang untuk membuat undang-undang. Dewan Perwakilan Rakyat yang mempunyai kedudukan di pusat dinamakan DPR RI. Untuk Dewan Perwakilan Rakyat yang berkedudukan di daerah (tingkat satu/ tingkat dua) dinakanan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sistem Pemerintahan Republik Indonesia mengatur bahwa anggota DPR adalah dipilih oleh rakyat lewat pemilu. Jumlahnya keanggotaan DPR dari keseluruhannya adalah 550 orang seperti ditentukan di dalam UU No. 22 Tahun 2003.
Tugas dan wewenang DPR adalah sebagai berikut:
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat merangkap sbg anggota Majelis Perwakilan Rakyat.
Dewan Perwakilan Rakyat bersama-sama pemerintah menetapkan UU.
Dewan Perwakilan Rakyat menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Dewan Perwakilan Rakyat memberikan persetujuan kpd presiden atas pernyataan perang, membuat perdamaian & perjanjian dengan negara lain.
Dewan Perwakilan Rakyat mengajukan RUU (rancangan undang-undang).
Dewan Perwakilan Rakyat bisa melakukan konsultasi dengan lembaga tinggi negara yang lainnya dan bisa memanggil pejabat negara, pejabat pemerintah, atau warga masyarakat dalam rangka untuk dimintai keterangan mengenai sesuatu yang perlu ditangani untuk kepentingan negara.
Macam-macam Hak DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) antara lain:
Hak inisiatif, yaitu suatu hak untuk mengajukan Rancangan Undang Undang (RUU). Ketentuannya adalah sekurang-kurangnya 10 anggota mengajukan rancangan dan disampaikan secara tertulis kepada pimpinan DPR.
Hak budget, adalah suatu hak menentukan anggaran. DPR bersama-sama pemerintah memiliki hak untuk menyusun dan menentukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun.
Hak amandemen, yaitu suatu hak untuk mengadakan perubahan terhadap suatu usul rancangan undang-undang yang diajukan oleh pemerintah.
Hak interpelasi, yaitu suatu hak untuk meminta keterangan kepada presiden, tentang kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah.
Hak petisi, yaitu suatu hak untuk mengajukan pernyataan pendapat mengenai suatu permasalahan yang dianggap sangat penting yang sedang berkembang secara nasional.
Hak angket, adalah suatu hak untuk mengadakan penyelidikan mengenai masalah tertentu yang disampaikan secara tertulis kepada ketua DPR.
Hak bertanya, yaitu suatu hak untuk mengajukan pertanyaan kepada pemerintah atau presiden.
Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
Anggota Dewan Perwakilan Daerah dipilih untuk setiap provinsi lewat pemilu. Total dari anggota DPD dalam Sistem Pemerintahan Republik Indonesia untuk setiap provinsi adalah 4 orang. Untuk total keseluruhan dari anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
Tugas dan wewenang DPD menurut pasal 22 D UUD 1945, yaitu:
Mengajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Rancangan Undang Undang mengenai otda (otonomi daerah), hubungan pusat & daerah, pembentukan & pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam ekonomi lainnya, serta yg berkaitan dgn perimbangan keuangan pusat & daerah.
Memberikan pertimbangan kepada Dewan Perwakilan Rakyat atas Rancangan Undang Undang APBN dan Rancangan Undang Undang yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, & agama.
Melakukan pengawasan atas pelaksanaan Undang Undang ttg otonomi daerah, pembentukan & pemekaran, & penggabungan daerah, hubungan pusat & daerah, pengelolaan sumber daya alam & sumber daya ekonomi lainnya, pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara, pajak, pendidikan, & agama serta menyampaikan hasil pengawasannya kpd DPR.
Paling sedikit DPD melakukan sidang adalah setahun. Anggota DPD mempunyai masa jabatan adalah 5 tahun.
Hak DPD antara lain meliputi:
menyampaikan usul & pendapat
imunitas
protokoler
membela diri
Alat kelengkapan DPD yaitu :
Pimpinan
Panitia Ad Hoc
Badan kehormatan
Panitia-panitia lain yg dibutuhkan kementerian
Badan Pemeriksa Keuangan
Kedudukan dari BPK adalah bebas dan juga mandiri, ini memiliki maksud bahwa BPK harus terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. Pada Sistem Pemerintahan Republik Indonesia kita, Badan Pemeriksa Keuangan memiliki wenang untuk meminta keterangan yang wajib diberikan oleh setiap orang, badan/ instansi pemerintah atau badan swasta asalkan tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undang.
Kewajiban, tugas, wewenang, dan hak BPK adalah sebagai berikut:
Memeriksa pertanggungjawaban atas keuangan negara.
Terlepas dari pengaruh & kekuasaan dari pemerintah, namun tidak berdiri di atas pemerintah.
Hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan disampaikan kepada DPR
3 fungsi pokok BPK antara lain meliputi:
Fungsi operatif yaitu melaksanakan pengawasan & juga pemeriksaan.
Fungsi rekomendasi yaitu memberikan pertimbangan kepada presiden & Dewan Perwakilan Rakyat.
Fungsi yudikatif yaitu menyelenggarakan proses tuntutan perbendaharaan.
Mahkamah Agung (MA)
Mahkamah Agung adalah merupakan pengadilan paling tinggi yang ada di negara Republik Indonesia yang mana kedudukannya ada di ibu kota negara. Wilayah hukumnya adalah meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di dalam Sistem Pemerintahan Republik Indonesia , susunan dari Mahkamah Agung sesuai UU No. 5 Tahun 2004 adalah:
Pimpinan yang terdiri atas seorang ketua & dua wakil ketua.
Hakim anggota
Panitera
Seorang sekretaris
Syarat menjadi haim agung menurut Undang-Undang No.5 Tahun 2004antara lain sebagai berikut:
WNI
Bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Berijazah sarjana yang memiiki keahlian di bidang hukum
Sehat jasmani & rohani
Memiliki usia sekurang-kurangnya 50 th.
Memiliki pengalaman sekurang-kurangnya 20 th menjadi hakim & 3 th menjadi hakim tinggi.
Tugas Mahkamah Agung yaitu:
Memeriksa & juga memutuskan perkara permohonan kasasi.
Memeriksa permohonan peninjauan kembali atas putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.
Wewenang Mahkamah Agung yaitu :
Mengawasi terhadap pengadilan di bawahnya.
Memberi pertimbangan hukum terhadap lembaga-lembaga tinggi lainnya baik yang diminta ataupun yangtidak diminta.
Memberi petunjuk, teguran, atau peringatan yang dianggap perlu kepada pengadilan di semua lingkungan pengadilan.
Mahkamah Agung mempunyai fungsi sebagai berikut:
a). Fungsi peradilan
b). Fungsi pengawasan
c). Fungsi penasehat
d). Fungsi administrasi
e). Fungsi pengatur
Mahkamah Konstitusi
Kewenangan Mahkamah Konstitusi antara lain sebagai berikut:
Mengadili pada tingkat pertama & terakhir untuk menguji undang-undang terhadap UUD 1945.
Memutus sengketa dari kewenangan lembaga negara.
Memutus pembubaran suatu partai politik & memutus perselisihandari hasil pemilu yang telah dilaksanakan.
Wajib memberi putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat tentang dugaan suatu pelanggaran yang dilakukan oleh presiden atau wakil presiden menurut UUD 1945.
Jumlah hakim yang ada Mahkamah Konstitusi (MK) berjumlah 9 Hakim Konstitusi dengan rincian 3 hakim diajukan oleh MA, 3 hakim diajukan oleh DPR, dan 3 anggota hakim lainnya diajukan oleh presiden. Seorang Hakim Konstitusi wajib mempunyai integritas dan kepribadian yang tidak tercela, menguasai tentang konstitusi, ketatanegaraan, & tidak merangkap sebagai pejabat negara.
Komisi Yudisial (KY)
Pembentukan Komisi Yudisial berdasarkan Undang Undang Dasar 1945 pasal 24B ayat (1), (2), (3), dan (4). Komisi Yudisial dibentuk oleh presiden namun dengan persetujuan DPR. KY adalah merupakan lembaga yang mandiri. Anggota Komisi Yudisial wajib memiliki pengetahuan, pengalaman pada bidang hukum, mempunyai integritas dan juga kepribadian yang baik (tidak tercela). Tugas dan wewenang Komisi Yudisial yaitu mengusulkan mengenai pengangkatan hakim agung serta menjaga & menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, dan juga perilaku hakim. Itulah secara singkat tentang KY dalam Sistem Pemerintahan Republik Indonesia.
Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Dasar Pembentukan KPU adalah diatur dalam UUD 1945 hasil amandemen Pasal 22E Ayat (2) & Ayat (5). Komisi Pemilihan Umum memiliki tanggung jawab terhadap pelaksanaan pemilu dalam rangka untuk memilih para anggota DPR, DPD, presiden & wakil presiden, dan para anggota DPRD.
Tugas dan wewenang KPU (Komisi Pemilihan Umum) menurut Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 adalah sebagai berikut:
Merencanakan mengenai penyelenggaraan pemilihan umum.
Menetapkan mengenai peserta pemilihan umum.
Menetapkan organisasi & juga tata cara pelaksanaan pemilihan umum.
Mengoordinasikan, menyelenggarakan, dan juga mengendalikan pelaksanaan pemilihan umum.
Menetapkan tentang daerah pemilihan (dapil), jumlah kursi, dan calon anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.
Melakukan evaluasi dan pelaporan pemilihan umum.
Menetapkan mengenai waktu dan juga tata cara pelaksanaan dari kampanye dan pemungutan suara.
Menetapkan dalam hal hasil pemilu dan juga mengumumkan calon terpilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.
Menyelenggarakan pemilihan umum presiden & wakil presiden.
Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah
Unsur-unsur pemerintahan pusat yaitu terdiri atas presiden & wakil presiden, menteri-menteri, dan juga pejabat yang setingkat menteri. Unsur-unsur pemerintahan pusat memiliki tugas untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan. Sedangkan untuk unsur-unsur pemerintahan daerah terdiri atas kepala daerah (gubernur/bupati/wali kota), DPR, sekretaris daerah, dinas daerah, dan juga lembaga teknis daerah. Unsur-unsur pemerintahan daerah memiliki ungsi untuk membantu kepala daerah di dalam melaksanakan tugasnya.
Pemerintahan Pusat
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa unsur dari pemerintah pusat adalah Presiden, wakil presiden, dan para menteri serta pejabat tinggi negara setingkat yang menteri. Mereka memiliki kedudukan di ibu kota negara (Jakarta). Pengertian kabinet adalah para penyelenggara pemerintahan di tingkat pusat. Presiden yang sedang menjabat memberi nama terhadap kabinet yang dipimpinnya, sebagai contoh adalah:
Presiden B. J. Habibie dinamakan Kabinet Reformasi Pembangunan.
Presiden K. H. Abdulrahman Wahid dinamakan Kabinet Persatuan Nasional.
Presiden Megawati Soekarnoputri dinamakan Kabinet Gotong Royong.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinamakan Kabinet Indonesia Bersatu (Jilid I dan Jilid II karena 2 periode).
Presiden Joko Widodo dinamakan Kabinet Kerja.
1). Presiden
Wewenang dan kekuasaan presiden dalam Sistem Pemerintahan Republik Indonesia dibagi menjadi 2, yaitu sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.
1. Sebagai Kepala Negara
Melakukan perjanjian dengan negara lain.
Melakukan perdamaian dengan negara lain.
Menyatakan bahwa negara dalam keadaan bahaya.
Menyatakan perang terhadap negara lain.
Mengangkat, melantik, dan juga memberhentikan duta & konsul untuk negara lain.
Menerima surat kepercayaan negara lain lewat duta & konsul negara lain.
Memberi gelar, tanda jasa, dan juga tanda kehormatan tingkat nasional.
Memegang kekuasaan tertinggi atas TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan juga Angkatan Udara).
Memberikan grasi, amnesti, abolisi dan rehabilitasi.
Pengertian Grasi adalah hak dari presiden untuk memberikan ampunan terhadap orang yang telah dijatuhi hukuman. Definisi Amnesti adalah hak dari presiden untuk membatalkan suatu tuntutan pidana sesudah diadili. Pengertian Abolisi adalah hak yang dimiliki presiden untuk membatalkan tuntutan pidana sebelum diadili. Definisi Rehabilitasi adalah hak yang dipunyai presiden untuk memberikan pernyataan pengembalian nama baik untuk seseorang yang pernah dihukum.
2. Sebagai Kepala Pemerintahan
Memimpin kabinet.
Mengangkat & melantik para menteri.
Memberhentikan para menteri.
Mengawasi terhadap jalannya pembangunan.
Menerima mandat dari Majelis Permusyawartan Rakyat.
Presiden juga memiliki kekuasaan di bidang legislatif, antara lain:
Mengajukan Rancanga Undang Undang dan RAPBN.
Menetapkan peraturan pemerintah pengganti Udang Undang.
Menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan Udang Undang.
2). Wakil presiden
Pada pelaksanaan pemilu, wakil presiden juga dipilih secara langsung oleh rakyat, dan merupakan sepaket dengan presiden. Tugas wakil presiden adalah membantu presiden di dalam menjalankan tugas-tugasnya. Jika berdasarkan pasal 8 (1) UUD 1945, wakil presiden akan mengambil alih jabatan presiden jk presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tdk dpt melakukan kewajibannya dlm masa jabatannya.
3). Kementerian negara
Para menteri akan membantu presiden di dalam menjalankan tugas-tugasnya. Yang mngangkat dan memberhentikan para menteri adalah presiden. Setiap menteri akan membidangi urusan tertentu di dalam pemerintahan.
4). Pejabat setingkat menteri
Aadalah merupakan pejabat tinggi negara yang memiliki kedudukan yang setingkat dengan menteri. Tugas pejabat setingkat menteri adalah membantu kelancaran presiden dalam melaksanakan tugas & wewenangnya. Yang termasuk dalam pejabat setingkat menteri yaitu Jaksa Agung, Sekretaris Kabinet.
Pemerintahan Daerah
UU No.32 Tahun 2004 adalah aturan yang digunakan di dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang dalam penyelenggaraan pemerintahannya menganut asas desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan. Pengertian asas desentralisasi adalah merupakan penyerahan urusan pemerintahan yaitu dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atau dari pemerintah daerah yang ada di atasnya kepada daerah yang ada di bawahnya. Otonomi daerah adalah perwujudan dari asas desentralisasi. Pengertian otonomi daerah adalah kewenangan daerah untuk mengatur dan juga mengurus kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan prakarsa sendiri berdasarkan pada aspirasi masyarakat sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
Dasar hukum diberikannya hak otonomi kepada daerah yaitu pasal 18 (2) UUD 1945. Pengertian asas dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang (hanya berupa urusan administratif saja) dari pemerintah/ kepala instansi yang lebih atas kepada pejabat di daerah. Wilayah administratif adalah merupakan sebutan untuk wilayah kekuasaannya. Pengertian asas pembantuan adalah adanya pemberian tugas dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atau bisa juga dari pemerintah daerah tingkat yang ada di tingkat atas kepada daerah yang ada di bawahnya.
Pada Sistem Pemerintahan Republik Indonesia bahwa penyelenggara pemerintahan daerah adalah DPRD dan juga kepala daerah (yang terdiri atas gubernur, bupati/wali kota) beserta perangkat-perangkat daerah yang terdiri dari sekretariat daerah, dinas daerah dan lembaga teknis daerah dan sekretariat DPRD.
Berikut penjelasan singkat mengenai unsur pemerintah daerah :
1). DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)
Adalah merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah & memiliki kedudukan sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah. Fungsi DPRD yaitu fungsi legislatif, anggaran, dan juga fungsi pengawasan.
Tugas dan fungsi DPRD yaitu:
Membentuk perda yang pembahasannya dengan kepala daerah untuk memperoleh persetujuan bersama.
Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan perda dan juga peraturan perundang-undangan lainnya.
Mengusulkan pengangkatan & pemberhentian kepala/wakil daerah kepada presiden.
Hak DPRD antara lain:
Hak interpelasi
Hak menyatakan pendapat
Hak angket
DPRD di dalam menjalankan tugas dan wewenangnya dibantu oleh sekretaris DPRD.
2. Kepala daerah
Gubernur adalah merupakan kepala daerah di tingkat provinsi sedangkan kepala daerah tingkat kabupaten/kota disebut bupati/wali kota. Gubernur akan bertanggung jawab secara penuh terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada presiden. Gubernur hanya membina, mengawasi, dan mengoordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota karena gubernur bukanlah atasan bupati/wali kota.
Kepala daerah mempunyai tugas dan wewenang:
Membina, mengawasi, & juga mengoordinasi terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten/kota.
Memimpin penyelenggaraan pemerintah daerah berdasarkan pada kebijakan yang ditetapkan bersama dengan DPRD.
Mengajukan rancangan peraturan daerah.
Menetapkan peraturan daerah yang telah memperoleh persetujuan DPRD.
Menyusun dan juga mengajukan raperda mengenai APBD kepada DPRD untuk dibahas sekaligus ditetapkan secara bersama.
Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah.
Mewakili daerahnya di dalam & di luar pengadilan, dan bisa menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Melaksanakan tugas & juga wewenang lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
3. Perangkat daerah
Perangkat daerah provinsi terdiri dari:
1. Sekretariat Daerah
Sekda memiliki tugas dan kewajiban untuk membantu kepala daerah dalam rangka menyusun kebijakan dan mengoordinasikan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Sekda mempunyai tanggung jawab kepada kepala daerah. Pejabat yang ditunjuk oleh kepala daerah apabila sekretaris daerah berhalangan. Sekretaris daerah yang ada di tingkat provinsi diangkat dan diberhentikan oleh presiden atas dasar usul gubernur.
2. Sekretariat DPRD
Tugas Sektretaris DPRD yaitu:
Menyelenggarakan administrasi kesekretariatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Menyelenggarakan administrasi keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Mendukung pelaksanaan tugas & fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Menyediakan dan juga mengoordinasi tenaga ahli yang dibutuhkan oleh DPRD dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris DPR adalah oleh gubernur/bupati/wali kota dengan persetujuan oleh DPRD.
3. Dinas Daerah
Dinas daerah merupakan unsur pelaksana otonomi daerah yang dipimpin oleh seorang kepala dinas. Pengangkatan dan pemberhentian kepala dinas adalah oleh kepala daerah atas usul sekretaris daerah. Seorang kepala dinas mempunyai tanggung jawab kepada kepala daerah melalui sekretaris daerah.
4. Lembaga Teknis Daerah
Merupakan unsur pemerintah daerah pendukung tugas kepala daerah di dalam penyusunan & pelaksanaan terhadap kebijakan daerah yang memiliki sifat yang spesifik. Yang mengangkat pimpinan dari lembaga-lembaga teknis adalah kepala daerah atas usul dari sekretaris daerah. Tanggung jawab dari lembaga teknis ini adalah kepada kepala daerah lewat sekretaris daerah.
Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
Di dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 18 telah diterangkan bahwa pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/ kota mengatur & mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan juga tugas pembantuan. Pemerintah daerah menjalankan otonomi yang seluas-luasnya, kecuali dalam urusan pemerintahan yang menurut undang-undang merupakan urusan pemerintah pusat. Walaupun otonomi, pelaksanaan dari otonomi tetap harus sesuai dengan peraturan dan berlaku hanya untuk bidang-bidang tertentu saja.
Adapun urusan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat yaitu pada bidang politik luar negeri, bidang pertahanan, bidang keamanan, bidang peradilan, bidang moneter & fiskal nasional, serta di bidang agama. Sedangkan dalam beberapa urusan misalnya perencanaan nasional, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi strategis, serta konservasi & standarisasi nasional, pemerintah daerah tetap harus mengikuti ketetapan yang dibuat pemerintah pusat.
Hubungan antara pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah antara lin meliputi bidang keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya lainnya seperti yang diatur dalam UU No. 32 Tahun 2004.
1. Hubungan dalam bidang keuangan yaitu:
Pemberian sumber-sumber keuangan untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah.
Pemberian pinjaman dan atau hibah kepada pemerintah daerah.
Pengalokasian dana perimbangan kepada pemerintahan daerah.
2. Hubungan dalam bidang pelayanan umum adalah sebagai berikut:
Kewenangan, tanggung jawab, & juga penentuan standar pelayanan minimal.
Fasilitas pelaksanaan kerja sama antarpemerintahan daerah dalam penyelenggaraan pelayanan umum.
Pengalokasian pendanaan pelayanan umum yg menjadi kewenangan daerah.
3. Hubungan dalam bidang sumber daya alam dan sumber daya lainnya adalah sebagai berikut:
Bagi hasil atas pemanfaatan sumber daya alam dan pemanfaatan sumber daya lainnya.
Penyerasian lingkungan dan tata ruang serta rehabilitas lahan.
Daerah yang mempunyai wilayah laut diberikan kewenangan untuk mengelola sumber daya di wilayah laut.
Agar lebih memahami materi, simak video berikut ini
pelaksanaan sistem pemerintahan negara indonesia
Isilah pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan benar, berilah tanda (x)
1. Lembaga penyelenggara pemilu adalah …
a. Presiden
b. BPK
c. KPU
d. Mahkamah Konstitusi
2. Pemilihan kepala daerah berdasarkan amendemen UUD 1945 dilaksanakan secara …
a. langsung
b. tidak langsung
c. aklamasi
d. formatur
3. Anggota DPD dipilih langsung oleh
a. Presiden
b. rakyat
c. MPR
d. DPR
4. Jumlah kursi anggota DPR ditetapkan sebanyak….
a. 540
b. 580
c. 750
d. 560
5. Sistem pemerintahan di Indonesia adalah sistem….
a. demokrasi
b. otoriter
c. parlementer
d. presidensil
6. Undang-undang untuk melaksanakan pemilu 2009 adalah …
a. UU Nomor 23 Tahun 2003
b. UU Nomor 12 Tahun 2003
c. UU Nomor 10 Tahun 2008
d. UU Nomor 27 Tahun 2007
7. Mengawasi jalannya pemerintahan adalah tugas …
a. DPR
b. DPD
c. Mahkamah Agung
d. Mahkamah Konstitusi
8. Tempat pemungutan suara dalam pemilu disebut …
a. KPPS
b. KPK
c. TPS
d. KPP
9. Lembaga yang bertugas memeriksa tanggung jawab tentang keuangan negara adalah …
a. DPR
b. DPA
c. BPK
d. MA
10. Badan yang melaksanakan kekuasaan kehakiman di Indonesia adalah …
a. DPR
b. BPK
c. DPD
d. MA
Olahraga memiliki berbagai jenis cabang dan salah satu cabang dalam olahraga adalah olahraga permainan. Olahraga permainan adalah jenis olahraga yang dilakukan sebagai bentuk permainan yang dipertandingkan oleh dua tim untuk mendapatkan angka dan meraih kemenangan. Olahraga permainan didominasi oleh olahraga yang menggunakan bola atau dalam kasus badminton menggunakan shuttlecock.
A. permainan Rounders
Permainan rounders pertama kali diciptakan oleh George Hanchock pada tahun 1887 di kota Chicago, Amerika Serikat. Teknik dasar permainan rounders hampir sama dengan permainan kasti, yaitu melempar, menangkap, dan memukul. Akan tetapi, dalam rounders ditambah dengan keterampilan mengetik dan menghindari sentuhan bola, juga ditambah dengan keterampilan menjadi pelambung/pitcher dan catcher.
Permainan rounders ini masuk ke Indonesia tidak jelas kapan dan oleh siapa. Permainan ini mulai berkembang di Indonesia ditandai dengan banyaknya klub-klub rounders yang bermunculan di setiap daerah. Oleh karena itu, dibentuklah induk organisasi base ball dan softball yang disebut dengan Perbasasi (Persatuan Base Ball dan Softball Amateur Seluruh Indonesia). Kejuaraan nasional pertama diadakan pada tahun 1967 di Jakarta, dan juga dalam PON VII tahun 1969 di Surabaya.
Terdapat beberapa teknik dasar dan peraturan yang perlu dikuasai oleh pemain rounders agar dapat menjadi perounders yang baik. Teknik dasar dan peraturan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Teknik Dasar Permainan Rounders
Terdapat beberapa teknik dasar dalam permainan rounders, di antaranya melempar, menangkap, memukul, dan lari.
a. Cara melempar bola
Cara melempar bola pada permainan rounders ada teknik-tekniknya. Teknik ini perlu dikuasai dengan baik dan benar agar mendapatkan lemparan yang sempurna. Adapun jenis lemparan itu dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
1. Lemparan melambung
Lemparan melambung biasanya digunakan untuk lemparan yang berjarak jauh. Lemparan ini memerlukan tenaga yang cukup besar karena bola harus jauh dan tinggi. Cara melakukan lemparan melambung, yaitu:
a. Bola dipegang dengan posisi tangan atau jari-jari dengan benar.
b. Ayunkan tangan yang memegang bola sambil kaki melangkah secara bersamaan.
c. Berat badan bertumpu pada kaki depan.
d. Saat mengambil awalan melempar, badan sedikit condong ke belakang.
2. Lemparan mendatar
Lemparan bola mendatar adalah lemparan bola yang arah bolanya mendatar dan cepat. Lemparan ini dilakukan dengan mengayunkan tangan dari belakang ke depan sejajar dengan bahu. Gerakan melempar ini disertai dengan lecutan pergelangan tangan.
3. Lemparan bawah (menyusur tanah)
Lemparan bawah ini arah atau jalannya bola menyusur tanah. Biasanya dilakukan dalam keadaan darurat dan dilakukan dengan cepat. Cara melakukan lemparan bawah, yaitu:
a. Posisi badan sedikit membungkuk dan kedua kaki sedikit ditekuk.
b. Ayunan tangan dilakukan dari samping atas ke depan bawah.
c. Gerakan melempar bola bawah ini disertai dengan lecutan tangan.
b. Cara menangkap bola
Cara menangkap bola ada beberapa macam, tergantung dari datangnya bola. Namun secara garis besar, datangnya bola dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
1. Bola yang datangnya langsung, cara menangkapnya, yaitu:
Tangan diluruskan ke depan atau sedikit ditekuk pada pergelangan sikut.
Sarung tangan (glove) menghadap ke arah datangnya bola dan tangan yang lain di samping glove.
Apabila bola telah masuk glove, tangan yang lain segera menutup dan mengambil bola yang ada di dalamnya.
2. Bola yang melambung, cara menangkapnya, yaitu:
Bola ditangkap setinggi atau melebihi kepala.
Pada waktu menangkap bola, pandangan harus ke tangan yang sedang menangkap.
Setelah bola masuk ke glove,tangan yang lain segera menutup agar bola tidak terlepas lagi.
Gerakan follow through adalah gerakan terakhir.
3. Bola yang datang bergulir di tanah, cara menangkapnya, yaitu:
Kaki dilangkahkan ke depan.
Kedua lutut ditekuk dan badan dibungkukkan.
Tangan kiri di tanah (yang memakai glove) dan menghadap ke arah datangnya bola.
Setelah bola masuk ke glove, tangan lain segera menutup dan mengambil bola yang ada di dalamnya.
c. Cara memukul bola
Teknik memukul bola merupakan keterampilan yang perlu dipelajari dan dikuasai karena dengan pukulan yang baik kita dapat menguasai permainan. Memukul bola ini terdiri atas dua jenis pukulan, yaitu pukulan dengan ayunan (swing) dan pukulan tanpa ayunan (bunt). Pukulan tanpa ayunan (bunt) adalah pukulan yang hanya menyentuhkan kayu pemukul dengan bola tanpa mengayunkan kayu pemukul. Pemukul hanya menunggu bola mengenai kayu pemukul sehingga pantulan bola jatuhnya dekat dari pemukul. Pukulan tanpa ayunan (bunt) merupakan suatu teknik untuk mengelabuhi regu penjaga. Cara melakukan pukulan, yaitu:
1. Berdiri dengan posisi badan menyamping dari arah datangnya bola.
2. Posisi kedua kaki dibuka selebar bahu.
3. Telapak kaki sejajar dengan lutut sedikit ditekuk.
4. Badan sedikit condong ke depan.
5. Pemukul dipegang dengan erat oleh kedua tangan dan berada di samping telinga kanan.
6. Pandangan mata lurus ke arah datangnya bola atau lemparan.
d. Cara lari dalam bermain rounders
Pada saat lari menuju base dalam permainan rounders harus disesuaikan dengan situasi permainan, yaitu ada saat-saat tertentu pelari harus lari secepat-cepatnya. Kecepatan berlari dan ketangkasan harus dimiliki oleh masing-masing pemain. Jarak yang harus ditempuh oleh pelari lebih kurang 75 meter. Latihan lari dalam permainan rounders dapat dilakukan seperti pada latihan lari jarak pendek.
Agar pemain rounders dapat meningkatkan teknik permainan yang baik, sebaiknya masing-masing pemain melakukan latihan-latihan sebagai berikut.
1. Latihan meningkatkan kecepatan berlari dan daya tahan.
2. Latihan berlari secepat-cepatnya dari base yang satu ke base yang lain.
3. Latihan untuk meningkatkan kekuatan otot perut, punggung, kaki, dan lengan.
4. Latihan meluncur untuk menuju tempat hinggap.
5. Latihan menghindarkan diri dari ketikan/sentuhan bola lawan.
2. Lapangan Rounders
Lapangan rounders berbentuk segi lima beraturan dengan panjang tiap-tiap sisinya 15 meter. Di setiap sudut-sudutnya diberi bidai (base) berbentuk bujur sangkar.
3. Bermain Rounders dengan Peraturan yang Dimodifikasi
Peraturan yang dimodifikasi artinya peraturan tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Modifikasi peraturan yang dilakukan dalam permainan rounders, antara lain pada ukuran lapangan, jumlah pemain, dan lamanya permainan. Modifikasi aturan-aturan tersebut harus disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu regu penjaga dan regu pemukul.
4. Peraturan Permainan Rounders
Permainan rounders memiliki peraturan-peraturan yang harus diperhatikan. Berikut beberapa peraturan yang harus dijalankan dalam permainan rounders. Peraturan ini dibuat dengan tujuan agar dalam permainan dapat berjalan dengan baik dan sportif. Peraturan-peraturan tersebut, yaitu:
Permainan rounders dimainkan oleh dua regu, setiap regu terdiri atas 12 pemain, dengan pemain cadangan sebanyak 6 orang.
Sebelum permainan dimulai, diadakan undian. Regu yang memenangkan undian berhak memilih menjadi regu pemukul atau regu jaga.
Pemukul diberi kesempatan memukul sebanyak 3 kali, apabila pukulan pertama atau kedua baik, ia harus berlari menuju base.
Urutan memukul bola sesuai dengan nomor yang telah ditentukan.
Pemukul yang antre di belakangnya tidak boleh mendahului pemukul di depannya.
Setiap base hanya boleh diisi oleh satu orang pemain saja.
Setiap pemain regu pemukul berpindah base, regu jaga boleh mematikan dengan cara mengetik atau membakar base.
Lama permainan rounders ditentukan oleh inning. Satu inning, yaitu satu kali menjadi regu pemukul dan satu kali menjadi regu penjaga. Untuk peraturan resmi permainan dilakukan dalam 7 inning.
Pertukaran tempat terjadi apabila:
Regu penjaga berhasil mematikan regu pemukul sebanyak 6 kali.
Regu penjaga berhasil menangkap bola yang dipukul regu pemukul sebanyak 5 kali.
10. Kemenangan diraih oleh regu yang berhasil mengumpulkan jumlah poin yang paling banyak.
11. Cara menentukan nilai atau angka, yaitu:
Setiap base yang dilewati pemain mendapat angka 1.
Jika dibakar atau terkena tik, tidak mendapat nilai pada base tersebut.
Apabila dapat kembali ke ruang tunggu dengan pukulan sendiri dan setiap base selamat maka akan mendapat angka 6.
simaklah contoh video permainan Rounder
B. Permainan Sepak Bola
sepak bola adalah suatu cabang olahraga yang menggunakan sebuah bola berbahan kulit/ karet dan dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim beranggotakan 11 pemain inti dan beberapa pemain pengganti.
Ada juga yang berpendapat pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola dimana tujuannya adalah untuk memasukkan bola tersebut ke gawang lawan. Suatu permainan sepak bola dimenangkan oleh tim yang paling banyak memasukkan ke lawan berdasarkan aturan permainan.
Dalam bahasa Inggris, sepak bola disebut dengan Football, sedangkan di Amerika Serikat permainan ini disebut dengan Soccer. Istilah “sepak bola” terdiri dari dua kata, yaitu:
Sepak yang artinya menendang dengan kaki
Bola yang artinya suatu alat permainan yang bentuknya bulat dan terbuat dari bahan kulit/ karet.
Pengertian Sepak Bola Menurut Para Ahli
Agar lebih memahami apa definisi sepak bola, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:
1. Agus Salim
Menurut Agus Salim, pengertian sepak bola adalah cabang olahraga yang memainkan bola menggunakan kaki dengan tujuan untuk memasukkan bola tersebut sebanyak mungkin ke gawang lawan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik itu oleh asosiasi sepak bola atau pihak lain yang berwenang.
2. Soekatamsi
Menurut Soekatamsi (1994:3), pengertian sepak bola adalah suatu permainan beregu yang diperlombakan dimana masing-masing regu terdiri dari 11 pemain termasuk penjaga gawang.
3. Muhajir
Menurut Muhajir (2007:22), pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menyepak bola, dimana tujuannya adalah untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan bertahan agar gawang agar tidak kemasukan bola.
4. Luxbacher
Menurut Luxbacher (2008:2), pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dipertandingkan antara dua tim, dimana masing-masing tim terdiri dari 11 orang dan dilakukan dengan cara mempertahankan gawang dan berusaha menjebol gawang lawan.
5. Remmy Muchtar
Menurut Remmy Muchtar (1992:27), pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara pengolahan bola maupun dalam pengelolahan gerak tubuh dalam permainan.
Tujuan Permainan Sepak Bola
Tujuan permainan sepak bola adalah untuk memasukkan bola ke dalam gawang lawan sebanyak mungkin sehingga memenangkan pertandingan. Berikut ini adalah beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam permainan sepak bola;
Menciptakan gol ke gawang lawan.
Menghalau atau mencegah bola agar tidak masuk ke gawang sendiri.
Membangun kerjasama tim agar permainan lebih solid.
Membangun dan menjaga sportifitas antar pemain sepak bola dan menciptakan permainan yang adil.
Meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh.
Meraih prestasi dalam dunia olah raga, khususnya sepak bola.
Sejarah Singkat Sepak Bola
Piala dunia FIFA
Menurut sejarahnya, olah raga ini telah dikenal di Tiongkok sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum masehi, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han. Pada masa itu masyarakat Tiongkok menggunakan bola kulit dan menyepaknya ke dalam jaring kecil.
Selain di Tiongkok, permainan sepak bola juga sudah dikenal di berbagai negara lainnya, seperti Jepang, Yunani, dan Roma. Masyarakat Jepang, Roma, dan Yunani di masa itu melakukan permainan ini untuk bersenang-senang.
Sepak bola modern dimulai di Inggris dengan memberlakukan peraturan-peraturan dasar sehingga permainan ini semakin populer. Meskipun olah raga ini sempat dilarang karena dianggap mengandung kekerasan, sepak bola ternyata semakin dikenal masyarakat dunia.
Hingga akhirnya pada tahun 1904, terbentuklah FIFA (Fédération Internationale de Football Association). FIFA adalah badan pengendali internasional sepak bola yang didirikan pada 21 Mei 1904 di Paris, Perancis.
Sepak bola kemudian menjadi suatu olah raga yang dipertandingkan antar negara untuk memperebutkan Piala Dunia. Adapun pertandingan Piala Dunia pertamakali diselenggarakan pada tahun 1930 di Uruguay yang dimenangkan oleh Uruguay.
Teknik Dasar Sepak Bola
Dalam melakukan olah raga ini, setiap pemain harus mengerti dan bisa melakukan beberapa teknik dasar sepak bola. Mengacu pada pengertian sepak bola di atas, berikut ini adalah beberapa teknik dasarnya:
1. Teknik Menendang Bola
Menendang bola dengan kaki bagian dalam
Teknik menendang bola merupakan faktor yang paling dominan dalam permainan sepak bola. Adapun beberapa teknik menendang bola adalah sebagai berikut;
Menendang bola dengan kaki bagian dalam.
Menendang bola dengan kaki bagian punggung.
Menendang bola dengan kaki bagian luar.
2. Teknik Menghentikan Bola
Menghentikan bola dengan dada
Teknik menghentikan bola bertujuan untuk menahan atau menghentikan laju bola. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghentikan bola;
Menghentikan bola dengan kaki bagian luar
Menghentikan bola dengan kaki bagian dalam
Menghentikan bola dengan kaki bagian punggung
Menghentikan bola dengan kaki bagian telapak
Menghentikan bola dengan kaki bagian paha
Menghentikan bola dengan dada atau perut
Menghentikan bola dengan kepala
3. Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola dengan punggung kaki
Menggiring bola adalah upaya mendorong atau membawa bola ke arah tertentu sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dikuasai oleh pemain. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menggiring bola adalah;
Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
Menggiring bola dengan kaki bagian luar
Menggiring bola dengan punggung kaki
Menggiring bola dengan kedua kaki secara bergantian
4. Teknik Menyundul Bola
Menyundul bola dengan dahi
Teknik menyundul bola adalah gerakan mendorong bola dengan memakai kepala yang dilakukan ketika bola sedang melayang di udara. Tujuannya adalah untuk mendonrong bola ke arah yang diinginkan pemain.
Peraturan Sepak Bola
Dalam melakukan olah raga sepak bola, diberlakukan beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh semua pihak. Sesuai dengan pengertian sepak bola, beberapa peraturan sepak bola adalah sebagai berikut:
1. Jumlah Pemain Sepak Bola
Jumlah pemain sepak bola setiap tim adalah 11 orang
Dalam satu tim sepak bola terdapat 11 pemain, dimana masing-masing pemain memiliki posisi yang berbeda, yaitu 1 penjaga gawang, 4 pemain bertahan, 2-5 pemain tengah, dan 1-3 penyerang.
Masing-masing tim memiliki seorang kapten yang bertugas memimpin rekan setimnya sehingga dapat bermain sesuai arahan. Adapun tugas dari masing-masing posisi pemain sepak bola adalah:
Penjaga gawang (keeper); bertugas menjaga gawang agar tidak kemasukan bola.
Pemain bertahan (back); bertugas untuk menghalau lawan agar tidak masuk ke area pertahanan.
Pemain tengah/ gelandang (midfielder); sering disebut juga dengan playmaker yang bertugas mengatur permainan timnya serta membantu back dan striker.
Pemain sayap (winger); pemain yang bertugas mengendalikan permainan di area kiri atau kanan lapangan.
Penyerang (striker); pemain yang bertugas untuk memasukkan bola (goal) ke gawang lawan.
2. Ukuran Lapangan Sepak Bola
Lapangan sepak bola
Permainan sepak bola dilakukan di sebuah lapangan berumput. Pada bagian sisi lapangan terdapat garis pembatas antara bagian dalam dan luar lapangan. Berikut standar lapangan sepak bola untuk orang dewasa;
Panjang 100 – 120 meter
Lebar 65 – 75 meter
Lebar gawang 7,32 meter
Tinggi gawang 2,44 meter
Di sekitar gawang terdapat area kotak pinalti, yaitu area dimana keeper boleh menangkap bola dengan tangannya dan merupakan area tendangan pinalti bila pemain bertahan melakukan pelanggaran terhadap lawan.
3. Durasi Permainan Sepak Bola
Menurut aturan sepak bola internasional, durasi permainan sebuah pertandingan sepak bola adalah 2 x 45 menit (2 babak). Namun, wasit yang memimpin pertandingan dapat memberikan tambahan waktu sesuai dengan kebutuhan, yaitu sekitar 1-5 menit untuk setiap babak.
Untuk pertandingan tertentu, misalnya dengan sistem gugur, bila selama dua babak pertandingan kedua timb masih imbang maka akan diberlakukan tambahan waktu 2×15 menit. Jika dalam perpanjangan waktu tersebut masih tetap imbang maka akan dilakukan adu pinalti hingga salah satu tim menang.
Itulah uraian ringkas mengenai pengertian sepak bola, tujuan, sejarah, dan peraturannya secara singkat. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.
Berikut contoh video pembelajaran sd kelas VI
C. Atletik
Atletik adalah dasar untuk berolahraga. Atletik juga kegiatan yang dapat kamu temui dalam kegiatan sehari-hari. Dari Gerak Dasar Atletik ini kamu bisa mengembangkannya menjadi kegiatan bermain maupun olahraga yang dapat diperlombakan. Atletik merupakan kata dari bahasa Yunani yaitu “athlon” yang berarti berlomba atau bertanding.
Atletik adalah suatu cabang olah raga yang meliputi nomor-nomor jalan, lari, lompat dan lempar. Anak-anak didalam kehidupannya hampir dari sebagian waktunya dihabiskan untuk bermain, dengan melakukan berbagai bentuk gerakan berjalan, berlari, melompat, dan melempar. Anak dikelas permulaan Sekolah Dasar (SD) akan merasa senang bila mendapatkan pelajaran yang telah diketahui sebelumnya seperti lari dan bermain, mereka akan lebih tertarik dan terampil di dalam melakukannya. Oleh karena itu bentuk-bentuk gerakan dasar atletik perlu ditanamkan kepada anak-anak kelas permulaan SD. Anak-anak dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan keterampilan gerakan dasar atletik tersebut. Karena itu kepada anak-anak perlu ditanamkan, berbagai cara melakukan gerakan dasar atletik yang benar seperti gerakan jalan, lari dan lompat.
Berdasarkan uraian tersebut diatas, dibawah ini dikemukakan mengenai pembentukan gerakan dasar atletik bagi anak-anak SD terutama pada kelas-kelas permulaan sbb:
Berbagai Bentuk Gerakan Berjalan
Untuk anak-anak kelas permulaan SD, pelaksanaan pelajaran gerakan berjalan, antara lain dapat dilakukan dengan cara:
Berjalan biasa: berjalan dengan ujung kaki, berjalan sambil mengangkat lutut tinggi-tinggi, langkah pendek, langkah panjang. Mula-mula dilakukan pelan-pelan, kemudian cepat (coba pelajari kembali pada pembentukan gerakan dasar dalam pengembangan kemampuan jasmani).
Gerakan dasar berjalan dalam Atletik
Secara alamiah setiap orang dikatakan normal apabila dapat berjalan atau lari tanpa mengalami kesulitan dalam kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, sikap dan gerakan berjalan yang benar perlu dipelajari dan dilatihkan sejak anak masih kecil dan ini merupakan kebiasaan melakukan gerakkan berjalan yang benar akan memberikan efisiensi tenaga sehingga tidak cepat mengalami kelelahan.
Teknik berjalan secara benar dapat Anda paparkan sebagai berikut.
Secara keseluruhan posisi badan harus tegak, susunan tulang belakang harus lurus, kepala tegak, tengkuk bahu lurus segaris dengan badan dagu sedikit ditarik, pandangan tetap kedepan.
Dada ditarik terbuka, agar pernafasan dilakukan dengan perut, pandangan mata rata kedepan.
Lengan mengayun ber-gantian secara wajar, tidak kaku dan ayunan dimulai dari persedihan bahu dan persendian siku.
Kaki melangkah kedepan bergantian dengan kaki terkadang tumit terangkat, menolak pada pangkal jari.
Kaki ayun diangkat kedepan dengan lutut sedikit ditekuk, menapak pada tumit, telapak dan ujung jari kaki yang arahnya lurus ke depan (tidak serong ke luar atau serong ke dalam )
Kaki yang semula menjadi kaki tumpu, ganti menjadi kaki ayun.
Demikianlah gerakan langkah kaki berlangsung susul – menyusul bergantian disertai dengan ayunan lengan yang serasi dengan gerak kaki, padangan mata rata ke depan
Jalan cepat
Jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tanpa ada-nya hubungan terputus dengan tanah, setiap kali melangkah kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Pada periode melangkah dimana salah satu kaki harus berada di tanah maka kaki tersebut harus lurus pada posisi lurus/lutut tidak bengkok dan kaki tumpu ini dalam keadaan posisi tegak lurus. Dengan kata lain, pada perlombaan jalan cepat, sewaktu berjalan salah satu kaki harus selalu kontak menginjak tanah/jalan. Perhatikan sikap jalan cepat yang benar pada gambar di bawah ini.
Pada waktu bergerak maju ada kecenderungan untuk lebih condong ke depan atau ke belakang oleh karenanya mempertahankan badan sebegitu rupa sehingga tegak dan pundak jangan terangkat pada waktu lengan mengayun yang akibatnya akan cepat melelahkan anggota badan bagian atas.
Kaki melangkah lurus ke depan satu garis dengan garis khayal dari badan si pejalan cepat dianatara kedua ujung kaki dipertahankan segaris, tidak ke luar atau ke dalam pada saat menumpu tumit harus mendarat lebih dulu terus bergerak kearah depan secara teratur.
Gerakan bahu dan lengan mengayun dari muka ke belakang dan sikut ditekuk tidak kurang dari 90 derajat. Kondisi ini dipertahankan dengan tidak mengganggu keseimbangan serta mengayun rileks.
Untuk teknik gerakan jalan cepat yang harus dikuasai oleh anak SD sewaktu berjalan cepat, terutama pada waktu melangkah kaki yaitu: usahakan agar melangkah secepat mungkin tetapi kaki tumpu harus tetap kontak dengan tanah sebelum kaki belakang yang akan dilangkahkan (kaki ayun) mendarat ditanah. Cara melakukannya antara lain seperti dibawah ini.
Bersamaan dengan mengangkat paha kaki kanan kedepan, tungkai kaki kanan dan tangan kiri diayunkan ke depan, diikuti dengan badan dicondongkan ke depan. Pada saat kaki kanan mendarat (kontak dengan tanah), secepatnya paha kaki kiri angkat ke depan yang bersamaan mendarat (kontak dengan tanah), secepatnya paha kaki kiri angkat kedepan yang bersamaan dengan tungkai bawah kaki kiri dan tangan kanan diayunkan kedepan, demikian seterusnya.
Pembelajaran Permainan Untuk Melatih Kecepatan Lari
Latihan kecepatan dalam lari cepat ditekankan pada reaksi, perbaikan koordinasi dan akselesari. Anak-anak dilatih reaksi secara visual, pendengaran dan isyarat yang dapat dirasakan dan diraba. Beberapa bentuk permainan yang dapat digunakan untuk melatih kecepatan adalah permainan kejar-kejaran, berlari ulang alik, dan lari sambung. Permainan kecepatan ini dapat diarahkan pada aspek kompetisi. Berikut adalah beberapa contoh permainan yang diarahkan untuk membentuk kecepatan lari sprint. Anda dapat melakukannya secara acak yang menurut Anda mudah untuk dilakukan.
Lari digunakan sebagai dasar cabang olahraga yang ada. Pada saat kamu berlari, berarti ada saat-saat kakimu tidak menapak pada tanah. Sebagai dasar gerakan pada semua cabang olahraga, gerakan lari ini perlu terus dilatih. Berikut ini beberapa latihan lari yang akan membuatmu mampu melakukan lari dengan baik dan benar.
a. Lari Pelan
Lari pelan ini sering disebut dengan joging. Gerakan ini sangat berguna bagi daya tahan, kesehatan, dan kebugaran tubuhmu. Lari ini lebih mementingkan ketahanan tubuh dibanding kecepatan. Joging dilakukan dengan langkah pendek, tetap, dan santai. Saat berlari, bernapas dengan santai dan berbarengan dengan langkah kaki.
b. Lari Cepat
Lari cepat disebut juga lari sprint. Gerakan dasarnya seperti saat lari pelan, hanya langkah kakinya harus panjang-panjang dengan irama langkah yang cepat dan tetap. Olahraga ini bisa dilaksanakan secara perorangan juga diperlombakan. Lari cepat ini sangat mengandalkan kecepatan dan kekuatan sehingga napas pun harus diatur dengan baik dan kadang perlu menahan napas agar kecepatan larinya bisa maksimal.
1. Permainan Hitam – Hijau
Buat dua kelompok (A = Hitam dan B = Hijau ) berdiri saling berhadapan dengan jarak 1 meter. Mereka masing-masing kelompok dengan posisi start berdiri dan sambil mendengarkan aba-aba Hitam atau Hijau. Jika di sebut Hitam, maka kelompok A (Hitam) cepat balik arah terus lari cepat sampai batas yang sudah ditentukan. Kelompok B (Hijau) cepat mengejar dan menangkap A (Hitam). Kemudian kembali lagi ke tempat semula, siap melakukan perlombaan. Sebaliknya, jika disebut Hijau maka kelompok Hijau balik arah terus lari sampai batas yang ditentukan, kelompok Hitam (A) mengejar dan menangkapnya. Begitulah perlombaan itu dilakukan. Bahkan kegiatan itu dapat di variasikan mulai dari posisi jongkok terus berdiri dan lari cepat.
2.Latihan reaksi dan akselerasi
Buat kelompok yang terdri dari 2 atau 3 orang. Tim berdiri di belakang garis start. Pada isyarat tertentu anggota pertama dari masing-masing tim sprint menuju patok yang berada 15 sampai 20 meter di depannya, kemudian berputar pada patok ini dan kembali menuju tempat di mana anggota tim berikutnya berdiri. (Catatan: Harus ada jarak yag cukup di antara tim untuk melakukan pembelokan).
Estafet (Lari Sambung)
Bagilah kelompok belajar menjadi 2 kelompok ( A dan B), dengan 3 sampai 4 orang setiap kelompoknya. Pada isyarat tertentu, pelari pertama dari kelompok A sprint menuju garis 20 meter di depannya. Pelari ini kemudian menepuk pelari pertama dari kelompok B, kemudian pelari B berlari ke kelopok A berdiri. Begitu pelari pertama dari kelompok B tiba di kelompok A maka pelari kedua dari kelompok A (Setelah mendapat tepukan dari pelari grup B) berlari ke tempat B, demikian kegiatan ini berlangsung sampai pelari terakhir
Estafet pendular
Buatlah dua kelompok dengan masing-masing anggota sebanyak 3-4 orang. Masing-masing kelompok saling berhadap dan berpisah sejauh 20 sampai 25 meter di depannya. Pelari 1 sprint dengan jarak 20 – 30 meter kemudian berputar melalui belakang barisan dan mengetuk pelari ke 2 dan untuk menerima tongkat atau ketukan pelari ke 2.
3.Lompat
Lompat Jauh
Lompat jauh termasuk cabang atletik. Pada lompat jauh awalan dan tolakan adalah kemampuan yang sangat memerlukan untuk mencapai jarak lompatan yang jauh. Tahap-tahap lompat jauh yang harus dikuasai adalah:
a) Awalan
Gerakan ini bertujuan untuk mendapatkan kecepatan yang setinggitingginya agar dorongan badan ke depan lebih besar.
b) Tolakan
Tolakan ini sangat menentukan jauhnya lompatan yang akan dicapai. Untuk itu perhatikanlah hal-hal berikut.
– Posisi badan saat melakukan tolakan jangan terlalu condong.
– Tolakan harus kuat dan cepat, serta jangan mengurangi kecepatan saat melakukannya.
– Gerakan ayunan tangan akan membantu keseimbangan badan dan usahakan pandangan tetap ke depan.
c) Melayang
Setelah melakukan tolakan di balok tumpuan, usahakan keseimbangan saat melayang harus dijaga menggunakan kedua tangan. Saat melayang pada lompat jauh ada beberapa teknik yang dipakai seperti melayang dengan sikap jongkok (gaya jongkok) dan sikap tubuh melenting (gaya lenting).
d) Mendarat
Saat mendarat, posisi kaki harus sejajar dan mendarat secara bersamaan diikuti dorongan pinggul supaya badan jatuh ke depan. Karena apabila badan jatuh ke belakang akan merugikan sipelompat
2. Lompat Tinggi
Lompat tinggi juga termasuk cabang atletik. Disebut lompat tinggi karena tujuannya adalah untuk melompat setinggi-tingginya melewati mistar. Teknik lompat tinggi juga ada 4 (empat) tahap seperti pada lompat jauh, yaitu:
a) Awalan
Seperti awalan pada lompat jauh, awalan pada lompat tinggi juga bertujuan untuk mendapatkan kecepatan agar dapat melompat setinggi-tingginya. Pada langkah terakhir, sikap tubuh sedikit merendah ke belakang untuk persiapan melakukan tolakan.
b) Tolakan
Tolakan merupakan gerakan yang penting untuk menentukan lompatan yang sempurna dan setinggi-tingginya.
c) Sikap di Atas Mistar
Saat melayang di atas mistar terdapat beberapa teknik/gaya yang dipakai. Gaya dalam lompat tinggi adalah:
– Gaya guling perut
– Gaya guling sisi
– Gaya gunting
– Gaya tergeletak (flop)
d) Mendarat
Contoh video permainan dalam olahraga
jawabanlah pertanyaan di bawah dengan yang benar !
Softball adalah jenis permainan dengan menggunakan ….
Lapangan rounders berbentuk ….
Arah bola hasil lemparan melambung adalah ….
Permainan softball menggunakan alat pemukul yang terbuat dari ….
Dalam pertandingan sepak bola, pelanggaran hans ball adalah ….
Teknik dasar menghentikan bola pada pemain sepak bola adalah….
Macam – macam gaya dalam lompat jauh adalah sebagai berikut, kecuali..
Lompat jauh berasal dari negara …
Kedua kaki mendarat secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke depan sehingga badan tidak cenderung jatuh ke belakang adalah tekhnik ..
Bertujuan untuk mendapat kecepatan yang tinggi pada waktu akan melompat adalah tekhnik …
Demikianlah artikel yang saya buat, Terimakasih,,,,,
Tata surya adalah sistem antariksa yang saling terikat gravitasi dimana terdapat matahari dan benda-benda langit yang mengitarinya secara langsung maupun tidak langsung. Dari sekian banyak benda langit yang mengitari matahari secara langsung, terdapat benda langit yang paling besar yang dinamakan dengan planet. Bulan merupakan benda langit yang mengitari matahari secara tidak langsung, bulan merupakan satelit alami planet yang mengitari planet.
Ada delapan planet besar yang mengitari matahari dengan lebih dari 160 buah bulan yang sudah diketahui, 5 atau lebih planet katai (dwarf planet), serta jutaan asteroid dan komet. Secara bersama-sama, semua benda langit tersebut membentuk tata surya yang menempati ruang angkasa dengan diameter 15 triliun kilometer. Bagian yang terdekat dengan matahari adalah bagian sistem yang berbentuk piringan dimana seluruh planet berada pada bagian ini. Pada daerah yang lainnya yang jauh dari matahari, terdapat awan Oort, yakni daerah berbentuk bola yang menjadi tempat kedudukan komet.
Tata surya (solar system) termasuk dalam bagian alam semesta yang sangat luas. Tata surya terletak di dalam salah satu galaksi dari sekian banyak galaksi yang ada di ruang angkasa, yaitu galaksi Bimasakti (Milky Way). Kata Bimasakti berasal dari tokoh pewayangan yang memiliki kulit berwarna hitam. Hal itu dikarenakan orang jawa kuno menganggap bintang-bintang di langit membentuk gambar Bima yang dililit ular naga.
Sistem tata surya tersusun menjadi beberapa bagian yaitu matahari, 4 planet luar, 4 planet dalam, sabuk asteroid (main asteroid belt), dan dibagian terluar terdapat sabuk Kuiper. Hanya enam dari delapan planet itu yang memiliki satelit alami sedangkan 2 lainnya yaitu Venus dan Merkurius tidak mempunyai satelit alami.
Susunan dan Anggota Tata Surya
Jika diamati dari ruang angkasa, maka bumi terlihat seperti sebuah bola kecil yang bergerak mengelilingi sebuah bintang yaitu matahari. Selain bumi, ada juga planet-planet lain yang bergerak mengelilingi matahari. Tidak hanya planet saja yang memutari matahari, tetapi ada juga benda-banda langit lainnya yang melakukan hal yang sama. Objek langit tersebut adalah satelit alami, asteroid, meteor, dan komet.
Semua benda-benda astronomi tersebut tersusun menjadi satu kesatuan dan membuat sebuah sistem yang sangat teratur. Sehingga antara planet satu dengan planet yang lain tidak mengalami tabrakan. Sebuah sistem sempurna yang disebut sebagai tata surya. Berikut adalah penjelasan mengenai berbagai benda langit yang menjadi anggota tata surya.
1. Bintang di Tata Surya
Bintang merupakan salah satu anggota tata surya yang memiliki sifat istimewa karena bisa memancarkan cahaya sendiri. Di dalam sistem tata surya terdapat banyak sekali bintang yang tidak dapat dihitung jumlahnya. Salah satu bintang yang paling kita rasakan pengaruhnya adalah matahari.
Matahari merupakan bintang yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kehidupan di bumi. Matahari berguna sebagai sumber cahaya dan sumber panas yang berguna bagi seluruh makhluk hidup. Cahaya matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Sedangkan panas dari matahari berguna untuk menghangatkan permukaan bumi.
Matahari memiliki massa yang paling besar dibanding bintang-bintang lain yang terdapat dalam sistem tata surya kita. Karena massanya yang inilah, gaya gravitasi matahari mampu membuat planet-planet dan benda-banda langit lainnya beredar pada lintasan tertentu. Peredaran objek-objek langit itu, terjadi pada garis edar berbentuk elips dengan matahari sebagai pusatnya.
2. Planet-planet
Sifat planet berbeda dengan bintang. Planet merupakan benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi hanya merefleksikan cahaya matahari. Menurut International Astronomical Audit (IAU), planet adalah benda langit yang mempunyai orbit mengelilingi matahari.
Planet-planet di tata surya juga memiliki massa dan gravitasi yang cukup sehingga bisa membentuk struktur bulat, dan memiliki lintasan orbit yang bersih (tidak memiliki benda langit lainnya di dalam orbitnya).
Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturunus, Uranus, dan Neptunus adalah nama-nama planet yang ada di tata surya. Nama-nama planet itu juga telah diurutkan berdasarkan jaraknya dari matahari mulai dari yang paling dekat hingga yang paling jauh.
Dulu Pluto sempat dimasukkan sebagai salah satu anggota planet dalam sistem tata surya. Namun, sekarang pluto sudah tidak dianggap lagi sebagai sebuah planet karena lintasan orbitnya tidak bersih dari benda langit lainnya. Dimana hal ini bertentangan dengan definisi planet yang di sampaikan oleh IAU. Sehingga disepakati bahwa Pluto bukanlah sebuah planet lagi.
Dikarenakan garis edar planet yang berbentuk elips, jarak antara matahari dengan planet menjadi berubah-ubah. Posisi planet pada saat tertentu berada pada jarak terdekat (perihelium) dan pada saat yang lain berada pada jarak terjauh (aphelium).
Pengelompokan Planet-planet
Para ilmuwan membagi 8 planet di tata surya menjadi beberapa kelompok berdasarkan berbagai faktor yang dimiliki oleh setiap planet. Berikut 3 susunan atau urutan planet yang dibuat oleh para ahli astronomi.
Pertama, pengelompokan berdasarkan posisi planet yang dilihat dari orbit bumi dapat dibagi menjadi planet inferior dan planet luar superior. Planet inferior adalah planet yang terletak di dalam orbit bumi, yaitu Merkurius dan Venus. Sedangkan, planet superior adalah planet yang berada di luar orbit bumi, yaitu planet Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Kedua, pengelompokan berdasarkan material penyusunnya yang dapat dibagi menjadi 2, yaitu planet terrestial dan planet jovian. Planet terrestial adalah planet dengan ukuran yang relatif kecil, berbatu, dan memiliki atmosfer yang tipis. Planet yang tergabung adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sedangkan, sisanya termasuk planet jovian. Yaitu planet dengan permukaan yang tersusun dari gas, cairan, es tebal, dan ukurannya relatif besar.
Ketiga, pengelompokan berdasarkan letaknya yang dilihat dari orbit asteroid. Planet dapat dibagi menjadi palnet luar dan planet dalam. Planet dalam adalah planet yang berada didalam orbit asteroid, yaitu Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Sedangkan sisanya termasuk planet luar.
3. Satelit di Tata Surya
Bulan sebagai Satelit Bumi
Satelit merupakan anggota tata surya yang selalu mengitari planet. Semua satelit akan bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet yang diputarinya. Selain melakukan itu, satelit juga berputar pada porosnya dan memutari planet yang diiringinya.
Satelit di tata surya dapat dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan keberadaannya yaitu satelit alami dan satelit buatan. Satelit alami merupakan satelit yang diciptakan oleh Tuhan dan bisa bergerak dengan sendirinya tanpa bantuan tangan manusia.
a. Satelit Alami
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, satelit alami merupakan benda langit yang bergerak mengelilingi sebuah planet. Hampir semua planet di tata surya memiliki satelit alami. Hanya Venus dan Merkurius sajalah planet yang tidak mempunyai satelit alami. Berikut daftar nama-nama satelit alami setiap planet di tata surya.
No.
Planet
Nama Satelit
Total Satelit
1.
Merkurius
–
2.
Venus
–
3.
Bumi
Bulan
1
4.
Mars
Phobos dan Demos
2
5.
Yupiter
Metis, Andrastea, Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calistio, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Aananke, Carme, Pasiphea, Sinope, dan 3 lagi belum ada namanya.
Satelit buatan merupakan satelit yang dibuat oleh manusia dan semua gerakannya telah diatur oleh manusia. Sehingga bisa bergerak di tata surya sesuai dengan tujuan pembuatannya.
Sebagian besar satelit buatan dibuat dengan tujuan penelitian dan untuk mengamati objek-objek langit yang ada di ruang angkasa. Salah satu satelit yang ibuat manusia adalah satelit palapa yang merupakan satelit komunikasi domestik Indonesia. Berikut penjelasan mengenai beberapa jenis satelit buatan beserta fungsinya.
Satelit komunikasi yang berfungsi sebagai stasiun pemancar ruang angkasa. Sebagai contoh adalah Echostar 3 yang beroperasi di Amerika dan satelit Palapa yang ada di Indonesia.
Satelit cuaca yang berfungsi untuk memonitor cuaca pada permukaan bumi. Sebagai contoh adalah satelit TIROS yang dioperasikan oleh NOAA.
Satelit pencitraan Sumber Daya Alam yang berfungsi untuk memetakan permukaan bumi. Sebagai contoh adalah LANDSAT dan Vanguard milik Amerika.
Satelit global positioning System (GPS) yang berfungsi untuk menentukan posisi garis bujur, garis lintang, dan ketinggian suatu tempat di permukaan bumi secara akurat.
Satelit penelitian yang diluncurkan dan berada pada orbit yang sesuai dengan objek penelitiannya. Sebagai contoh adalah satelit SOHO yang diluncurkan untuk meneliti matahari.
4. Asteroid di Tata Surya
Asteroid adalah benda astronomi yang berbentuk pecahan kecil dan beredar pada lintasan yang terletak di antara orbit planet Mars dan Yupiter. Proses terbentuknya asteroid terjadi secara bersamaan dengan proses terbentuknya planet yang sesuai dengan susunannya.
Pada tahun 1801 seorang ilmuwan italia melakukan penelitian asteroid di tata surya untuk pertama kalinya. Nama ilmuwan itu adalah Guiseppa Piazzi dan asteroid yang diteliti diberi nama ceres.
5. Komet (Bintang Berekor)
Komet adalah benda langit yang berukuran kecil. Material penyusun komet terdiri dari sejumlah partikel-partikel bebatuan, kristal, es, dan gas. Komet biasanya sering terlihat seperti sebuah benda langit yang bercahaya dan berbentuk memanjang menyerupai ekor. Olah karena itu orang-orang sering menyebutnya sebagai bintang berekor.
Tubuh komet terdiri dari 3 bagian yaitu bagian inti, koma, dan ekor. Inti komet terbuat atas kristal es dan gas yang membeku dengan diameter kira-kira sebesar 10 km. Bagian koma komet memiliki diameter yang panjangnya dapat mencapai 100.000 km, ukurannya jauh lebih besar dibanding intinya.
Bagian ekor merupakan bagian terbesar yang bisa mencapai panjang 100 juta km dan tersusun atas gas hasil penguapan kristal es pada bagian intinya. Ekor komet selalu menghadap ke arah yang berlawanan dengan arah matahari. Dikarenakan partikel-partikelnya terdorong oleh radiasi matahari.
Komet yang memiliki lintasan paling pendek adalah komet Enche. Panjang lintasannya hanya 3,3 km, sehingga komet ini sering berada di dekat matahari. Periode kemunculan komet sangatlah bervariasi. Komet yang paling terkenal adalah komet Halley yang muncul setiap 76 tahun sekali. Terakhir kali kemunculannya adalah pada tahun 1986.
Komet yang memiliki periode kemunculan paling lama adalah komet Kohoutek. Komet ini pertama kali muncul pada tahun 1974 dan ditemukan oleh seorang ahli astronomo dari Ceko bernama Lubos Kohoutek. Diperkirakan komet ini sebelumnya tampak pada 150.000 tahun yang lalu dan kemunculan berikutnya sekitar 75.000 tahun lagi.
6. Meteor atau Meteorid
Meteor adalah benda langit yang bergerak cepat dan memiliki lintasan yang tidak teratur. Jika Anda pernah mendengar istilah bintang jatuh, itu merupakan sebuah meteor yang bisa dilihat oleh manusia. Peristiwa sebenarnya yang terjadi saat seseorang melihat bintang jatuh adalah meteor yang bergerak bebas di tata surya tertarik oleh gaya gravitasi Bumi.
Saat jatuh menuju permukaan bumi meteor bergesekan dengan atmosfer bumi dan memancarkan cahaya. Karena gesekan tersebut, suhu meteor semakin naik dan terbakar sampai akhirnya menguap. Saat meteor terbakar dan memancarkan cahaya, pada saat itulah manusia bisa melihatnya secara langsung.
Pemandangan ini kemudian lenyap saat meteor itu menguap. Secara umum, meteor yang memasuki atmosfer bumi akan terbakar dan menguap. Namun, ada juga meteor yang berhasil bertahan sehingga masuk ke dalam atmosfer dan mencapai permukaan bumi sebelum habis terbakar. Benda inilah dikenal dengan nama meteorid.
Matahari Sebagai Pusat Tata Surya
Matahari merupakan bintang di tata surya dengan massa yang sangat berat (300.000 kali massa bumi) dan jaraknya paling dekat dengan bumi. Matahari bukanlah bintang paling besar jika dibandingkan dengan 100 miliar lebih bintang lainnya yang ada di galaksi bimasakti.
Meskipun begitu matahari adalah bintang menjadi bintang terbesar dalam sistem tata surya kita. Diameter matahari besarnya adalah 1.400.000 km yaitu sekitar 110 kali ukuran bumi. Sedangkan jarak antara matahari dengan bumi adalah 149.000.000 km atau sering dibulatkan menjadi 150 juta km.
Planet-planet di tata surya selalu bergerak mengelilingi matahari dikarenakan terdapat gaya gravitasi matahari. Besarnya gaya gravitasi matahari 28 kali lebih kuat dibanding gaya gravitasi bumi, karena massa matahari jauh lebih besar dibanding massa bumi.
Panas dan cahaya yang dihasilkan oleh matahari sangat berguna bagi kehidupan di bumi. Energi yang dipancarkan matahari berguna untuk menjaga agar suhu di permukaan bumi tetap hangat, membantu proses sirkulasi air dan udara di bumi, dan lain sebagaianya.
Seperti bintang lainnya, matahari tersusun atas berbagai jenis gas dengan suhu yang sangat panas. Suhu permukaan matahari berkisar antara 5000 ºC-6000 ºC sedangkan suhu intinya bisa mencapai 15 juta ºC. Unsur gas yang membentuknya adalah hidrogen, helium, karbon, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya.
Nama Unsur
Nama Bahan
Massa dalam Matahari (%)
Hidrogen
H
76,94
Helium
He
21,80
Oksigen
O
0,80
Karbon
C
0,40
Neon
Ne
2,00
Besi
Fe
0,10
Nitrogen
N
0,10
Silikon
Si
0,10
Magnesium
Mg
0,08
Sulfur
S
0,05
Nikel
Ni
0,01
Lapisan-lapisan Matahari
Matahari merupakan benda lanngit yang benetuknya seperti bola api raksasa yang suhunya sangat panas sekali. Jika dilihat dari bumi, permukaan matahari terlihat halus dan rata. Padahal faktanya tidaklah demikian. Pada permukaanya terjadi lompatan-lompatan lidah api setiap waktu. Matahari tersusun atas beberapa bagian yang memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda.
1. Atmosfer Matahari
Atmosfer matahari merupakan lapisan terluar yang memiliki kerapatan gas paling kecil. Di daerah yang dekat dengan permukaan matahari, temperaturnya lebih kecil daripada lapisan terluar yang bisa mencapai suhu hingga jutaan derajat celcius. Kondisi ini terlihat aneh dan sampai saat ini masih belum diketahui apa penyebabnya.
Atmosfer matahari tersusun dari dua lapisan, yaitu lapisan kromosfer dan korona.
Kromosfer merupakan lapisan yang dekat dengan permukaan matahari dan mempunyai kerapatan yang rendah. Kromosfer bisa dilihat saat terjadi gerhana matahari, yaitu cincin atau mantel merah yang menutupi bola matahari. Berdasarkan warna ini, para ilmuwan memperkirakan suhunya mencapai 4.500 ºC.
Korona merupakan lapisan terluar pada matahari, yang berarti mahkota. Sebagai lapisan terluar matahari, suhu korona diperkirakan mencapai 1.000.000 ºC. Tebal laipsan korona adalah 2.000 km. Bagian ini bisa dilihat sebagai lapisan yang mengelilingi matahari dan bentuknya seperti mahkota. Dimana akan lebih jelas terlihat saat gerhana matahari.
2. Fotosfer Matahari
Fotosfer atau permukaan matahari tersusun atas gas dengan suhu dan kerapatan yang sangat tinggi. Lapisan ini adalah lapisan yang tidak tembus pandang karena partikel-partikel gas penyusunnya sangat tebal dan padat. Fotosfer berguna sebagai selimut agar matahari tidak terlalu banyak mengeluarkan energi. Suhu di Fotosfer berkisar antara 5.000-6.000 ºC.
3. Inti Matahari
Inti matahari ukurannya 1/64 kali dari volume total matahari. Bagian ini tersusun dari partikel-partikel gas yang sangat padat dengan densitas sekitar 150 kali lebih padat daripada densitas air. Akibatnya, suhu dan tekanannya menjadi sangat tinggi sehingga memungkinkan terjadinya reaksi fusi hidrogen.
Adapun suhunya bisa mencapai 15.000.000 ºC. Pada bagian ini, reaksi fusi terjadi pada suhu yang sangat tinggi sehingga disebut reaksi fusi termonuklir. Reaksi fusi adalah pengabungan dua inti atom menjadi inti atom yang lain. Pada matahari reaksi fusi menyebabkan inti atom hidrogen berubah menjadi inti atom helium.
Cahaya Matahari
Cahaya matahari merupakan gelombang elektromagnetik yang diradiasikan oleh matahari. Terdapat berbagai macam spektrum cahaya atau panjang gelombang cahaya yang dipancarkan oleh matahari. Tersusun atas spektrum sinar gamma, sinar-X, sinar ultraviolet, sinar tampak, sinar infrared, gelombang TV, dan gelombang radio.
Manfaat Energi Matahari Bagi Kehidupan di Bumi
Energi matahari dialirkan dalam bentuk cahaya. Cahaya matahari yang masuk ke dalam atmosfer bumi sebagian dipantulkan kembali ke ruang angkasa dan sebagian yang lain ditransmisikan. Jadi hanya sebagian energi saja yang sampai ke permukaan bumi.
Fungsi utama dari cahaya matahari adalah untuk menjaga agar suhu di bumi tetap hangat. Sehingga dapat manusia dan makhluk hidup lainnya dapat tinggal di dalamnya. Besarnya energi panas matahri yang dipancarkan ke bumi selalu sama dan tidak berubah-rubah. Karena jika panasnya berkurang sedikit saja, maka bumi akan membeku demikianpun sebaliknya.
Berikut beberapa manfaat matahari bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi.
Panas matahari manjadikan udara dan air bisa melakukan perpuataran aliran atau sirkulasi. Panas dari matahari akan menyebabkan ari laut menguap dan berubah menjadi awan. Karean perbedaan suhu akibat panas matahari menyebabkan angin bertiup dan mendorong awan ke daratan. Awan tersebut kemudian menurunkan air hujan.
Sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari bermanfaat untuk membunuh kuman, terutama kuman penyebab penyakit kulit. Sehingga membuat kulit hewan dan manusia selalu sehat.
Melalui cahaya matahari dapat diketahui waktu-waktu seperti pagi, siang, sore, dan malam. Caranya adalah dengan memperjatikan bayangan tongkat yang terkena sinar matahari.
Sinar ultraviolet juga berguna sebagai provitamin D yang bermanfaat unutk membantu pertumbuhan tulang pada manusia dan hewan.
Sinar ultraviolet juga membantu tumbuhan dalm proses fotosintesis. Proses fotosintesis merupakan cara tumbuhan untuk menghasilkan makanan bagi dirinya sendiri.
Masih banyak lagi manfaat energi matahari bagi kehidupan manusia. Contoh di atas hanyalah bagian kecil dari banyaknya manfaat yang diberikan matahari bagi keberlangsungan hidup semua makhluk hidup.
Planet-planet di Tata Surya
Planet dan benda langit lainnya dapat tetap berada di orbit karena adanya gaya gravitasi matahari. Kekuatan gaya gravitasi matahari lebih besar dibandingkan gaya gravitasi yang dimiliki setiap planet. Hal inilah yang membuat planet selalu bergerak mengelilingi matahari.
Coba lihat gambar planet-planet di atas, Anda dapat melihat bahwa semua planet mengelilingi matahari dengan jalur berbentuk elips. Lintasan planet yang mengelilingi matahari disebut orbit. Gerakan planet-planet mengelilingi matahari disebut revolusi planet. Waktu yang dibutuhkan sebuah planet untuk melakukan satu revolusi disebut periode revolusi.
Selain melakukan revolusi, semua planet juga melakukan gerak rotasi. Gerak rotasi merupaka gerakan planet yang berputar pada sumbu porosnya. Waktu yang dibutuhkan sebuah planet untuk melakukan satu kali rotasi disebut periode rotasi.
No.
Planet
Periode Revolusi
Periode Rotasi
1.
Merkurius
88 hari
59 hari
2.
Venus
225 hari
243 hari
3.
Bumi
365 hari
24 jam
4.
Mars
687 hari
24,6 jam
5.
Yupiter
11,86 tahun
10 jam
6.
Saturnus
29,5 tahun
10,7 jam
7.
Uranus
84 tahun
17 jam
8.
Neptunus
165 tahun
16 jam
1. Planet Merkurius
Planet yang posisinya paling dekat dengan matahari adalah Merkurius. Atmosfer planet Merkurius sangat tipis sehingga pada siang hari suhu di permukaannya bisa mencapai 430 ºC. Permukaan planet Merkurius tidaklah rata tetapi berlubang-lubang.
Ukuran planet Merkurius jauh lebih kecil dari pada ukuran bumi dan planet ini menjadi planet terkecil di tata surya. Planet ini bisa Anda lihat di langit pada saat matahari akan terbit dan akan terbenam. Planet merkurius merupakan planet yang tidak mempunyai satelit.
Planet
Jarak dari Matahari(juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Dari
Sampai
Merkurius
58
4.900
-170
430
2. Planet Venus
Planet yang berada pada urutan kedua berdasarkan jaraknya dari matahari adalah Venus. Ukuran Venus hampir mirip dengan ukuran planet bumi sehingga sering disebut sebagai kembaran bumi. Planet dengan atmosfer tertebal ini memiliki tekanan atmosfer yang 100 kali lebih kuat daripada atmosfer bumi.
Planet Venus terlihat sangat terang, sehingga dapat dilihat kira-kira selama 4 jam sebelum matahari terbit. Sehingga planet Venus juga dijuluki sebagai bintang fajar. Venus biasanya juga dikenal sebagai bintang senja karena terlihat bersinar terang di Barat saat matahari akan terbenam. Namun, Venus bukanlah bintang karena tidak mampu menghasilkan cahaya sendiri.
Atmosfer Venus terdiri dari gas karbondioksida (sekitar 96%), gas nitrogen (3,5%), uap air dan gas-gas lainnya. Atmosfer Venus bisa menahan sinar matahari sehingga Venus terlihat paling terang terlihat dari Bumi. Selain itu, atmosfer tebal Venus juga membuat suhu permukaannya menjadi sangat panas, yaitu 477 ºC.
Arah rotasi planet Venus searah jarum jam, jadi matahari di Venus terbit dari arah barat dan tenggelam di arah timur. Rotasi planet Venus ini berkebalikan dengan arah rotasi pada planet-planet lain yang berputar berlawanan arah jarum jam. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi palnet bumi dan planet ini juga tidak mempunyai satelit.
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Dari
Sampai
Venus
108
12.100
450
480
3. Planet Bumi
Bumi adalah planet yang berada pada urutan ketiga dari matahari. Bumi adalah satu-satunya planet yang bisa dihuni oleh makhluk hidup. Bumi memiliki atmosfer yang terdiri dari nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan uap air. Atmosfer melindungi kita dari sinar ultraviolet yang berbahaya bagi kehidupan
Atmosfer juga melindungi bumi dari radiasi yang berasal dari benda-benda langit yang berada dekat dengan bumi. Selain itu, atmosfer juga menjaga suhu Bumi agar tetap sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup.
Bila dilihat dari langit, bumi terlihat biru dengan lapisan atmosfer putih melingkar. Bumi memiliki satelit, yaitu bulan. Bulan mengelilingi bumi dan secara bersamaan juga memutari matahari bersama dengan bumi.
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter(km)
Suhu Permukaan (ºC)
Dari
Sampai
Bumi
150
12.750
-90
50
4. Planet Mars
Mars adalah planet keempat dari matahari. Mars juga sering disebut sebagai planet merah karena terlihat berwarna merah. Warna merah planet ini ada akibat banyaknya debu angin yang bertebangan di permukaannya. Di permukaan Mars ada kawah dan gunung yang sangat tinggi dan besar.
Seluruh permukaan Mars adalah padang pasir yang ditutupi oleh debu dan batuan padat yang berwarna oranye kemerahan. Lapisan atmosfer planet Mars tersusun atas karbon dioksida dan gas nitrogen. Di planet ini tidak ada air dan planet ini memiliki 2 satelit alami yang bernama Phobos dan Deimos.
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Dari
Sampai
Mars
228
6.800
-120
-130
5. Planet Yupiter
Yupiter adalah planet terbesar di dalam sistem tata surya. Yupiter memiliki ukuran 11 kali lebih besar daripada ukuran bumi sehinga sering disebut planet raksasa. Planet Yupiter berputar pada porosnyadengan gerakan yang lebih cepat dibandingkan dengan rotasi pada planet-planet lain. Kecepatan rotasi ini membuat Yupiter menjadi lebih lebar ukurannya pada bagian ekuator.
Sebagian besar atmosfer Yupiter terdiri dari gas hidrogen dan sisanya adalah gas helium. Lapisan atmosfer di planet ini sangat tebal sehingga membuat Yupiter terlihat seperti bola gas raksasa. Planet Jupiter memiliki 16 satelit antara lain adalah satelit Ganymede, Callisto, Europa, dan Io (4 satelit terbesar Yupiter).
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Yupiter
778
142.700
-150
6. Planet Saturnus
Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya setelah Yupiter. Ukuran Saturnus adalah 9 kali ukuran bumi. Saturnus memiliki lapisan atmosfer yang sangat tebal, terdiri dari gas hidrogen dan gas helium dan sejumlah kecil gas metana dan amonia.
Saturnus adalah planet yang sangat indah karena mempunyai tiga cincin di bagian atmosfernya. Cincin ini diperkirakan tersusun dari partikel-pertikel debu halus, kerikil kecil, dan es yang sangat besar. Planet ini tampak kekuningan. Saturnus memiliki 31 satelit dan salah satunya adalah Titan. Titan adalah satu-satunya satelit di tata surya yang memiliki lapisan atmosfer.
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Saturnus
1.425
120.000
-190
7. Planet Uranus
Planet Uranus ditemukan oleh seorang astronom Inggris bernama Sir William Herschel pada tahun 1781. Uranus diselimuti oleh awan tebal yang menyebabkan permukaannya susah untuk diamati dari bumi. Planet dengan cinicn tipis ini terlihat berwarna hijau kebiruan. Atmosfer di planet ini terdiri dari hidrogen, helium, dan metana.
Planet yang berada pada posisi ke-7 ini berputar dari arah timur ke barat seperti Venus. Namun, arah rotasi tidak searah jarum jam, melainkan dari atas ke bawah. Uranus berputar dengan cepat pada porosnya. Akibatnya, daerah ekuator Uranus ukurannya lebih besar daripada bagian lainnya.
Kecepatan rotasi yang cepat juga menyebabkan angin bertiup di atmosfer Uranus. Uranus juga termasuk planet yang mempunyai cincin. Namun cincin Uranus tidak dapat dilihat dari bumi, meskipun dengan bantuan teleskop. Planet ini mempunyai 27 satelit. Terdapat lima satelit besar yang bernama Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Uranus
2.867
50.800
-180
8. Planet Neptunus
Neptunus pertama kali ditemukan oleh seorang astronom Jerman bernama Blueish J. G. pada tahun 1846. Planet yang berada pada urutan ke-8 di tata surya ini juga memiliki cincin yang terbuat dari debu. Bahkan, Neptunus juga memiliki bintik hitam seperti halnya matahari. Pada bagian bintik hitam tersebut diyakini terjadi badai besar.
Sama seperti planet Yupiter, Saturnus, dan Uranus, planet ini berbentuk bola gas raksasa dengan lapisan atmosfer tebal. Atmosfernya terdiri atas gas hidrogen dan gas helium. Neptunus memiliki 4 cincin dan 11 satelit alami. Triton merupakan satelit terbesar yang dimiliki planet Neptunus.
Planet
Jarak dari Matahari (juta km)
Diameter (km)
Suhu Permukaan (ºC)
Neptunus
4.486
48.600
-220
Simak Video ini
IPA kelas 6 Semester 2 Sistem Tata Surya
Demikian artikel tentang tata surya yang disertai penjelasan mengenai benda-banda langit yang ada di dalamnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi referensi belajar Anda. Terima kasih
Untuk lebih memahami materi ini, sialhkan kerjakan soal
1. Susunan benda langit yang termasuk ke dalam tata surya, pusatnya adalah..
A. planet
B. Matahari
C. Bumi
C. Atmosfer
Jawaban:
2. Garis edar planet disebut..
A. putaran
B. orbit
C. rotasi
D. rovolusi
Jawaban:
3. Susunan planet yang jaraknya terdekat ke Matahari adalah..
A. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus
B. Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus
C. Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Yupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus
D. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunis
Jawaban:
4. Bintang berekor merupakan sebutan lain dari..
A. komet
B. asteroid
C. meteor
D. meteorit
Jawaban:
5. Benda langit yang berukuran kecil melayang di udara dan tidak mempunyai lintasan adalah..
A. satelit
B. asteroid
C. meteoroid
D. komet
Jawaban:
6. Benda langit yang berada di antara orbit planet Mars dan Yupiter adalah..
A. satelit
B. asteroid
C. meteoroid
D. komet
Jawaban:
7. Benda langit yang sering disebut bintang jatuh adalah..
A. komet
B. asteroid
C. meteor
D. meteorit
Jawaban:
8. Salah satu komet yang terkenal adalah komet Helley. Komet Helley diteliti muncul setiap…sekali
A. 1tahun
B. 76tahun
C. 67tahun
D. 100tahun
Jawaban:
9. Pergerakan bumi mengelilingi Matahari adalah..
A. rotasi
B. gerhana
C. orbit
D. revolusi
Jawaban:
10. Peristiwa yang disebabkan rotasi bumi adalah..
A. pergantian musim
B. perbedaan lamanya waktu siang dan malam
C. gerak semu tahunan matahari
D. perubahan waktu di berbagai tempat di belahan dunia
Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama . Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat, dan kali ini kita akan membahas tentang mengapresiasi musik daerah di indonesia.
Mengenal Musik Daerah
Musik Daerah adalah suatu bentuk budaya dan karya seni yang menggunakan media suara atau bunyi-bunyian, yang hidup dan berkembang ditengah masyarakat yang sesuai dengan aturan / adat daerah setempat, yang dilakukan secara turun temurun dan pembelajarannya dilakukan secara lisan/oral. Musik daerah ini merupakan warisan leluhur yang diturunkan secara lisan sehingga tidak diketahui siapa pencetusnya serta tidak menonjolkan sikap perorangan karena musik daerah ini adalah milik suatu golongan suku bangsa
Karya musik daerah bangsa kita sangat beragam seiring dengan beragamnya kebudayaan dan adat istiadat bangsa. Sebagai contoh, musik calung dari daerah Jawa Barat, musik tanjidor dari DKI Jakarta, musik sampek dari daerah Kalimantan, dan musik sasando dari daerah Nusa Tenggara Timur. Musik daerah atau disebut musik tradisional merupakan musik yang lahir dan berkembang dari budaya daerah setempat. Namun demikian, musik tradisional berkembang sesuai dengan budaya yang dinamis sehingga ada beberapa musik tradisional yang berbaur dengan budaya mancanegara. Berikut beberapa contoh musik daerah Indonesia.
1. Tanjidor
Tanjidor merupakan orkes rakyat Betawi yang menggunakan alat musik Barat, seperti tambur besar dan terompet. Pada umumnya alat musik yang digunakan dalam orkes tanjidor yaitu alat musik tiup logam, seperti trombon, piston, dan terompet. Orkes ini biasanya dilengkapi dengan alat musik pukul yang disebut tambur. Orkes tanjidor biasanya dimainkan pada saat mengarak atau mengiringi pengantin, memeriahkan acara hajatan khitanan, dan berfungsi sebagai hiburan
2. Gambang Kromong
Gambang kromong juga merupakan musik rakyat Betawi yang mendapat pengaruh dari kebudayaan Cina. Istilah gambang kromong diambil dari alat musik yang digunakan dalam musik ini, yaitu gambang dan kromong. Bilahan gambang biasanya dibuat dari kayu yang berjumlah delapan belas. Adapun kromong biasanya dibuat dari perunggu atau besi yang berjumlah sepuluh buah. Pengaruh ke budayaan Cina dapat dilihat dari alat musik yang digunakan, yaitu teh yan, kong anyan, dan shu kong. Teh yan merupakan rebab kecil, kong anyan merupakan rebab berukuran sedang, dan shu kong merupakan rebab berukuran besar.
3. Kolintang
Kolintang merupakan musik tradisional dari Minahasa, Sulawesi Utara. Alat musik ini berbentuk bilahan kayu seperti gambang dan terdiri atas melodi, ritme, dan bas. Musik ini berfungsi sebagai hiburan. Kolintang jika dipukul dapat mengeluarkan bunyi yang cukup panjang dan dapat mencapai nada-nada tinggi maupun rendah. Kolintang biasanya dibuat dari kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau sejenisnya (jenis kayu yang agak ringan tapi cukup padat dan serat kayunya tersusun sedemikian rupa membentuk garis-garis sejajar).
4. Sampek
Sampek merupakan alat musik yang berasal dari daerah Kalimantan. Alat musik ini merupakan jenis alat musik petik berdawai tiga. Sampek dibuat dari bahan kayu dengan hiasan ukiran yang indah. Kayu yang paling sering dijadikan bahan adalah kayu arrow, kayu kapur, dan kayu ulin dan dibuat secara tradisional. Alat musik ini digunakan untuk mengiringi tari-tarian daerah setempat. Proses pembuatan bisa memakan waktu berminggu minggu. Biasanya sampek akan diukir sesuai dengan keinginan pembuatnya, dan setiap ukiran memiliki arti.
5. Calung
Calung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang terdiri dari deretan tabung bambu yang disusun berurutan dengan tangga nada pentatonik dan dimainkan dengan cara memukul bagian bilah atau tabungnya. Bambu yang dipakai untuk membuat alat musik calung berasal dari jenis awi temen atau awi wulung. Kata calung berasal dari “caca cici sing kurulung” yang berarti suara bilah bambu yang dipukul.
6. Sasando
Sasando adalah sebuah alat musik petik yang berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. Bentuk sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi. Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung, dari atas kebawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando.
Fungsi Musik Daerah
Musik daerah pada umumnya memiliki arti dan fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Fungsi musik daerah ini antara lain
a. Sebagai Sarana Upacara Adat
Fungsi musik daerah yaitu sebagai pengiring dan kelengkapan dalam acara adat seperti godang (tapanuli) yang dipakai pada acara adat batak, musik gong luang (bali) yang dipergunakan pada saat upacara ngaben, musik karang dodou (Tanah siang, Barito Utara, Kalimantan) yang merupakan jenis musik ritual saat memandikan bayi atau memberikan nama bayi.
b. sebagai Pengiring Tarian
Tarian tradisional yang berkembang di masyarakat Indonesia hampir seluruhnya menggunakan musik daerah sebagai pengiringnya. Contohnya musik pada tari jaipongan.
c. sebagai Pengiring Pertunjukan
Musik Daerah juga selalu dibutuhkan sebagai pengiring dalam suatu pertunjukan seni. Contohnya adalah pergelaran pertunjukan wayang golek yang selalu menggunakan musik pengiring gamelang dari nayaga (penabuh) alat musik tradisional di Jawa Barat.
d. sebagai Media Komunikasi
Musik Daerah juga dapat berfungsi sebagai media komunikasi antar individu atau antar masyarakat dengan pemimpinnya pada zaman dahulu. Contohnya musik angklung atau kentongan yang dipergunakan sebagai sarana untuk mengumpulkan warga, atau membangunkan warga pada saat bulan puasa.
e. sarana hiburan dan pendidikan
Dalam musik daerah diiringi oleh lagu-lagu dengan syair yang menghibur karena kata-katanya yang ringan atau jenaka. Musik daerah juga bisa diiringi dengan lagu dengan syair yang berisikan petuah atau nasihat sebagai sarana pendidikan..
UNSUR-UNSUR MUSIK
Secara umum, unsur-unsur musik terdiri dari bunyi, irama, notasi musik, melodi, harmoni, kunci, tekstur musik, bentuk musik, dan style atau gaya musik. Unsur bunyi meliputi intonasi, dinamik, dan warna nada. Di dalam unsur-unsur musik daerah memiliki perbedaan antara daerah yang satu dengan daerah lainnya. Namun, ada unsur pokok yang hampir sama di dalam setiap musik daerah, yaitu nada, melodi, ritme, harmoni dan syair. Dalam pelajaran ini unsur-unsur musik daerah yang akan dibahas adalah nada, irama, tempo dan dinamik.
1. Nada
Secara umum nada dipahami sebagai tinggi rendahnya bunyi dalam musik. Ada juga yang menyebut tangga nada atau laras. Nada merupakan unsur utama musik. Kedudukan nada begitu vital dalam musik karena mengandung pengertian berolah vokal. Tidak semua jenis musik daerah menggunakan tangga nada. Adakalanya suatu bentuk musik tidak menggunakan tangga nada, terutama untuk musik ritual, seperti kothekan lesung di Jawa, beghu di Flores, dan gondang di Sumatra Utara.
2. Irama
Irama atau biasa juga disebut ritme merupakan rangkaian gerak yang beraturan dan menjadi unsur dasar dari musik. Ritme terbentuk dari pengulangan bunyi, panjang pendek kata dalam sebuah lagu, atau karena pergantian tekanan kata-kata dalam syair sebuah lagu. secara sederhana irama atau ritme bisa diartikan sebagai penentu ketukan dalam musik.
Dalam gamelan Jawa dikenal beberapa tingkatan irama, seperti lancar, tanggung, dadi, wiled dan rangkep. Daerah-daerah lain pun seperti Jawa Barat, Bali, Madura, dan Lombok juga dikenal beberapa tingkatan irama dalam musik daerah lainnya. Secara khusus, irama dipahami sebagai susunan tertentu yang mengatur kecepatan panjang-panjang not dalam suatu karya musik.
Cara merasakan sebuah ritme yaitu dengan mendengarkan lagu secara berulang-ulang. Ritme akan melekat di benak penikmat musik jika selalu dilatih. Seperti misalnya ketika kita mendengarkan sebuah lagu dan dengan tanpa sadar mengangguk-angguk mengikuti irama lagunya. Pola irama akan memberikan perasaan ritmis, karena irama sendiri akan menggerakkan perasaan seseorang seirama dengan gerakan fisik.
3. Dinamika
Dinamika dalam seni musik dapat diartikan sebagai tanda untuk memainkan nada dengan volume nyaring atau lembut. Keadaan nyaring (keras) atau lembut tersebut memiliki istilah tersendiri dalam permainan seni musik, Dinamik lembut misalnya Piano (p) = Lembut, Pianissimo (pp) = sangat lembut Dinamik sedang misalnya Mezzo piano (mp) = AGak lembut, Mezzo forte (mf) = Agak Keras, Dinamik keras misalnya Forte (f) = Keras, Fortissimo (ff) = Sangat Keras.
Selain itu masih ada lagi tanda dinamik lainnya yang digunakan yaitu crescendo dan decrescendo. Cresendo merupakan penanda agar musik dimainkan dengan keras, sedangkan decrescendo menandakan agar musik dimainkan dengan lembut.
Dinamika merupakan unsur yang paling kuat menunjukan emosi atau perasaan yang terkandung dalam sebuah karya seni musik jika dibandingkan dengan unsur-unsur seni musik lainnya. Dinamika dapat menujukan sebuah karya seni musik memiliki nuansa sedih, riang, agresif, atau datar. Dinamika akan memainkan perasaan seniman maupun pendengarnya sehingga akan masuk kedalam musik yang didengarkan.
Untuk menunjukkan perubahan Tempo maka dipakailah istilah sebagai berikut :
Cressendo (cresc) < = Artinya berangsur angsur makin keras
Tempo merupakan ukuran kecepatan birama lagu. semakin cepat suatu lagu dimainkan, maka semakin besar juga nilai tempo dari lagu tersebut. unsur tempo dalam seni musik digolongkan menjadi 8, yaitu Largo (Lambat Sekali), Lento (Lebih Lambat), Adagio (Lambat), Andante (Sedang), Moderato (sedang Agak Cepat), Allegro (Cepat), Vivace (Lebih Cepat), dan Presto (Cepat Sekali).
Tempo menjadi hal pokok dalam bermusik, jika tempo tidak tepat maka seorang penyanyi bisa saja akan menyanyi lebih cepat dari iringan musiknya. Ukuran dari tempo sendiri adalah beat. Beat adalah ketukan yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit. Sebagai contoh apabila ada lagu dengan beat MM 70, ini berarti dalam satu menit terdapat 70 ketukan. Jika dalam satu ketukan dengan notasi seperempat. Untuk itu anda bisa juga dengan melihat artikel dengan Judul Tanda Tempo.
MM sendiri adalah singkatan dari Metronome Malzel. Metronome adalah alat pengukur tempo. Malzel adalah pencipta Metronome (1815).
pagelaran seni musik tradisioanal anak riau
Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!
Musik yang lahir karena budaya daerah setempat disebut musik ….
a. nontradision b.tradisional
c. Kontemporer d. klasik
Karakter musik daerah yang ada di Indonesia adalah kedaerahan dan ….
a. dinamis b. sederhana
c. populer d. diatonis
Musik daerah kebanyakan menggunakan tangga nada ….
a. kromatis b. diatonis
c. pentatonis d. slendro
Sasando adalah sebuah alat perik yang berasal dari….
a. Rote b. Jawa Barat
c. Minahasa d. Jakarta
5. Kolintang adalah alat musik tradisional dari Sulawesi Utara yang berbentuk ….
a. bilah b.pencon
c. dawai d. tabung
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan tepat!
Mengapa musik daerah juga disebut musik tradisional?
Sebutkan ciri musik daerah!
Jelaskan apa unsur-unsur dari musik daerah!
Apakah yang dapat kalian deskripsikan tentang musik calung?
Sebutkan tiga jenis musik di Jawa Barat!
Demikian pembahasan kali ini mengenai Mengapresiasi Musik Daerah, Semoga pemaparan tersebut sedikit banyak dapat bermanfaat untuk para pembaca, terimakasih 🙂
Gejala alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh kondisi alam. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak gejala(peristiwa) alam yang terjadi di permukaan bumi. Terjadinya gejala alam berkaitan erat dengan kenampakan alam. Gejala alam ada yang menguntungkan dan ada yang menimbulkan kerugian bagi manusia. Gejala alam yang menimbulkan kerugian disebut dengan bencana alam.
Bencana alam terjadi hampir diseluruh dunia. Gejala alam sangat erat kaitannya dengan kenampakan muka bumi. Secara umum, kenampakan muka bmi Indonesia dan negara-negara tentangga anggota ASEAN hampir sama. Dapat dikatakan bahwa gejala alamnya pun hampir sama.
Secara geologis, sebagian besar wilayah Asia Tenggara dilalui pegunungan lipatan muda jalr mediteran. Pegunungan mediteran ini mulai dari pegunungan Arakan Yoma (Myanmar), sebagai kelanjutan Pegunungan Himalaya, ke Pegunungan Andaman, dan Nikobar di sebelah utara sumatera, terus ke Pegunungan Bukit Barisan Sumatera, pegunungan yang membentang dari Barat ke Timur Pulau Jawa, kemudian ke Kepulauan Nusa Tenggara, dan berakhir di Laut Banda. Dengan demikian, ada beberapa persamaan diantara beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.
Bencana Alam bisa terjadi karna faktor alam itu sendiri. Namun, bisa juga terjadi karna perilaku manusia yang mengubah tatanan alam secara sembarangan. Marilah kita bahas lebih lanjut tentang gejala alam yang sering terjadi di Indonesia dan Negara tetangga.
A. Peristiwa Alam di Indonesia
Gejala alam atau peristiwa alam adalah suatu keadaan atau peristiwa yang tidak biasa, yang ditimbulkan oleh alam. Di Indonesia sering terjadi gejala atau peristiwa alam. Gejala atau peristiwa alam antara lain gunung meletus, banjir, gempa bumi, angin topan, tsunami, dan tanah longsor. Gejala alam ini timbul disebabkan oleh alam,tetapi ada juga gejala alam yang disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
1. Macam-macam Gejala Alam yang Terjadi di Indonesia
Gunung Meletus
Di Indonesia terdapat banyak gunung berapi yang masih aktif. Perlu kalian ketahui bahwa hanya gunung berapi yang masih aktif yang dapat meletus. Mengapa gunung berapi dapat meletus? Gunung berapi meletus karena terjadi gerakan magma dari perut bumi dan keluar melalui permukaan bumi. Gunung api yang pernah meletus antara lain Gunung Kelud, Gunung Galunggung, Gunung Agung, Gunung Merapi,Gunung Krakatau dan lain-lain.
Letusan gunung berapi terjadi apabila magma naik melintasi kerak bumi dan muncul di atas permukaan. Pada dasarnya, gunung berapi terbentuk saat pertama kali magma meletus ke permukaan. Setelah magma terbentuk, sebuah gunung berapi akan terus meletus selama masih banyak magma yang terkandung di dalamnya. Jarak antara satu letusan dengan letusan yang lain membutuhkan waktu yang relatif lama.
2. Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran lapisan bumi yang berasal dari bawah permukaan bumi. Faktor pemicu terjadinya gempa adalah pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Gempa bumi datangnya tidak mampu diprediksi sebelumnya. Kejadiannya begitu cepat dengan dampak yang begitu hebatnya. Akibat yang ditimbulkannya pun sangat luar biasa karena mencakup wilayah yang sangat luas bahkan sampai ke luar batas negara. Sifat getaran gempa bumi yang sangat kuat dan merambat ke segala arah mampu menghancurkan bangunan bangunan yang kuat sehingga korban nyawa tidak dapat dihindarkan. Berdasarkan penyebabnya gempa bumi dibedakan menjadi:
1) Gempa bumi tektonik, yaitu gempa yang terjadi karena adanya pergeseran kerak bumi.
2) Gempa bumi vulkanik, yaitu gempa yang terjadi karena letusan gunung api.
3) Gempa tanah runtuh, yaitu gempa yang disebabkan karena runtuhnya tanah.
Pada pertengahan tahun 2006 terjadi gempa bumi yang hebat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gempa ini kekuatannya mencapai 5,9 skala richter. Kejadian tersebut menelan banyak korban jiwa karena tertimpa reruntuhan bangunan. Penduduk mengungsi ke tempat yang aman seperti di tanah lapang atau jalan-jalan besar. Mereka mendirikan tenda-tenda darurat sebagai tempat tinggal sementara.
3. Tsunami
Tsunami berasal dari Bahasa Jepang “su” artinya pelabuhan dan “namI” artinya gelombang. Tsunami adalah gelombang laut dengan kecepatan tinggi yang ditimbulkan oleh adanya gangguan yang bersifat tiba-tiba dari dasar laut. Gangguan tersebut berupa: gempa bumi tektonik, letusan gunung api, karena jatuhnya benda langit (misal meteor) di dalam laut, longsoran tanah yang terjadi di dasar laut. Indonesia rawan tsunami dikarenakan Indonesia adalah negara kepulauan sekaligus merupakan daerah pertemuan tiga lempeng yaitu Lempeng Pasifik, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Eurasia.
Jika gempa bumi terjadi di daerah dekat atau dasar laut maka dapat mengakibatkan gelombang tsunami. Gelombang tsunami adalah gelombang besar yang terbentuk dari dasar laut akibat adanya gempa. Pada tanggal 26 Desember 2004 di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara terjadi gempa bumi berskala 8,9 skala richter di dasar laut yang mengakibatkan gelombang tsunami yang paling dahsyat dan merupakan bencana alam internasional. Kurang lebih 120.000 orang meninggal dunia dan hilang. Tahun 2006 tepatnya pada tanggal 16 Maret, Indonesia dilanda tsunami lagi tepatnya di daerah sekitar Pantai Pangandaran. Pada saat itu terjadi gempa bumi di dasar laut dengan kekuatan gempa sekitar 6,8 skala richter.
4. Banjir
Banjir merupakan luapan air yang melebihi batas, hal ini terjadi jika terjadi hujan secara terus menerus tanpa henti dan dalam jangka waktu yang relatif lama, genangan air yang mengalir sangat deras dengan ketinggian melebihi tingkat normal. Banjir bandang adalah banjir yang sangat besar dan berbahaya. Banjir sering disebut air bah. Banjir merupakan gejala alam yang sering melanda wilayah Indonesia. Peristiwa banjir bandang kembali menimpa ibu kota Jakarta bulan Februari 2007. Hampir seluruh wilayah Jabodetabek terendam air. Peristiwa alam ini menelan banyak korban jiwa. Beberapa korban yang mengungsi di berbagai penampungan mulai terserang penyakit
Faktor penyebab banjir:
FAKTOR ALAM: curah hujan tinggi, daerah yang lebih rendah dari permukaan air laut, adanya pasang surut air laut.
FAKTOR MANUSIA: penebangan hutan secara liar, pembuangan sampah sembarangan, penggundulan hutan. Penebangan pohon-pohon di hutan secara liar, pembangunan vila-vila di pegunungan atau membuang sampah di sungai dapat menimbulkan bencana banjir. Pohon-pohon sangat berguna untuk menahan air hujan agar tidak langsung ke pemukiman. Akar-akar pohon akan menyerap air hujan sehingga air yang mengalir ke daratan sedikit.
Jika tidak ada pohon di hutan maka air hujan langsung menuju ke pemukiman dalam jumlah besar sehingga air meluap. Begitu pula ketika sungai penuh dengan sampah dan banyak pemukiman kumuh di sekitarnya, maka sungai akan mengecil dan tidak mampu menampung debit air yang banyak dari pegunungan sehingga air meluap di pemukiman penduduk.
5. Angin Topan
Angin topan adalah udara yang bergerak dari tekanan udara maksimum ke tekanan udara minimum. Penyebab terjadinya angin topan adalah karena adanya pergerakan udara yang sangat kencang. Tiupan angin topan mampu merobohkan berbagai bangunan dan merobohkan pohon.
Angin topan merupakan pergerakan angin yang sangat kencang sehingga mampu memporak porandakan benda-benda yang dilewatinya. Jika kekuatan angin topan tersebut besar akan mampu merobohkan rumah atau pohon-pohon yang besar. Di Indonesia terjadi pada awal tahun 2004 di daerah Batu Layar, Lombok, Nusa Tenggara Barat dan di Katon, Bali. Tahun 2006 terjadi topan Isobel yangsemula hanya berupa bibit badai di sebelah selatan Kepulauan Nusa Tenggara kemudian bergerak ke Australia.
6. Tanah Longsor
Longsor terjadi saat lapisan bumi paling atas dan bebatuan terlepas dari bagian utama gunung atau bukit. Hal ini biasanya terjadi karena curah hujan yang tinggi, gempa bumi, atau letusan gunung api. Longsor dapat terjadi karena patahan alami dan karena faktor cuaca pada tanah dan bebatuan. Ketika longsor berlangsung lapisan teratas bumi mulai meluncur deras pada lereng.
Jumlah tanah yang besar dari luncuran tanah dan lumpur inilah yang merusak rumah-rumah, menghancurkan bangunan yang kokoh dalam hitungan detik. Meskipun tanah longsor merupakan gejala alam tetapi ada kegiatan manusia yang mampu menyebabkan gejala alam tanah longsor. Seperti penebangan pepohonan secara liar di daerah lereng, penambangan bebatuan dan tanah yang mampu menimbulkan ketidakstabilan lereng, pemompaan dan pengeringan air tanah yang menyebabkan turunnya level air tanah.
Gejala alam ini terjadi di sekitar kawasan pegunungan. Semakin curam kemiringan lereng satu kawasan, semakin besar kemungkinan terjadi longsor. Di Pulau Sumatra sering terjadi peristiwa tanah longsor yang menelan korban harta benda dan jiwa.
7. Gempa Bumi
Gempa bumi yang dibedakan menurut penyebab kejadiannya memiliki sebab masing-masing sesuai dengan nama dan jenis gempa tersebut.
1) Gempa bumi tektonik
Gempa ini disebabkan oleh adanya pergeseran kerak bumi. Gempa bumi tektonik terjadi akibat pelepasan tenaga dari pergeseran lempeng-lempeng tektonik di permukaan bumi. Lempeng tektonik adalah suatu bagian kerak bumi yang sangat keras. Di bawahnya terdapat lapisan bumi yang lebih lunak sehingga lempeng-lempeng ini seolah-olah terapung. Beberapa ahli menyatakan bahwa lempengan lempengan ini selalu bergerak menjauh, bergesekan, atau bertabrakan satu sama lain. Menurut para ahli geologi, Indonesia adalah gugusan pulau yang mengapung di kerak bumi yang dikepung oleh lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik.
2) Gempa bumi vulkanik
Gempa ini disebabkan adanya aktivitas gunung berapi yang akan meletus. Gempa bumi terjadi ketika gunung api akan meletus, pada saat letusan, dan beberapa waktu setelah letusan utama. Jadi, timbulnya gempa hanya ada di sekitar gunung berapi.
3) Gempa tanah runtuh Gempa tanah runtuh adalah gempa yang mengiringi bagian gua yang roboh, misalnya gua kapur atau lorong pertambangan yang lapuk. Gempa ini hanya terjadi di sekitar runtuhnya tanah tersebut.
8. Angin jatuh/ angina fohn
Angin fohn adalah angin yang berembus ke atas puncak pegunungan dengan suhu yang terus berkurang, kemudian berembus turun sepanjang lereng gunung dengan suhu kembali naik dengan kelembapan yang rendah.
Angin fohn ditiap daerah berbeda-beda, sbb:
Angin Gending di Probolinggo
Angin Kumbang di Brebes (Jateng)
Brubu di Makasar
Angin Wambrau di Biak (Papua)
Angin Bohorok di Deli (Sumatra Utara)
9. Kebakaran hutan
Kebakaran hutan adalah peristiwa dimana wilayah yang terdapat banyak pohon, semak, paku-pakuan, dan rumput mengalami perubahan bentuk yang disebabkan pembakaran yang besar-besaran. Kebakaran hutan menyebabkan hutan dilanda api sehingga membuat hutan lenyap dimakan api. Dampak yang disebabkan kebakaran hutan dapat berupa positif dan negatif tetapi dampak negatif melebihi dampak pofitif.
Penyebab terjadinya kebakaran hutan ada dua macam yaitu faktor alam dan faktor ulah manusia. Kebakaran hutan yang disebabkan oleh faktor alam bisa berupa kekeringan, musim panas yang berkepajangan, dan sambaran petir. Terjadinya angin yang kencang juga bisa menyebabkan kebakaran hutan. Apabila dua batang pohon bergesekan karena tertiup angin kencang maka bisa menyulut api kecil yang menajadi besar.
Kebakaran hutan yang disebabkan oleh faktor ulah manusia yaitu pembakaran hutan secara sengaja untuk membuka lahan baru, membuang sembarangan putung rokok, dan membakar sampah di dekat hutan. Faktor ulah manusia sebagai penyebab kebakaran hutan melebihi dari pada faktor alam. Sebagai contoh 95 persen kebakaran hutan di Indonesia disebabkan oleh ulah manusia.
Akibat dari terjadinya kebakaran hutan memberikan dampak yang besar untuk lingkungan yaitu kabut asap, matinya pepohonan, binatang tidak mempunyai tempat tinggal, dan menjadi penyebab dari terjadinya banjir dan tanah longsor.
Sebab-sebab Terjadinya Gejala Alam
Gejala alam di Indonesia terjadi karena berbagai sebab di antaranya wilayah Indonesia yang dilintasi oleh dua jalur pegunungan yaitu Pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania yang menyebabkan banyak gunung berapi. Aktivitas gunung berapi menyebabkan terjadinya gempa vulkanik, sedangkan pergeseran lempeng benua menyebabkan gempa tektonik. Bila pusat gempa terjadi di lautan maka akan terjadi badai tsunami. Iklim di Indonesia menyebabkan angin musim yang kadangkadang bisa terjadi angin topan, sedangkan curah hujan yang terjadi menyebabkan banjir dan tanah longsor.
B. Gejala Alam di Negara-negara Tetangga
Gejala alam tidak hanya melanda di negeri kita saja, tetapi negara-negara tetangga juga mengalami hal serupa. Secara umum gejala alam yang terjadi di Indonesia pun juga tidak jauh berbeda dengan gejala alam yang terjadi di negara tetangga kawasan Asia Tenggara. Adapun gejala atau peristiwa alam yang terjadi di negara-negara tetangga antara lain:
Gempa Bumi
Gempa bumi dahsyat yang datang pada musim dingin bulan Januari 1995 menghancurkan kota Kobe sekitar 500 km sebelah barat Tokyo. Negara Jepang merupakan wilayah yang berisiko tinggi terhadap bahaya gempa bumi dan letusan gunung berapi. Pada tanggal 27 Desember 2006 negara Taiwan diguncang gempa dengan kekuatan 7,1 skala Richter. Akibat gempa tersebut jaringan kabel bawah laut Taiwan rusak hingga memperlambat layanan internet sehingga mengganggu transaksi perbankan khususnya di pasar uang.
Badai/Topan
Badai/ siklon tropis
Adalah angin ribut yang berpusat dan bergerak dengan cepat mengelilingi suatu pusat, yang sumbernya berada di daerah tropis. Siklon tropis sering muncul di Samudera Hindia dan perairan Barat Australia. Negara tetangga yang sering dilanda siklon tropis adalah Filipina. Negara Filipina pada tanggal 1 Desember 2006, dilanda badai yang disebut dengan badai/topan Durian. Topan tersebut menghantam kawasan gunung berapi Manyon, daerah timur Filipina yang berjarak 350 km selatan ibu kota Filipina.
Kecepatan topan Durian itu mencapai 225 kilometer per jam yang mampu mengangkat atap rumah, menerbangkan jendela dan mencabut pohon beserta akar-akarnya. Karena menghantam kawasan gunung berapi, badai ganas ini menimbulkan banjir bandang yang disertai longsor lumpur vulkanik. Puluhan desa terkubur dalam longsoran tersebut. Selain topan Durian negara Filipina juga pernah diserang badai Bilis dengan kecepatan 75 km per jam dan putaran angin dengan kecepatan 95 km per jam.
Topan Cimaron dengan kecepatan 200 km per jam juga pernah menyapu Filipina bagian utara. Pada tanggal 11 Agustus 2006 negara Cina tepatnya di Provinsi Fujian diterjang badai Saomai dengan kecepatan 216 km per jam dan mampu menenggelamkan 1.000 kapal nelayan. Negara Vietnam pada tanggal 5 Desember 2006 diterjang topan Durian yang mengakibatkan banyak orang meninggal, ratusan kapal karam serta merusak ratusan rumah. Badai yang membawa angin dengan kecepatan 120 km per jam ini juga diiringi dengan hujan deras yang menyebabkan banjir bandang.
Siklon tropis mempunyai nama lain di tiap negara:
Di Filipina disebut TAIFUN, seperti TAIFUN BAGYO dan TAIFUN NINA.
Di Myanmar disebut siklon tropis NARGIS
Di Vietnam disebut badai tropis LEKIMA, selain itu ada pula: topan DURIAN dan topan KETSANA serta badai tropis CHANCU.
Di dekat Australia disebut badai tropis WILLY.
Tanah Longsor
Tanah longsor pernah terjadi di negara Filipina tepatnya di desa Guinsaigon, Saint Bernard, sebelah selatan Pulau Leyte Filipina Tengah. Ratusan rumah terkubur akibat bencana tanah longsor ini. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut secara berturut-turut merupakan penyebab terjadinya tanah longsor ini. Tanah di sekitar wilayah tersebut menjadi labil sehingga mampu menumbangkan pepohonan dan ikut hanyut bersama dengan arus air yang deras.
Banjir
Negara Malaysia tepatnya di Kuala Lumpur akhir tahun 2006 dilanda bencana alam banjir sehingga lebih dari 30.000 orang mengungsi. Banjir tersebut memutus jalur transportasi jalan dan kereta api di seluruh wilayah negara bagian Johor. Banjir besar juga melanda sebagian Singapura yang mengakibatkan tanah longsor dan sejumlah persimpangan jalan tidak dapat dilalui oleh alat transportasi. Genangan besar terjadi di bagian utara dan tengah Singapura.
El Nino
El Nino berasal dari bahasa Spanyol yang berarti sang bayi kristus. Dinamakan El Nino karena sering muncul ketika perayaan Natal di akhir tahun. El Nino merupakan interaksi antara atmosfer tropis dan samudra tropis. Setiap dua hingga tujuh tahun sekali. Perubahan tekanan udara di atas Samudra Pasifik menyebabkan angin tropis bertiup menuju khatulistiwa. Hal ini mengakibatkan permukaan perairan menjadi hangat. Suhu panas yang ditimbulkan El Nino dapat mematikan banyak ikan dan burung laut karena menghambat naiknya perairan dingin yang kaya nutrisi ke permukaan.
LA NINA dan EL NINO merupakan bentuk gejala peenyimpangan iklim. LA NINA adalah proses mendinginnya suhu permukaan air laut di bawah rata-rata pada kawasan Pasifik Timur dan Tengah di sekitar Khatulistiwa. Gejala ditandai tetap tingginya curah hujan di saat seharusnya curah hujan sudah mulai menurun. Gejala LA NINA menyebabkan hujan lebat, badai tropis, dan banjir. EL NINO merupakan kebalikan dari La Nina. EL NINO adalah gejala menghangatnya temperature permukaan air laut di atas rata-rata pada kawasan Pasifik Timur dan Tengah. Gejala EL NINO ditandai dengan panas yang tidak normal yang mengganggu pola curah hujan dan angin. Gejala EL NINO menyebabkan kekeringan.
Angin fohn yang terjadi di Indonesia antara lain sebagai berikut:
Angin Bahorok (Deli, Sumatera Utara)
Angin Kumbang (Cirebon, Jawa Barat)
Angin Gending (Pasuruan, Jawa Timur)
Angin Brubu (Makassar, Sulawesi Selatan)
Angin Wambraw (Biak, Irian Jaya)
C. Peristiwa Alam yang Terjadi karena Perilaku Manusia
Penebangan hutan secara liar / pembalakan liar/ ILLEGAL LOGGING
Akibat yang ditimbulkan: banjir, tanah longsor, kekeringan di musim kemarau, punahnya berbagai jenis hewan dan tumbuhan, bertambahnya lahan tandus.
2. Peladangan berpindah
Adalah kegiatan pertanian yang dilakukan dengan cara berpindah-pindah dari lahan satu ke lahan lainnya. Akibat : sering terjadi kebakaran hutan.
3. Membuang sampah sembarangan
Akibat: banjir, polusi tanah, air, dan udara.
4. Kegiatan penambangan
Penggalian barang tambang yang tidak memperhatikan lingkungan menyebabkan tanah longsor dan kerusakan lingkungan.
D. TAHAP PENANGGULANGAN BENCANA ALAM
Pencegahan dan mitigasi bencana
Mitigasi Bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana
menerbitkan peta wilayah rawan bencana
pembuatan waduk untuk mencegah terjadinya banjir dan kekeringan
penanaman pohon bakau/mangrove di sepanjang pantai untuk menghambat gelombang tsunami.
2. Kesiap-siagaan
Kesiap-siagaan adalah segala upaya sistematis dan terencana untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana dan mencegah jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda.
mengaktifkan pos-pos siaga bencana
3. Tanggap darurat
Tanggap darurat adalah upaya terencana dan terorganisasi pada kondisi darurat dan dalam waktu yang relatif singkat
evakuasi dan pencarian korban
4. Rehabilitasi
Rehabilitasi adalah segala upaya yang dilakukan agar para korban, kerusakan sarana dan prasarana,serta fasilitas umum yang diakibatkan bencana dapat berfungsi kembali
menangani kondisi kejiawaan korban bencana
5. Rekontruksi
Rekontruksi adalah segala upaya yang dilakukan untuk membangun kembali sarana dan prasarana,serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana sehingga dapat berfungsi kembali untuk menata tatanan kehidupan
memperbaiki dan membangun kembali sarana dan prasarana
E. PIHAK-PIHAK YANG TURUT MENANGANI BENCANA
Pemerintah
Pemerintah memiliki departemen yang membawahi lembaga atau badan yang berfungsi menghimpun dan memberikan informasi atas gejala-gejala alam. Lembaga atau badan tersebut antara lain adalah : Badan Meteorologi, Dinas Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas (Badan SAR Nasional), Palang Merah Indonesia.
Organisasi Kemasyarakatan, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat seperti : LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Organisasi Kemasyarakatan, Relaan, dan Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi.
Dunia Internasional
F. TINDAKAN APA SAJA YANG HARUS KITA LAKUKAN SAAT TERJADI BENCANA ALAM?
Tindakan Saat Gempa Bumi
Apabila kita berada di dekat pintu atau jendela, segeralah berlari ke luar rumah.
Apabila kita di dalam ruangan rumah, segera masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh. Ingat! Jangan berlindung di balik lemari karena bisa roboh akibat getaran gempa.
Lihatlah keadaan atau kondisi dengan tenang! Jangan terburu-buru keluar rumah.
Selamatkan diri dengan mencari ruangan terbuka seperti lapangan atau sawah.
Tindakan Saat Gunung Api Meletus
Ajaklah orang-orang untuk menghindari daerah bahaya. Yang dimaksud daerah bahaya adalah lereng gunung, lembah, atau kawasan yang memungkinkan dialiri lahar.
Pemerintah akan menyediakan angkutan untuk pengungsian. Masyarakat harus mengungsi ke barak pengungsian.
Lindungi diri dari abu letusan dan awan panas. Kita bisa mengenakan masker, topi, celana panjang, dan baju lengan panjang.
Abu letusan berbahaya bagi tubuh. Usahakan jangan menghirup secara langsung udara yang terkena abu letusan.
Tindakan Saat Terjadi Bencana Banjir
Bawalah dokumen berharga dan perlengkapan pengungsian yang penting. Matikan listrik, kompor, dan pastikan rumah dalam kondisi terkunci.
Segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hati-hatilah saat melewati kabel-kabel atau benda-benda yang mengandung listrik.
Tindakan Saat Terjadi Bencana Angin Topan
Segera masukkan benda-benda penting yang berada di luar ke dalam rumah. Hal ini penting agar tidak terbawa angin. Tutup pintu dan jendela rapat-rapat. Pusaran angin bisa masuk melalui lubang-lubang tersebut. Akibatnya bisa fatal, seluruh rumah bisa porak-poranda terbawa angin.
Apabila angin semakin kencang, segera matikan aliran listrik dan kompor. Ingat! Selama ada angin kencang jangan menyalakan televisi, radio, atau benda-benda yang menggunakan arus listrik.
Tenanglah beberapa saat di dalam rumah. Jangan mencoba melihat ke luar rumah. carilah berita secara pasti tentang bencana tersebut.
untuk lebih memahami materi ini, simak video berikut ini
peristiwa alam yang terjadi di indonesia dan negara tetangga
Untuk lebih memahami materi, kerjakan soalnya yaaa,,,
Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!
Bagian permukaan bumi yang berupa hamparan yang tidak digenangi air dinamakan ….
a. Perairan c. Daratan
b. Pegunungan d. Perbuktian
Daerah perbatasan antara daratan dan lautan disebut ….
a. Pasir c. Semenanjung
b. Teluk d. Pantai
Berikut adalah manfaat sungai untuk kehidupan sehari-hari ….
a. Sarana transportasi c. Tempat membuang limbah
b. Sarana irigasi d. Wahana pariwisata
Bencana yang dapat disebabkan oleh ulah manusia adalah ….
a. Tsunami c. Angin topan
b. Gunung meletus d. Banjir
Proses memindahkan penduduk dari tempat bencana dinamakan ….
a. Evakuasi c. Transmigrasi
b. Mitigasi d. Imigrasi
Gempa bumi yang disebabkan oleh gunung metus disebut ….
a. Gempa tektonik c. Gempa vulkanik
b. Gempa terban d. Gempa susulan
7. Penebangan pohon di hutan dengan memperhatikan usia dan ukuran pohon dinamakan ….
a. Reboisasi c. Tebang pilih
b. Irigasi d. Tebang tanam
8. Berikut adalah materi-materi yang dikeluarkan oleh gunung meletus, kecuali ….
a. Awan panas c. Lahar
b. Abu d. Kayu
9. Gunung yang meletus pada tahun 1883 yang sekarang bertempat di antara pulau Jawa dan Pulau Sumatra adalah ….
a. Gunung Tambora c. Gunung Merapi
b. Gunung Krakatau d. Gunung Sinabung
10.Tsunami di Aceh terjadi pada tanggal ….
a. 26 Juli 2005 c. 26 Desember 2004
b. 26 Mei 2005 d. 26 Agustus 2004
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!
Sebutkan bencana-bencana alam yang bisa diakibatkan karena ulah manusia !
Sebutkan bencana-bencana yang terjadi secara alamiah!
Sebutkan cara-cara untuk mencegah banjir!
Sebutkan penyebab-penyeban Indonesia menjadi negara yang rawan gempa bumi!
Operasi hitung pecahan melibatkan penjumlahan berbagai bentuk pecahan yaitu pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan desimal, dan persen demikian juga dengan pengurangan, perkalian, dan pembagian. Penjumlahan dan pengurangan pecahan harus memiliki penyebut yang sama. Jika penyebut berbeda, maka harus disamakan dengan mencari KPK nya. Sedangkan untuk perkalian dan pembagian pecahan sedikit lebih mudah. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pembahasan selengkapnya.
PECAHAN BIASA
Penjumlahan pecahan :
cara menghitung penjumlahan pecahanyaitu dengan melihat penyebutnya terlebih dahulu, jika sama maka jumlahkan pembilangnya.
maka hasilnya adalah jumlah dari pembilang dibagi dengan penyebut soal yang diketahui jika penyebutnya berbeda maka disamakan terlebih dahulu penyebutnya.
Rumus:
CONTOH SOAL :
1. 6/5 + 4/5 = 10/5 = 2
2. 2/4 + 1/3 = (2 X 3) + (1 X 4) = 10/12 = 5/6
Pengurangan Pecahan
cara menghitung pengurangan bilangan pecahan yaitu dengan menyamakan penyebut dari pecahan yang akan dioprasikan, jika penyebut sudah sama maka kurangkan pembilangnya.
untuki menyemakan penyebut menggunakan KPK dari kedua bilangan penyebut pecahan
Rumus :
Contoh :
1. 12/5 – 3/5 = 11/5
2. 6/5 – 3/2 = (6 X 2)/10 – (3 X 5)/10 = -3/10
Perkalian Pecahan
untuk mengelikan dua bilangan pecahan, yaitu dengan mengalikan penyebut dengan penyebut dan mengelikan pembilang dengan pembilang
Rumus :
Contoh Soal :
1. 6/3 x 4/ 5 = 6 x 4/ 3 x 5 = 18/20
2. 7/11 x 6/5 = 7 x6/ 11 x 5 = 42/55
3. 13/6 x 6/ 5 = 13 x 6/ 6 x 5 = 78/ 30 = 13/5
Pembagian Pecahan
untuk membagi dua bilangan pecahan yaitu dengan membalik salah satu pecahan (penyebut jadi pembilang dan sebaliknya) yang akan dioprasikan, kemudian mengkalikannya penyebut dengan penyebut dan mengalikan pembilang dengan pembilang
Rumus :
Contoh Soal :
1. 4/ 5 : 3/ 2 = 4 x 2/ 5 x 3 = 8/15
2. 9/7 : 4/3 = 9 x 3/ 7 x 4 = 27/28
oprasi hitung pecahan, dalam menyederhanakan pecahan
Cara menyederhanakan bilangan pecahan dapat dengan membagi pembilang dan penyebut dengan bilangan yg sama.
Contoh : Sederhanakanlah bentuk dari !
Langkah Penyederhanaan
Bagilah penyebut dan pembilang dengan bilangan yg sama
dibagi dengan bilangan 3 sehingga didapat
Karena masih bisa disederhanakan (bisa dibagi) maka bilangan tersebut masih bisa disederhanakan. Jika tidak bisa dibagi lagi maka bilangan tersebut sudah bilangan sederhana
dibagi lagi dengan bilangan 3 sehingga didapat 1/3
Untuk menentukan bilangan pembagi dalam penyederhaan bisa dengan bilangan yg terkecil dan mungkin bisa membagi pembilang dan penyebut, atau bisa dengan mencari nilai FBP dari kedua bilangan (pembilang dan penyebut)
Operasi Hitung Pecahan Biasa – Mengurutkan bilangan pecahan
Contoh : Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil
Langkah Pengurutan
Samakan penyebut dari pecahan yang akan diurutkan
Untuk menyamakanya penyebut menggunakan KPK dari bilangan penyebutnya.
KPK dari 9, 12, 27, 3, dan 24 adalah 216
Karena penyebutnya sama, maka dapat dilihat dari urutan terbesar ke terkecil
Dengan memahami konsep dasar operasi hitung pecahan dapat membantu menyelesaikan soal – soal pecahan yang lebih rumit. Selamat mencoba mengerjakan soal operasi hitung pecahan biasa.
Penjumlahan Pecahan Biasa dan Pecahan campuran
Pecahan biasa adalah pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Sedangkan pecahan campuran adalah bila mana ada bilangan bulat dan pecahan. Di bawah ini adalah contoh penjumlahan pecahan biasa berpenyebut sama dan penjumlahan pecahan campuran dengan penyebut berbeda.
Keterangan
Nomor 1 adalah pecahan biasa dengan penyebut sama sehingga kita hanya menjumlahkan saja bilangan pada pembilangnya. Sedangkan nomor 2 adalah pecahan campuran dengan penyebut berbeda.
Cara melakukan operasi hitung penjumlahan pecahan campuran lebih mudahnya yaitu dengan mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
Pengurangan Pecahan Biasa dan Pecahan campuran
Di bawah ini adalah contoh pengurangan pecahan biasa berpenyebut sama dan pengurangan pecahan campuran berpenyebut berbeda.
Keterangan
Nomor 1 adalah pecahan biasa dengan penyebut sama sehingga kita hanya mengurangkan bilangan pada pembilangnya. Sedangkan nomor 2 adalah pecahan campuran dengan penyebut berbeda.
Cara melakukan operasi hitung pengurangan pecahan campuran juga sama. Lebih mudahnya yaitu dengan mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Desimal
Di bawah ini adalah contoh penjumlahan pecahan desimal dan pengurangan pecahan desimal. Menjumlahkan dan mengurangkan pecahan desimal bisa dilakukan dengan cara bersusun, tanda koma diletakkan sejajar seperti menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat.
Penjumlahan dan Pengurangan Persen
Di bawah ini adalah contoh penjumlahan dan pengurangan persen. Menjumlahkan dan mengurangkan persen bisa dilakukan dengan cara bersusun seperti menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bulat.
Perkalian Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran
Untuk perkalian pecahan, pengerjaannya lebih mudah. Perkalian pada pecahan diperoleh dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
Perkalian Pecahan Desimal
Perkalian pecahan desimal diperoleh dengan mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa.
Selain menggunakan cara di atas, perkalian pecahan desimal juga bisa dilakukan dengan cara mengalikan sebagai bilangan bulat dengan membuang koma terlebih dahulu, setelah itu hasil perkalian diberi tanda koma. Letak koma ditentukan oleh jumlah koma pada pecahan pembagi dan yang dibagi. Cara meletakkan koma dihitung ke kanan dimulai dari angka satuan.
Pembagian Pecahan Biasa dan Pecahan campuran
Untuk pembagian pecahan diperoleh dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan dari pecahan yang lain.
Pembagian Pecahan Desimal
Pembagian pecahan desimal diperoleh dengan cara mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa.
Selain menggunakan cara di atas, pembagian pecahan desimal juga bisa dilakukan dengan cara membagi sebagai bilangan bulat dengan membuang koma terlebih dahulu, setelah itu hasil pembagian diberi tanda koma. Letak koma ditentukan oleh banyaknya koma pada pecahan pembagi dan yang dibagi. Cara menentukan letak koma yaitu jumlah koma pada bilangan yang dibagi di kurangi jumlah koma pada bilangan pembagi.
Nah, itu tadi pembahasan tentang Operasi Hitung Pecahan Biasa, Campuran, Desimal, dan Persen. Semoga bermanfaat.
Untuk lebih paham, simak video ini
oprasi Hitung pecahan
Jika ingin mengetahui lebih banyak tentang operasi hitung pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen, silahkan coba kerjakan !
I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling benar!
1. Hasil penjumlahan dari 4/7 + 7/9 adalah ….
a. 22/16
b. 11/16
c. 1 22/63
d. 221/18
2. Hasil dari 1 2/3 + 5 3/5 adalah ….
a. 7 19/15
b. 5 6/15
c. 7 4/15
d. 51/3
3. Hasil dari 6/11 + 75% adalah ….
a. 1 13/44
b. 1 13/11
c. 1 3/44
d. 11/22
4. 1/4 + 37/8 + 2/3 = ….
a. 5/24
b. 1/24
c. 1 9/24
d. 419/24
5. Hasil dari 83% + 4,76 adalah ….
a. 5,59
b. 4,55
c. 4,37
d. 4,77
Nama resmi negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nama Indonesia berasal dari bahasa Latin Indus yang berarti India dan bahasa Yunani “nesos” yang berarti pulau. George Earl adalah etnolog berkebangsaan Inggris. Pada tahun 1850 ia mengusulkan nama Indunesian untuk penduduk “kepulauan India”. Mahasiswanya yang bernama J.R.Logan, menggunakan nama Indonesia sebagai sinonim Kepulauan India. Adolf Bastian dari Universitas Berlin mempopulerkan nama Indonesia dalam sebuah bukunya pada tahun 1890-an.
Sarjana Indonesia yang secara terang-terangan menggunakan nama Indonesia pertama kali adalah Ki Hajar Dewantara. Beliau menggunakan nama Indonesia ketika mendirikan biro penerbitan di Belanda tahun 1913.
Gambar : Ki Hajar Dewantara
Indonesia terletak di ekuator sehingga beriklim tropis. Wilayahnya diapit oleh dua benua yaitu yaitu Benua Asia dan Australia. dan dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
Dengan ketinggian 5.030 m, Puncak Jaya di Papua merupakan puncak tertinggi di Indonesia. Danau Toba diSumatera merupakan danau terluas, 1.145 km2. Sungai-sungai terbesar ada di Kalimantan yaitu Kapuas, Mahakam dan Barito. Lokasi Indonesia di pertemuan antara lempeng tektonik Pasifik, Eurasia, dan IndoAustralia. Letak ini menyebabkan letusan gunung berapi dan gempa bumi sering terjadi. Keuntungannya, debu dari gunung berapi menyebabkan tanah kita subur. Keuntungan lainnya adalah banyaknya hasil tambang dari material yang dikeluarkan dari dalam bumi. keanekaragaman hayati Indonesia. Keanekaragaman hayati ini nomor dua dunia setelah Brazil. Hutan hujan tropis kita merupakan salah satu paru-paru dunia. Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar. Diantaranya adalah minyak, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia adalah pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia. Hasil pertanian yang utama termasuk kelapa sawit, beras, teh, kopi, rempahrempah dan karet.
A. Perkembangan Wilayah Administrasi Indonesia
Pada awalnya berdiri negara kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 8 provinsi yang ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945 yaitu sebagai berikut:
1. Sumatra
2. Jawa Barat
3. Jawa Tengah
4. Jawa Timur
5. Sunda Kecil (kepulauan Nusa Tenggara)
6. Kalimantan
7. Sulawesi
8. Maluku
Pada tahun 1950, provinsi di Indonesia jumlahnya 11. Hasil pemekaran dari Provinsi Sumatra yaitu Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah dan Sumatra Selatan. Provinsi Jawa Tengah dimekarkan menjadi Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perkembangan jumlah provinsi di Indonesia adalah sebagai berikut :
• Pada tahun 1956, jumlah provinsi di Indonesia adalah 15 provinsi.
• Pada tahun 1957,jumlah provinsi di Indonesia ada17 provinsi.
• Pada tahun 1958, provinsi di Indonesia berjumlah 20 provinsi.
• Pada tahun 1959, provinsi di Indonesia berjumlah 20 provinsi.
• Pada tahun 1960, provinsi di Indonesia berjumlah 21 provinsi.
• Pada tahun 1967, provinsi di Indonesia berjumlah 25 provinsi.
• Pada tahun 1969, provinsi di Indonesia berjumlah 26 provinsi.
• Pada tahun 1976 , Timor Timur bergabung dengan Indonesia dan menjadi provinsi ke 27.
• Pada tahun 1999, Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia dan Provinsi Maluku dimekarkan menjadi Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.
• Pada tahun 2000, Provinsi di Indonesia berjumlah 32 provinsi.
• Pada tahun 2002,Provinsi di Indonesia berjumlah 33 provinsi.
• Pada tahun 2004,Provinsi di Indonesia berjumlah 33 provinsi.
Provinsi dan ibu Kota Provinsi
No.
Provinsi
Ibu Kota
1
Nanggroe Aceh Darussalam
Banda Aceh
2
Sumatra Utara
Medan
3
Sumatra Barat
Padang
4
Riau
Pekan Baru
5
Kepulauan Riau
Bandar Seri Bentan
6
Jambi
Jambi
7
Bengkulu
Bengkulu
8
Sumatra Selatan
Palembang
9
Bangka Belitung
Pangkal Pinang
10
Lampung
Bandar Lampung
11
DKI Jakarta
Jakarta
12
Banten
Serang
13
Jawa Barat
Bandung
14
Jawa Tengah
Semarang
15
DI Yogyakarta
Yogyakarta
16
Jawa Timur
Surabaya
17
Bali
Denpasar
18
Nusa Tenggara Barat
Mataram
19
Nusa Tenggara Timur
Kupang
20
Kalimantan Barat
Pontianak
21
Kalimantan Tengah
Palangkaraya
22
Kalimantan Timur
Samarinda
23
Kalimantan Selatan
Banjarmasin
24
Sulawesi Utara
Manado
25
Gorontalo
Gorontalo
26
Sulawesi Tengah
Palu
27
Sulawesi Barat
Mamuju
28
Sulawesi Selatan
Makassar
29
Sulawesi Tenggara
Kendari
30
Maluku
Ambon
31
Maluku Utara
Sofifi
32
Papua
Jayapura
33
Irian Jaya Barat
Manokwari
Peta Wilayah Provinsi di Indonesia
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Didirikan
: 7 Desember 1956
Luas Wilayah
: 55.392 km2
Letak Astronomis
: 2⁰ LU – 6⁰ LU dan 95⁰ BT-98⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Selat Malaka
Timur
: Provinsi Sumatra Utara
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Samudra Hindia
Provinsi Sumatra Utara
Didirikan
: 7 Desember 1956
Luas Wilayah
: 71.680 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LU – 4⁰ LU dan 98⁰ BT- 100⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi NAD
Timur
: Selat Malaka
Selatan
: Provinsi Sumatra Barat dan Riau
Barat
: Samudra Hindia
Provinsi Sumatra Barat
Didirikan
: 3 Juli 1956
Luas Wilayah
: 49.333 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LU – 3⁰ LS dan 98⁰ BT- 102⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Sumatra Utara
Timur
: Provinsi Riau
Selatan
: Provinsi Jambi dan Bengkulu
Barat
: Samudra Hindia
Provinsi Riau
Didirikan
: 25 Juli 1958
Luas Wilayah
: 94.561 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LU – 2⁰ LS dan 100⁰ BT – 105⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Sumatra Utara
Timur
: Selat Malaka dan Laut Cina Selatan
Selatan
: Provinsi Jambi
Barat
: Provinsi Sumatra Barat
Provinsi Kepulauan Riau
Didirikan
: 24 September 2002
Luas Wilayah
: 11.196 km2
Letak Astronomis
: 4⁰ LU – 1⁰ LS dan 104⁰ BT – 107⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Singapura dan Laut Cina Selatan
Timur
: Provinsi Kalimantan Barat
Selatan
: Selat Karimata
Barat
: Provinsi Riau
Provinsi Jambi
Didirikan
: 2 Juli 1958
Luas Wilayah
: 53.436 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LS – 3⁰ LS dan 101⁰ BT – 104⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Riau
Timur
: Selat Berhala dan Laut Cina Selatan
Selatan
: Provinsi Sumatra Barat
Barat
: Provinsi Sumatra Barat
Provinsi Bengkulu
Didirikan
: 12 September 1967
Luas Wilayah
: 21.168 km2
Letak Astronomis
: 2⁰ LS – 5⁰ LS dan 101⁰ BT – 104⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatra Barat
Timur
: Provinsi Sumatra Selatan dan Jambi
Selatan
: Provinsi Lampung dan Samudra Hindia
Barat
: Samudra Hindia
Provinsi Sumatra Selatan
Didirikan
: 14 Agustus 1950
Luas Wilayah
: 113.339 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LS-5⁰ LS dan 102⁰ BT – 105⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Jambi
Timur
: Provinsi Bangka Belitung
Selatan
: Provinsi Lampung
Barat
: Provinsi Bengkulu
Provinsi Bangka Belitung
Didirikan
: tahun 2000
Luas Wilayah
: 13.664 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LS – 3⁰ LS dan 105⁰ – 108⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Cina Selatan
Timur
: Selat Karimata
Selatan
: Laut Jawa
Barat
: Selat Bangka
Provinsi Lampung
Didirikan
: 13 Februari 1964
Luas Wilayah
: 35.376 km2
Letak Astronomis
: 4⁰ LS – 6⁰ LS dan 103⁰ BT – 106⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Sumatra Selatan
Timur
: Laut Jawa
Selatan
: Selat Sunda
Barat
: Samudra Hindia
Provinsi DKI Jakarta
Didirikan
: 10 Febuari 1965
Luas Wilayah
: 656 km2
Letak Astronomis
: 6⁰ LS – 7⁰ LS dan 106⁰ BT – 108⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Jawa
Timur
: Provinsi Jawa Barat
Selatan
: Provinsi Jawa Barat
Barat
: Provinsi Banten
Provinsi Banten
Didirikan
: tahun 2000
Luas Wilayah
: 8.651 km2
Letak Astronomis
: 6⁰ LS – 7⁰ LS dan 104⁰ BT – 107⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Jawa
Timur
: Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Selat Sunda
Provinsi Jawa Barat
Didirikan
: 14 Juli 1950
Luas Wilayah
: 44.176 km2
Letak Astronomis
: 6⁰ LS – 7⁰ LS dan 106⁰ BT – 107⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi DKI Jakarta dan Laut Jawa
Timur
: Provinsi Jawa Tengah
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Provinsi Banten
Provinsi Jawa Tengah
Didirikan
: 4 Juli 1950
Luas Wilayah
: 34.864 km2
Letak Astronomis
: 6⁰ LS – 8⁰ LS dan 108⁰ BT – 111⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Jawa
Timur
: Provinsi Jawa Timur
Selatan
: Samudra Hindia dan Provinsi DI Yogyakarta
Barat
: Provinsi Jawa Barat
Provinsi DI Yogyakarta
Didirikan
: 14 Maret 1950
Luas Wilayah
: 3.142 km2
Letak Astronomis
: 7⁰ LS – 8⁰ LS dan 110⁰ BT – 111⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Jawa Tengah
Timur
: Provinsi Jawa Tengah
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Didirikan
: 4 Maret 1950
Luas Wilayah
: 47.921 km2
Letak Astronomis
: 7⁰ LS – 8⁰ LS dan 111⁰ BT – 114⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Jawa
Timur
: Selat Bali
Selatan
: Provinsi Jawa Tengah
Barat
: Samudra Hindia
Provinsi Bali
Didirikan
: 14 Agustus 1958
Luas Wilayah
: 5.632 km2
Letak Astronomis
: 7⁰ LS – 9⁰ LS dan 114⁰ BT – 116⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Bali
Timur
: Selat Lombok
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Selat Bali
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
Didirikan
: 14 Agustus 1958
Luas Wilayah
: 20.153 km2
Letak Astronomis
: 8⁰ LS -9⁰ LS dan 115⁰ BT – 119⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Flores
Timur
: Selat Sape
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Selat Lombok
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
Didirikan
: 14 Agustus 1958
Luas Wilayah
: 47.389 km2
Letak Astronomis
: 8⁰ LS – 12⁰ LS dan 118⁰ BT – 126⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Flores
Timur
: Selat Ombai
Selatan
: Samudra Hindia
Barat
: Selat Sape
Kalimantan Barat
Didirikan
: 7 Desember 1956
Luas Wilayah
: 146.807 km2
Letak Astronomis
: 2⁰ LU – 3⁰ LS dan 108⁰ BT – 114⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Negara Malaysia
Timur
: Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur
Selatan
: Laut Jawa
Barat
: Laut Cina Selatan dan Selat Karimata
Provinsi Kalimantan Tengah
Didirikan
: 2 Juli 1958
Luas Wilayah
: 153.800 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LU – 4⁰ LS dan 111⁰ BT – 116⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat
Timur
: Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan
Selatan
: Laut Jawa
Barat
: Provinsi Kalimantan Barat
Provinsi Kalimantan Timur
Didirikan
: 7 Desember 1956
Luas Wilayah
: 211.446 km2
Letak Astronomis
: 4⁰ LU – 3⁰ LS dan 113⁰ BT – 119⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Negara Malaysia
Timur
: Selat Makasssar dan Laut Sulawesi
Selatan
: Provinsi Kalimantan Selatan
Barat
: Negara Malaysia
Provinsi Kalimantan Selatan
Didirikan
: 7 Desember 1956
Luas Wilayah
: 36.985 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LS – 4⁰ LS dan 114⁰ BT – 117⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Kalimantan Timur
Timur
: Selat Makassar
Selatan
: Laut Jawa
Barat
: Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Sulawesi Utara
Didirikan
: 13 Desember 1960
Luas Wilayah
: 25.768 km2
Letak Astronomis
: 0⁰ LU – 3⁰ LU dan 123⁰ BT – 126⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Sulawesi
Timur
: Laut Maluku
Selatan
: Laut Maluku
Barat
: Provinsi Gorontalo
Provinsi Gorontalo
Didirikan
: 22 Desember 2000
Luas Wilayah
: 10.804 km2
Letak Astronomis
: 0⁰ LU – 1⁰ LU dan 121⁰ BT – 123⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Sulawesi
Timur
: Provinsi Sulawesi Utara
Selatan
: Teluk Tomini
Barat
: Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tengah
Didirikan
: 23 September 1964
Luas Wilayah
: 68.033 km2
Letak Astronomis
: 2⁰ LU – 3⁰ LS dan 120⁰ BT – 122⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Sulawesi
Timur
: Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan
Selatan
: Provinsi Sulawesi Tenggara
Barat
: Selat Makassar
Provinsi Sulawesi Barat
Didirikan
: tahun 2004
Luas Wilayah
: 16.787 km2
Letak Astronomis
: 1⁰ LS – 4⁰ LS dan 119⁰ BT – 120⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Sulawesi Tengah
Timur
: Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan
Selatan
: Provinsi Sulawesi Selatan
Barat
: Selat Makasar
Provinsi Sulawesi Selatan
Didirikan
: 13 Desember 1960
Luas Wilayah
: 62.482 km2
Letak Astronomis
: 0⁰ – 7⁰ LS dan 119⁰ BT – 122⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat
Timur
: Provinsi SulawesiTengggara
Selatan
: Laut Flores
Barat
: Selat Makassar
Provinsi Sulawesi Tenggara
Didirikan
: 23 September 1964
Luas Wilayah
: 38.140 km2
Letak Astronomis
: 3⁰ LS – 6⁰ LS dan 121⁰ BT – 124⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan
Timur
: Laut Banda
Selatan
: Laut Flores
Barat
: Teluk Bone
Provinsi Maluku
Didirikan
: 1 Juli 1958
Luas Wilayah
: 85.728 km2
Letak Astronomis
: 3⁰ BT – 9⁰ LS dan 126⁰ BT – 135⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Laut Seram
Timur
: Laut Seram
Selatan
: Laut Timor dan Laut Arafuru
Barat
: Laut Maluku
Provinsi Maluku Utara
Didirikan
: 4 Oktober 1999
Luas Wilayah
: 53.836 km2
Letak Astronomis
: 3⁰ LU – 2⁰ LS dan 125⁰ BT – 130⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Samudra Pasifik
Timur
: Laut Halmahera
Selatan
: Laut Seram
Barat
: Laut Maluku
Provinsi Papua
Didirikan
: 1969
Luas Wilayah
: –
Letak Astronomis
: 1⁰ LS – 9⁰ LS dan 135⁰ BT – 141⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Samudra Pasifik
Timur
: Papua Nugini
Selatan
: Laut Arafuru
Barat
: Irian Jaya Barat
Provinsi Irian Jaya barat
Didirikan
: tahun 2004
Luas Wilayah
: –
Letak Astronomis
: 0⁰ LS – 5⁰ LS dan 130⁰ BT – 135⁰ BT
Batas Wilayah
Utara
: Samudra Pasifik
Timur
: Provinsi Papua
Selatan
: Laut Arafuru
Barat
: Laut Seram dan Laut Halmahera
B. Menghitung Luas Wilayah Indonesia Indonesia merupakan negara kepulauan. Jumlah pulau yang kita miliki paling banyak
dibandingkan negara lain di dunia. Totalnya ada 17.508 pulau. Luas daratan kita ternyata lebih kecil dibandingkan dengan luas wilayah lautnya. Perbandingan luas daratan dengan lautan kita yaitu 2:3.
Wilayah Laut Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah lautan yang cukup luas. Wilayah daratannya terdiri dari beribu-ribu pulau. Indonesia merupakan negara kepulauan terluas di dunia, dengan ribuan pulau yang tersebar di khatulistiwa terletak pada posisi silang yang sangat strategis, yang berada di Benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Pasifik.
Wilayah Indonesia pada saat proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 masih mengikuti Territoriale Zee en Maritieme Ordonantie tahun 1939. Lebar laut wilayah Indonesia 3 mil diukur dari garis air terendah dari masing-masing pantai pulau Indonesia, penetapan tersebut tidak menjamin kesatuan wilayah NKRI. Hal ini lebih terasa lagi bila dihadapkan pada pergolakan-pergolakan dalam negeri pada saat itu. Mengingat keadaan lingkungan alamnya, persatuan bangsa dan kesatuan wilayah negara menjadi tuntunan utama bagi terwujudnya kemakmuran dan keamanan. Atas pertimbangan tersebut, maka dikeluarkan Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957.
Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa letak geografis Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau besar dan kecil dengan sifat dan corak tersendiri. Deklarasi tersebut juga menyatakan bahwa demi keutuhan teritorial dan untuk melindungi kekayaan negara yang ada di dalamnya, pulau-pulau serta laut yang ada harus dianggap sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh, yang ditetepkan UU No:4/Prp Tahun 1960 tentang Perairan Indonesia.
Sejak tahun 1960 luas wilayah berubah dari + 2 juta km2 menjadi + 5 juta km2, dengan 65 % wilayahnya terdiri atas laut atau perairan. Perairan laut Indonesia berdasarkan Konvensi Hukum Laut Internasional di Jamaika tahun 1982 dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Batas laut teritorial yaitu 12 mil dari titik terluar sebuah pulau ke laut bebas,. Berdasarkan batas tersebut, negara Indonesia memiliki kedaulatan atas air, bawah laut, dasar laut, dan udara di sekitarnya termasuk kekayaan alam di dalamnya.
2. Batas landas kontinen sebuah negara paling jauh 200 mil dari garis dasar ke laut bebas dengan kedalaman tidak lebih dari 200 meter. Ladas kontinen adalah dasar laut dari arah pantai ke tengah laut dengan kedalaman tidak lebih dari 200 meter.
3. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ditarik dari titik terluar pantai sebuah pulau sejauh 200 mil. Dengan bertambahnya luas perairan Indonesia, maka kekayaan alam yang terkandug di dalamnya bertambah pula. Oleh karena itu, Indonesia bertanggung jawab untuk melestarikan dan melindungi sumber daya alam dari kerusakan.
Untuk kepentingan persahabatan antar negara maka dlam konvensi Hukum Laut Internasional ditetapkan adanya lintas damai melalui laut teritorial. Yang dimaksud lintas damai adalah jalur wilayah laut teritorial yang boleh digunakan oleh pihak asing sepanjang tidak merugikan bagi kedamaian, ketertiban, dan keamanan negara yang berdaulat.
Laut selain berfungsi sebagai penghubung wilayah satu dengan yang lain dalam memperlancar hubungan transportasi, juga kekayaan yang terkandung di dalamnya sangat menopang kehidupan rakyat. Potensi yang ada di laut dapat menimbulkan masalah apabila pengelolaannya tanpa memperhatikan lingkungan.
Untuk mencegah kerusakan lingkungan laut maka beberapa usaha yang dapat dilakukan adalah :
1. Membatasi penggunaan beberapa macam alat penangkapan ikan.
2. Alat penangkap ikan berupa pukat harimau dilarang guna melindungi berbagai ikan tertentu.
3. memperhatikan daerah, jalur, dan musim penangkapan.
4. Mencegah pencemaran dan kerusakan, melakukan rehabilitasi, dan budidaya sumber daya ikan.
5. Membatasi daerah penangkapan.
6. Pengelolaan sumber daya alam dengan pendekatan lingkungan. Sumber daya alam harus digunakan secara nasional, tidak merusak lingkungan hidup, dilaksanakan dengan kebijaksanaan yang menyeluruh, dan memperhatikan generasi yang akan datang.
7. Membuat undang-undang untuk melindungi penyu dan melindungi pantai tempat penyu bertelur.
8. Mengeluarkan PP No. 17 tahun 1974 tentang Pengawasan Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi di daerah lepas pantai untuk menjaga terpeliharanya lingkungan laut.
Wilayah Darat
Luas daratan Indonesia 1.919.440 km². Daratan negara kita terluas ke 16 dunia. Luas
keseluruhan Indonesia adalah 5.176.797 km².
video perkembangan wilayah administrasi indonesia
Itulah sedikit materi tentang Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indonesia, semoga bermanfaat,,
I. Pilihlah a, b, c atau d pada jawaban yang paling benar !
1. Pada awal proklamasi kemerdekaan Indonesia terdiri atas . . . provinsi.
a. 8 c. 10
b. 9 d. 11
2. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan status keistimewaannya
pada tahun . . . .
a. 1945 c. 1960
b. 1950 d. 1970
3. Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau adalah . . . .
a. Pangkal Pinang c. Pekanbaru
b. Tanjung Pinang d. Medan
4. Deklarasi Djoeanda diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal . . . .
a. 2 Oktober 1960 c. 13 Desember 1957
b. 14 Februari 1957 d. 17 Agustus 1969
5. Indonesia terletak di antara dua landas kontinen yaitu Benua . . . .
a. Eropa dan Australia c. Asia dan Eropa
b. Asia dan Afrika d. Asia dan Australia
6. Selat Makassar menghubungkan dua pulau besar di Indonesia yaitu . . . .
a. Sulawesi dan Maluku c. Jawa dan Sumatra
b. Kalimantan dan Sulawesi d. Bali dan Lombok
7. Riau kepulauan merupakan pemekaran dari Provinsi . . . .
a. Sumatra Selatan
b. Sumatra Tengah
c. Sumatra Barat
d. Riau
8. Provinsi yang paling kecil wilayahnya adalah . . . .
a. Banten
b. DKI Jakarta
c. DI Yogyakarta
d. DI Aceh
9. Batas sebelah utara provinsi banten adalah …
a. Laut jawa
b. Samudra hindia
c. Pulau kalimantan
d. Daerah istimewa yogyakarta
10. Batas laut selebar 12 mil laut dari batas laut teritorial atau 24 mil dari garis dasar disebut …
a. Lautan teritorial
b. Zona bersebelahan
c. Landas benua
d. Landas kontinen
Dengan kita mempelajari tentang hal ini maka siswa akan mengetahui kaitan antara ciri khusus hewan/ tumbuhan dengan lingkungannya. Pada hewan bunglon dan hewan gurita akan melakukan kamuflase pada kulitnya sesuai dengan lingkungannya dia berada.
Ciri-ciri makhluk hidup dianataranya adalah sebagai berikut:
a. Bergerak
b. Bernapas
c. Dapat berkembang biak
d. Dapat tumbuh dan berkembang
e. Membutuhkan makanan
f. Membutuhkan air
g. Membutuhkan suhu tertentu
h. Peka terhadap rangsang
i. Mengeluarkan zat sisa
Ciri-ciri tersebut di atas adalah hal yang membedakan dengan benda mati. Selain hal tersebut, ada juga CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP yang merupakan pembeda dengan makhluk yag lainnya.
Ciri khusus dari organisme yang dimaksud adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya atau sering disebut sebagai ADAPTASI.
Adaptasi dan Ciri-ciri Hewan
Bentuk Adaptasi Hewan
Fungsi dari adaptasi terhadap lingkungannya suatu hewan adalah mempunyai fungsi untuk :
1. Memenuhi kebutuhan hidup
2. Melindungi dari musuh yang akan menyerang
3. Untuk mempertahankan jenisnya
Di bawah ini adalah contoh BENTUK ADAPTASI HEWAN terhadap lingkungannya:
1. Bunglon
Bunglon dapat merubah warna kulit tubuhnya
Pernahkah melihat bunglon? Hewan bunglon memiliki kemampuan untuk merubah warna dari kulitnya sesuai dengan lingkungan dia tinggal. Misalnya saja pada saat bunglon di tanah, maka bunglon akan merubah warna kulitnya menjadi coklat sesuai dengan warna tanah. Apabila bunglon di atas pohon maka bunglon akan merubah warna kulitnya hijau seperti daun. Terus apa tujuannya peruahan warna kulit tersebut? Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa fungsi adaptasi adalah salah satunya untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Kemampuan bunglon untuk merubah warna kulitnya sesuai dengan tempat dia singgah disebut sebagai “mimikri”.
2. Burung
Pada burung juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Burung beradaptasi dengan lingkungannya karena burung memiliki bermacam bentuk paruh yang disesuaikan dengan jenis makanannya.
Sebagai contoh adalah pada burung elang memiliki paruh yang tajam dan bengkok, fungsinya adalah untuk mencabik-cabik mangsanya. Untuk kaki burung elang, cakarnya menyerupai kait. Kaki seperti ini berfungsi untuk merobek dan memegang mangsanya.
Burung elang mempunyai paruh yang tajam dan bengkok
Cakar elang
Pada burung pipit memiliki paruh yang pendek, kuat dan runcing. Hal ini karena burung pipit jenis makanannya adalah biji-bijian.
Burung pipit mempunyai bentuk paruh runcing, pendek, dan kuat
Pada burung pelikan mempunyai paruh yang ada kantongnya. Paruh seperti ini mempunyai fungsi untuk menangkap ikan di air.
Burung pelikan memiliki paruh yang ada kantongnya
Pada burung flaminggo mempunyai bentuk paruh yang lebar dan berjumbai. Paruh ini mempunyai fungsi untuk menyaring udang dan binatang kecil lainnya dari air yang berlumpur.
Paruh burung flaminggo lebar dan berjumbai
Kaki burung flaminggo mempunyai bentuk yang panjang dan kurus (perhatikan gambar di bawah ini). Kaki flaminggo berguna untuk melindungi diri agar tidak tenggelam.
Kaki burung flaminggo
Pada burung kolibri bentuk dari paruhnya adalah panjang dan runcing. Paruh seperti ini berfungsi untuk menggapai madu (nektar) dari bunga.
Burung kolibri mempunyai panjang dan runcing
3. Ular
Rahang ular melekat longgar dengan tulang pada rangka kepala
Ular adalah binatang karnivora (pemakan daging) yang tidak pernah mengunyah dalam memaan mangsanya, akan tetapi langsung ditelan secara utuh. Hal ini disebabkan susunan dari rahang ular adalah melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepalanya. Dengan memiliki susunan rahang yang seperti ini maka memungkinkan ular dapat menelan mangsanya yang mempunyai ukuran yang lebih besar darinya.
4. Katak
Katak mempunyai kemampuan untuk berkamuflase (menyamar) pada kulitnya yang seolah-olah beracun untuk menghindari dari pemangsanya. Pada katak mempunyai lidah yang panjang dan lengket sehingga memudahkan dalam menangkap serangga.
Kamuflase katak
5. Kucing
Kucing
Mengapa kucing saat berjalan tidak pernah kedengaran suaranya? hal ini karena kucing memiliki lapisan pada kaki yang empuk dan tebal yang berfungsi untuk menyembunyikan kukunya. Karena pada waktu berjalan kuku kucing ditarik masuk, sehingga langkahnya tidak bersuara. Denagan demikian mangsanya tidak mendengar waktu di dekatinya. Namun pada saat ingin menerkam, kucing akan menegangkan dan dikeluarkan. Selain itu, kucing pada tempat yang gelap masih dapat melihat. Pernahkah kamu melihat mata kucing pada waktu di tempat yang gelap? pastinya akan terlihat ada sinarnya.
6. Kelelawar
Kelelawar
Binatang kelelawar termasuk dalam nokturnal yang mana pada binatang nokturnal dalam mencari makan pada waktu malam hari. Pendengaran dan penciuman kelelawar sangat tajam. Cara kelelawar menangkap serangga pada dalam kegelapan adalah dengan menggunakan suara. Kelelawar mengeluarkan suara yang berfrekwensi tinggi yang tidak dapat di dengar oleh manusia, dan dari situ lah pantulan mangsa dapat diketahui oleh kelelawar.
7. Cicak
Cicak
Ciri-ciri cicak yaitu:
Cicak mempunyai kaki yang bisa untuk menempel di langit-langit rumah dan dinding.
Cicak dalam menangkap serangga dengan cara menjulurkan lidahnya yang panjang.
Ciri khusus cicak adalah memutuskan ekornya yang mempunyai tujuan untuk mengelabuhi pemangsa. Ekor cock dapat tumbuuh lagi seperti semula yang di sebut juga autotomi yaitu kemampuan cicak untuk memutuskan ekornya sendiri.
Ketiga ciri di atas merupakan bentuk adaptasi dari cicak.
8. Bebek
Bentuk kaki bebek pendek dengan 3 jari yang berselaput menjadi satu
Bebek lebih sering hidup di air dan memiliki bentuk paruh datar dan tumpul yang mana dengan bentuk seperti itu berfungsi untuk menyaring makanan dalam air. Makanan dari bebek yaitu serangga, cacing, sayuran. Selain dari bentuk paruh, bebek juga memiliki bentuk kaki yang pendek dengan tiga jari yang berselaput menjadi satu. Selaput bebk tersebut mempunyai fungsi untuk berenang.
Mempunyai punuk tempat menyimpan lemak sebagai cadangan makanan, sehingga unta dapat hidup tanpa makan dalam waktu lama.
Mempunyai kantung air di dalam perutnya yang dapat menampung sejumlah besar air (57 liter), sehingga unta dapat menempuh perjalanan jauh di padang pasir tanpa minum.
Kakinya mempunyai bantalan yang tebal untuk menahan panas dan agar tidak terbenam di pasir saat berjalan.
Memiliki dua baris bulu mata yang panjang, untuk melindungi mata dari pasir dan panas matahari.
Mempunyai lubang hidung yang dapat ditutup rapat, sehingga pasir tidak masuk ke lubang hidung
Adaptasi dan Ciri-ciri Tumbuhan
Bentuk Adaptasi Tumbuhan
Sama halnya dengan hewan, pada tumbuhan pun juga mengalami penyesuaian diri terhadap lingkungannya (adaptasi).
1. Pohon cemara
Pohon cemara
Adaptasi dari pohon cemara adalah mempunyai daun yang runcing yang mana daun tersebut berfungsi untuk mengurangi penguapan. Dengan daun yang runcing tersebut, maka pohon cemara melakukan adaptasi di lingkun yang yang panas.
2. Pohon Teratai
Pohon teratai
Pohon teratai hidupnya di air dengan daun yang lebar dan tipis. Bentuk adaptasi dari pohon teratai adalah bentuk daunnya yang lebar dan tipis tersebut yang mana mempunyai fungsi untuk mempercepat penguapan.
3. Putri Malu
Putri malu saat kena rangsangan (sentuhan)
Pada tanaman putri malu apabila terkena rangsangan berupa sentuhan akan mengatupkan daunnya. Inilah bentuk adaptasi tumbuhan putri malu terhadap rangsang sentuhan.
4. Kaktus
Tanaman kaktus mempunyai tempat hidup pada daerah yag panas dan memiliki batang yang tebal dan berlapis lilin. Batang yang tebal tersebut berfungsi untuk penyimpanan air. Seluruh permukaan batang kaktus berduri yang berfungsi untuk peindung diri.
5. Kantong Semar
Kantong semar
Tanaman kantong semar adalah tanaman pemakan serangga atau di sebut juga insektivora. Pada waktu-waktu tertentu tanaman kantung semar akan mengeluarkan bau yang menyengat yang berfungsi untuk menarik serangga. Pada tanaman kantong semar memiliki cairan khusus yang berfungsi untuk mencerna serangga yang terjebak dalam kantongnya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantong semar melakukan adaptasi terhadap lingkungan dalam mendapatkan makanannya.
7. Tumbuhan Bakau
Adaptasi tumbuhan bakau
Tumbuhan ini hidupnya di daerah piggiran pantai yang mana pada tumbuhan ini mempunyai akar tunjang, sehingga akan tertopang secara kokoh. Denagan akar tunjang inilah bentuk adaptasi pohon bakau terhadap lingkuuungannya.
8.Eceng gondok
Termasuk tumbuhan hydrophyta.
Mempunyai tangkai daun yang menggelembung(berongga), yang berfungsi untuk mengapung di permukaan air.
Simak video ini
A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, C, ATAU D PADA JAWABAN YANG BENAR!
1. Proses penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya disebut ….
a. Morfologi
b. Ekosistem
c. Adaptasi
d. Habitat
2. Berikut ini yang termasuk makhluk hidup kecuali, ….
a. Manusia
b. Air
c. Hewan
d. Tumbuhan
3. Setiap burung mempunyai jenis paruh yang berbeda menyesuaikan dari jenis ….
a. Bulunya
b. Kakinya
c. Makanannya
d. Ekornya
4. Ciri khusus yang dimiliki kelelawar adalah ….
a. Pendengaran
b. Penglihatan
c. Perabaan
d. Pencengkraman
5. Cicak memutuskan ekornya bertujuan untuk ….
a. Berkembangbiak
b. Memancing mangsanya
c. Mengelabuhi musuhnya
d. Menjebak mangsanya
6. Mawar memiliki ciri khusus berupa ….
a. Daun yang berlendir
b. Bunga yang beracun
c. Batang yang berongga
d. Batang yang berduri
7. Hewan yang mempunyai kemampuan mengubah warna kulit sesuai dengan tempat yang disinggahi adalah ….
a. Kadal
b. Cicak
c. Kelelawar
d. Bunglon
8. Teratai dapat terapung di atas air karena memiliki ….
a. Batang yang kuat
b. Batang yang berongga
c. Daun yang runcing
d. Daun yang panjang
9. Kemampuan kelelawar menggunakan suara untuk mengetahui letak suatu tempat dan makanan serta mencari jalan dinamakan
a. Mimikri
b. Ekolokasi
c. Adaptasi
d. Autotomi
10. Hewan yang memiliki cakar yang kuat biasanya merupakan pemakan ….
a. Rumput
b. Pohon
c. Daging’
d. Buah
Untuk membandingkan bilangan, hal yang perlu diperhatikan adalah urutan nilai tempat terbesar. Apabila ternyata nilai tempat terbesar memiliki nilai yang sama maka bandingkan nilai tempat selanjutnya.
Adapun tanda pembanding yang digunakan, antara lain:
> dibaca lebih besar dari
< dibaca lebih kecil dari
= dibaca sama dengan
Contoh Soal:
Tentukan tanda perbandingan dari bilangan berikut:
624.346 …. 544.346
Jawaban:
624.346 > 544.346
karena nilai tempat terbesarnya ratusan ribu, yaitu 6 > 5
Untuk mengurutkan suatu bilangan, langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membandingkan bilangan tersebut. Adapun pengurutan bilangan, dapat dibedakan menjadi dua, yakni pengurutan bilangan dari kecil ke besar dan bilangan dari besar ke kecil.
Pengurutan dari kecil ke besar Contoh:
Urutkanlah bilangan berikut dari kecil ke besar!
32.435, 33.326, 35.335, 38.756, 36.225, 34.225, 31.132
Pengurutan dari besar ke kecil Contoh:
Urutkanlah bilangan berikut dari besar ke kecil!
12.656, 16.232, 13.576, 11.458, 12.566, 10.235, 13.675 Jawab:
16.232, 13.675, 13.576, 12.656, 12.566, 11.458, 10.235
Menentukan Nama Bilangan, Lambang Bilangan, dan Nilai Tempat Menentukan Nama Bilangan
Contoh:
Tentukanlah nama bilangan dari:
567.321
34.780
456
Jawab:
567.321 nama bilangannya adalah lima ratus enam puluh tujuh ribu tiga ratus dua puluh satu.
34.780 nama bilangannya adalah tiga puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh.
456 nama bilangannya adalah empat ratus lima puluh enam.
Menentukan Lambang Bilangan
Contoh:
Tentukanlah lambang bilangan dari:
Dua ratus tiga puluh empat
Empat ratus lima puluh enam
Seratus tujuh puluh delapan
Jawab:
Dua ratus tiga puluh empat lambang bilangannya adalah 234.
Empat ratus lima puluh enam lambang bilangan-nya adalah 456.
Seratus tujuh puluh delapan lambang bilangan-nya adalah 178.
Menentukan Nilai Tempat dan Nilai Angka
Setiap angka pada suatu bilangan memiliki nilai tempat tertentu. Apabila dituliskan secara berurutan nilai tempat dari suatu bilangan adalah sebagai berikut:
Jutaan – Ratus ribuan – Puluh ribuan – Ribuan – Ratusan – Puluhan – Satuan
Contoh:
Tentukanlah nilai tempat dari bilangan 2.345.768!
Jawab:
2.345.768
Angka 2, nilai tempatnya jutaan dan nilai angkanya 2.000.000
Angka 3, nilai tempatnya ratus ribuan dan nilai angkanya 300.000
Angka 4, nilai tempatnya puluh ribuan dan nilai angkanya 40.000
Angka 5, nilai tempatnya ribuan dan nilai angkanya 5.000
Angka 7, nilai tempatnya ratusan dan nilai angkanya 700
Angka 6, nilai tempatnya puluhan dan nilai angkanya 60
Angka 8, nilai tempatnya satuan dan nilai angkanya 8
Mengenal Bilangan Bulat Beserta Operasinya
Di dalam melakukan penjumlahan atau pe ngurangan perlu diingat bahwa apabila
Bilangan positif arah anak panah dari bilangan yang diwakili ke kanan
Bilangan negatif arah anak panah dari bilangan yang diwakili ke kiri
Penjumlahan
Penjumlahan dengan menggunakan garis bilangan menggunakan rumus:
Contoh:
Penjumlahan dengan menggunakan garis bilangan:
4 + 5 = 9
Garis bilangan:
Sifat-sifat operasi pada bilangan bulat sebagai berikut:
Sifat Komutatif (Pertukaran)
Sifat komulatif disebut juga sifat petukarn. Sifat ini hanya berlaku pada oprasi penjumlahan dan perkalian.
Sifat komutatif pada Penjumlahan
Bentuk umum dari sifat komutatif pada penjumlahan yaitu a + b = b + a. Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
5 + 7 = 12
7 + 5 = 12
Jadi, 5 + 7 = 7 + 5
Sifat komutatif pada Perkalian
Bentuk umum dari sifat komutatif pada perkalian yaitu a x b = b x a . Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
5 × 7 = 35
7 × 5 = 35
Jadi, 5 × 7 = 7 × 5
Sifat Asosiatif (Pengelompokan)Sifat Asosiatif disebut juga sifat pengelompokan. Sifat ini juga hanya berlaku pada operasi penjumlahan dan perkalian.
Bentuk umum dari sifat Asosiatif
(a + b) + c = a + (b + c) (Terhadap Penjumlahan)
(a × b) × c = a × (b × c) (Terhadap Perkalian)
Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
Sifat Asosiatif pada Penjumlahan
Bentuk umum dari sifat asosiatif pada operasi penjumlahan
Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
(5 + 3) + 4 = 8 + 4 = 12
5 + (3 + 4) = 5 + 7 = 12
Jadi, (5 + 3) + 4 = 5 + (3 + 4).
Pada Perkalian
Bentuk umum dari sifat asosiatif pada operasi perkalian ( a x b ) x c = a x ( b x c ) .
Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
(5 × 3) × 4 = 15 × 4 = 60
5 × (3 × 4) = 5 × 12 = 60
Jadi, (5 × 3) × 4 = 5 × (3 × 4).
Sifat Distributif (Penyebaran)
Sifat distributif disebut juga sifat penyebaran.
Sifat distributif ada 2 yaitu :
a × (b + c) = a × b + a × c (Terhadap Penjumlahan)
a × (b – c) = a × b – a × c (Terhadap Pengurangan)
Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan dengan bentuk umum
a x ( b + c ) = ( a x b ) + ( a x c ).
Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
6 × ( 4 + 5 ) = 6 × 9 = 54
( 6 × 4 ) + ( 6 × 5 ) = 24 + 30 = 54
Jadi, 6 × ( 4 + 5 ) = ( 6 × 4 ) + ( 6 × 5 )
Sifat distributif perkalian terhadap pengurangan dengan bentuk umum
a x ( b – c ) = ( a x b ) – ( a x c )
Untuk memperjalasnya perhatikan contoh berikut ini :
7 × ( 9 − 6 ) = 7 × 3 = 21
( 7 × 9 ) − ( 7 × 6 ) = 63 − 42 = 21
Jadi, 7 × ( 9 − 6 ) = ( 7 × 9 ) − ( 7 × 6 )
Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat
Tips pengerjaan operasi hitung campuran pada bilangan bulat yaitu:
Kerjakan yang ada dalam tanda kurung terlebih dahulu
Kerjakan operasi perpangkatan
Kerjakan operasi perkalian atau pembagian secara berurutan dari sebelah kiri
Kerjakan operasi penjumlahan atau pe ngurangan secara berurutan dari sebelah kiri
Contoh:
45 + 10 : 2 – 6 =…
= 45 + 10 : 2 – 6
= 45 + 5 – 6
= 50 – 6
= 44
202 – 9 × (3 + 5) =…
= 400 – 9 × (3 + 5)
= 400 – 9 × 8
= 400 – 72
= 328
Untuk lebih memahami mengenai operasi hitung campuran bilangan bulat diatas. Saya akan menyajikan beberapa contoh soal operasi hitung campuran bilangan bulat sebagai berikut :
1. -10 + 63 : (-7)
=
=
2. 3 x -6 + 8
=
= -10
3. Berapa hasil penghitungan dari -20 + 15 -(-6) ?